Identitas Baru Mesin Pencari Google

Awalnya agak ragu apakah hilangnya bayangan pada logo Google itu akibat ‘kesalahan’ browser yang saya pakai. Benak saya mengatakan “tampilan ini kok datar, seperti jaman dulu…, polos”.

Ternyata halaman hasil pencarianpun juga mengalami perubahan, area navigasi dipindahkan ke sisi kiri. Google memang sedang berbenah.

Bagi sebuah perusahaan terkenal perubahan itu seperti hidup dan mati. Pilihannya hanya “berubah ataoe mati!” Perubahan sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu ketika Google menyembunyikan informasi tambahan yang biasanya muncul di baris atas sesaat sebelum kita melakukan gerakan mouse. Asumsinya bagi pengguna yang sudah sangat familiar dengan Google, masuk langsung mengetikkan kata-kata kunci. Desain baru ini akan meningkatkan fokus pengguna kepada pencarian; karena demikian sejatinya Google dilahirkan.

Perubahan logo merupakan bagian desain ulang yang lebih besar dari pengalaman pencarian Google. Logo baru tampaknya lebih baik, meskipun bentuk strukturalnya sama persis, karena bentuk huruf yang digunakan tidak mengalami perubahan. Perbaikan dan perubahan ini menunjukkan betapa mudahnya untuk terbiasa dengan sesuatu yang tidak begitu menyenangkan seperti yang seharusnya… revolusioner!

Posted in Desain | Tagged , , | Leave a comment

Soto Kudus Gadjah Mada

Jenis masakan inilah yang memiliki varian sangat banyak, setiap daerah memiliki jenis soto khas yang diperkaya dengan nuansa lokal; namun semuanya memiliki rasa soto yang khas.

Soto ini sangat bersejarah bagi saya, semacam makanan kenangan lah…

Di Jogja soto kudus telah dimodifikasi secara khas, karena di Kudus soto ini menggunakan daging kerbau.

Disini letak menariknya: di Kudus waktu itu cukup banyak warga beragama Hindu sehingga sapi yang dimulaikan oleh penganut Hindu, oleh orang Islam setempat tidak dijadikan sebagai bahan konsumsi. Toleransi yang menarik sampai ke urusan lidah. Sebagai gantinya, warga setempat menyembelih kerbau sebagai bahan makanan, termasuk soto kudus ini.

Daging kerbau di Jogja tidak begitu populer, mungkin melihat lenguhan dan legam+tebal kulitnya jadi enggan menyantap daging jenis ini. Padahal konon rasanya tidak kalah enak dibanding daging sapi. Untuk itu, soto kudus yang ada di Jogja menggunakan daging ayam. Beberapa malah menyatakan dengan gagah “asli ayam kampung”.

Soto ini selalu disajikan dengan makanan pelangkap: sate kerang, perkedal, tempe (mendoan), dll. Plus jeruk nipis yang disajikan tersendiri pada piring kecil. Eksotis.

Sajian pelengkap inilah yang menggugah selera, tetapi sekaligus yang sering membobol kantong. Sotonya sih… gak seberapa, bahkan soto ini selalu disajikan pada mangkuk kecil. Jadi siap-siap saja pesan dua sekaligus jika tidak ingin merasa hanya sekedar pengganjal perut. Rasanya… jangan tanya: enak banget, khas dengan taburan bawang putih goreng.

Posted in Jalan-jalan | Tagged , | 2 Comments

Dunia RedBull Renault

Harus diakui bahwa mobil RedBull Renault memang luar biasa cepat; dari lima lomba lima menduduki posisi pole. Si perancang memang luar biasa, dapat menciptakan paket aerodinamika yang cepat sekaligus lincah.

Lebih menarik lagi, sesi kualifikasi mereka di Spanyol–Vettel dan Webber bersaing sendirian untuk saling mencuri posisi puncak dengan perbedaan dengan pesaing-pesaingnya hampir satu menit.

Diluar persoalan ketahanan,  kesigapan tim, dan strategi balapan, posisi pole merupakan modal yang sangat besar untuk meraih juara. Webber memenangi lomba dengan mulus, tidak halnya dengan Vettel yang mengalami persoalan saat pitstop sehingga posisinya melorot.

Kita lihat 16 Mei nanti di sirkuit jalanan Montecarlo, Monaco: apakah RBR6 tampil prima. Sirkuit yang sangat menantang.

Posted in Serba-serbi | Tagged | Leave a comment

Ujian Buku Terbuka (?)

Mahasiswa: “Pak, apakah boleh membuka notebook?”

(Sejenak berpikir, sifat ujian buku terbuka. Revolusi buku telah sedemikian rupa berkembang sehingga buku tidak lagi dapat dipahami sebagai buku tercetak an sich. Jadi, sepontan saya jawab)

Saya: “Boleh…”

Sebenarnya saya agak ragu dengan jawaban saya. Layanan internet nirkabel memungkinkan satu mahasiswa dengan mahasiswa lain dapat berkomunikasi via chatting atau lainnya. Bahkan ketika tidak ada internet pun mereka masih bisa sms-an. Jadi tidak relevan jika ujian bersifat buku terbuka, tidak diperkenankan membuka komputer jinjing (note/netbook) hanya karena alasan khawatir akan terjadi komunikasi antarpeserta ujian.

Selain tidak ada batasan secara spesifik yang dituliskan pada sifat ujian, jadi buku dalam berbagai bentuk: tercetak, selebaran, notebook, netbook, dan buk-buk lainnya.

Pada mulanya saya berpikir bahwa si mahasiswa akan membuka-buka file-file catatan, presentasi si dosen, atau material lainnya. Ternyata si mahasiswa membuka mesin pencari: mencoba bertanya pada Google. Cerdik juga rupanya, jangan-jangan si dosen menemukan soal di Google, jadi klop kan jika nemu :) )

Soal dinyatakan terbuka, berarti soal-soal sudah dipertimbangkan sedemikian rupa tidak sekedar dijawab dengan menemukan jawaban di lembar-lembar catatan. Ada ketrampilan dan kemampuan analitis (analytical skill) yang hendak diujikan si dosen. Saat ujian bukanlah saat yang tepat untuk belajar. Saat ujian adalah saat menguji kemampuan diri seberapa dalam keterserapan materi pembelajaran.

Ketika ujian, kita masih disibukkan dengan memahami konsep-konsep dasar, pastilah kita akan kehabisan waktu. Waktu menjadi salah satu batasan ujian yang juga harus ditepati. Jadi belajar sebelum ujian, apapun sifat ujiannya menjadi kebutuhan.

Posted in Renungan | Tagged , | 13 Comments

Akhirnya Vettel juga…

Akhirnya Vettel berhasil meraih juara di Sepang, tidak tanggung-tanggung duo Red Bull Renault bersama dengan Webber finish pada urutan satu – dua. Setelan mobilnya rupa-rupanya menunjukkan ketahanan yang meningkat. Ferrari dan McLaren harus hati-hati, kalau tidak ingin kecolongan.

Jagoan Ferrari dan McLaren Mercedes harus tersingkir dari kualifikasi babak pertama karena salah strategi akibat kesalahan memprediksi cuaca. Tangan Tuhan ternyata punya andil yang signifikan juga di F1; sehingga harus start pada bagian belakang (di F1 posisi start sangat menentukan hasil kejuaraan, tentu selain kecepatan dan ketahanan mobil).

Hingga musim ini, Schumi belum menunjukkan tanda-tanda kepiawaiannya, malah Rosberg sudah naik podium di Sepang. Alonso harus pontang-panting berjibaku dengan Button.

Update! Ternyata Alonso mengendarai Ferrari tanpa kopling yang rusak sesaat sebelum start, sehingga ia harus mengendalikan putaran mesin dengan intuisinya. Celakanya mesin gak tahan di lap-lap akhir sehingga kepanasan.

Tidak dinyana, Sutil yang menunggangi Force India finish pada posisi 5 dibawah tekanan Hamilton.

Posted in Serba-serbi | Tagged | Leave a comment

Icip-icip Ubuntu Lucid Lynx 10.04 LTS

Ubuntu 10.04 Lucid Lynx tampil dengan beberapa pembaruan dengan pendahulunya Karmic Koala 9.10: kernel 2.6.32 updated, GNOME 2.29, browser Firefox 3.6, dan OpenOffice 3.2.

Kernel 2.6.32 updated mengalami banyak peningkatan kinerja, selain itu, si kucing Lucid ini telah menghilangkan Hardware Abstraction Layer sehingga proses booting jauh lebih cepat dibanding versi pendahulunya; termasuk ketika dibangunkan dari modus Suspend.

Rilis terakhir ini mengganti tema warna Karmic Koala 9.10 yang ‘bau-tanah’ menjadi keunguan (Aubergine/Grey) kemilau a la Mac termasuk penyegaran pada ikon-ikonnya. Nah… ini yang pertama kali terasa, ke-kikuk-an menemukan tombol minimize/maximize, close yang telah dipindahkan ke sudut kiri atas. Bagi pengguna yang biasa bermain dengan Windows akan mengalami keterkejutan sesaat, bahkan yang sudah biasa menggunakan Ubuntu-pun juga akan sedikit kerepotan. Biarpun diprotes sana-sini, Canonical rupanya sudah berketetapan hati dengan keputusan pemindahan tombol-tombol itu.

Firefox 3.6 yang disertakan, ketika dibuka langsung membawa kita ke mesin pencari Yahoo! bukannya Google seperti sebelum-sebelumnya, agak aneh; tapi jangan khawatir, ini dapat dengan mudah kita ubah jika sudah terbiasa dengan Google.

Sosialita jejaring sosial maya akan dimanjakan dengan Gwibber, katanya (belum nyobain yang satu ini) telah diintegrasikan dengan layanan microblogging Twitter dan Facebook, dan berintegrasi penuh dengan layanan ngobrol Emphaty. Btw, Emphaty ini sekarang juga mendukung  obrolan lewat Facebook (fitur ini bisa dipakai di UAD gak ya…)

Beberapa tampilan dapat di lihat di blog.uad.ac.id.

Posted in F/OSS, Sistem Operasi | Tagged , , , | 3 Comments

Vettel yang malang…

Untuk kali kedua Vettel harus bersabar, posisi pole yang diraihnya di Albert Park pada seri kedua ini tidak berhasil membawanya ke podium. Ada kerusakan di komponen rem mobilnya. Harus diakui mobil RBR memang luar biasa cepat, sayang tidak begitu andal.

Tiga kekuatan besar yang masih sengit pada pertarungan kali ini: Red Bull-Renault, Ferrari, dan McLaren-Mercedes.

Tampaknya perebutan gelar juara dunia akan sangat sengit!

Posted in Serba-serbi | Tagged | 6 Comments