Bandwith Management – Disiplin Antrian [BSD Minded]
Para dedemit maya dan dedengkot NAP yang budiman, pengalokasian bandwidth salah satu hal yang paling penting dalam disiplin antrian. Alokasi bandwidth yang rata dapat dicapai dengan menggunakan disiplin antrian yang tepat. Mekanisme yang sama juga aliran yang keliru, dengan demikian menjaga trafik lainnya.

Tujuan penting lainnya adalah untuk mengontrol waktu tunda dan jitter (variasi waktu acak) dimana merupakan hal yang penting untuk membangun aplikasi-aplikasi yang real-time. Hal yang mungkin untuk membatasi waktu tunda dan jitter dari suatu aliran dengan mengembalikan resource jaringan yang dibutuhkan. Permission kontrol diperlukan untuk memutuskan apakah resource yang minta dapat di alokasikan. Selain itu diperlukan juga untuk mengatur laju aliran balik dalam arti pembentukan. Laju kedatangan haruslah lebih rendah dari laju kepulangan (balik) untuk menghindari waktu tunda yang disebabkan oleh aliran trafik sendiri. Suatu leaky bucket adalah mekanisme sederhana shaper dengan ukuran buffer yang terhingga. Mekanisme shaper lain yang popular adalah token bucket yang membolehkan ledakan (burst) kecil dengan ukuran ledakan yang dapat di konfigurasi. Token bucket dapat mengakomodasi aliran-aliran trafik dengan karakteristik ledakan sehingga lebih sesuai untuk trafik internet saat ini. Tujuan lain disiplin antrian adalah menghindari kongesti (congestion). TCP mempertimbangkan packet loss sebagai tanda kongesti. Suatu router dapat memberitahukan TCP kongesti secara lengkap dengan meng’-drop paket secara sengaja.
Berikut ini beberapa disiplin antrian yang sering digunakan, antara lain :
- FIFO (First-In-First-Out) hanya mempunyai antrian tunggal dan sebuah drop-tail dropper sederhana.
- PQ (Priority Queueing) memiliki antrian-antrian ganda yang diasosiasikan dengan prioritas berbeda. Sebuah antrian dengan prioritas tertinggi selalu di layani terlebih dahulu. Antrian prioritas merupakan bentuk tersederhana dari antrian preferensial. Bagaimanapun, trafik prioritas rendah mudah rusak hingga ada mekanisme untuk mengatur trafik prioritas tinggi.
- WFQ (Weighted Fair Queueing) adalah suatu disiplin antrian yang menandai suatu antrian bebas untuk tiap aliran. WFQ dapat memberikan alokasi bandwidth yang rata dalam waktu kongesti, dan melindungi suatu aliran dari aliran yang lain. Bobot dapat ditandai ke tiap antrian untuk memberikan proporsi berbeda dalam suatu kapasitas jaringan.
- SFQ (Stochastic Fairness Queueing) adalah aproksimasi dari WFQ. WFQ termasuk sukar untuk di implementasikan karena besarnya jumlah antrian yang diperlukan sebagai jumlah dari bertambahnya aliran-aliran. Pada SFQ, fungsi hash digunakan untuk memetakan suatu aliran ke satu antrian yang telah fix, dan memungkinkan untuk dua aliran berbeda di petakan ke dalam antrian yang sama.
- CBQ (Class Based Queueing), dapat mencapai penyekatan dan pembagian link bandwidth dengan struktur golongan. Tiap golongan mempunyai antrian tersendiri dan ditandai, dimana juga membagi bandwidth. CBQ dapat mengatur penggunaan bandwidth dari suatu golongan. Golongan ‘child’ dapat di konfigurasi untuk meminjam bandwidth dari golongan induknya selama kelebihan bandwidth tersedia.
- RED (Random Early Detection) adalah mekanisme dropper yang menurut ke rata-rata panjang antrian. RED menghindari sikronisasi trafik dimana paket hilang TCP dalam satu waktu. RED juga membuat TCP menyimpan antrian pendek. RED dapat berlaku adil dalam arti paket tersebut di drop dari aliran-aliran dengan probabilitas yang proporsional ke buffer mereka. RED tidak memerlukan status per-aliran, bersifat skala dan cocok untuk backbone routers.
Semoga bermanfaat.
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
November 21st, 2009 at 11:55 pm
Wah gambarnya kok kejem betul Pak. hehehe
November 23rd, 2009 at 11:07 am
kejem po saru ?
November 28th, 2009 at 10:53 pm
Buatlah paper, bagaimana \Optimized Bandwith Management\ di UAD dilakukan, dan publish-lah ke TELKOMNIKA. Buat beberapa skenario optimisasi, dan analisislah mana yg paling sesuai