Published July 7th, 2009
My Research
test
Para dedemit maya dan dedengkot komputer yang budiman, sak benere kelanjutan review ini sudah keposting satu mingguan yang lalu, tapi karena beberapa agenda sek kebak ditambah preinan anak-anak, habis sudah waktu saya untuk sedikit menorehkan segelumit tulisan di blog ini.
hari selasa minggu yang lalu beberapa kontestan akhirnya mempresentasikan dan menceritakan rencana proyek yang akan dikerjakan selama cakruk neng UGM. beberapa teman tersebut antara lain pak ikhsan sarita dari timur jauh, kemudian pak murinto konco dewe, di susul pak yasmin afrizal, sak benere masih satu bu yuhilda, tapi jare saat itu baru sakit, akhirnya tiga kontestan saja yang presentasi, ngomong ngalor ngidul, ngetan ngulon nyritakke sek arep digarap.
dibawah ini ada foto penampakan beberapa teman cakruk ning UGM, beliau semua pada akting karena ngerti arep di foto soko Kencana Foto kae lho sek ono ning cedak pasar kranggan.
Untuk detail hasil presentasi beberapa kontestan berikutnya sebagai berikut :
para netters dan dedemit maya yang budiman, beberapa hari ini saya terpaksa jadi sok sibuk selain karena emang gawean kampus sek lumayan berat dipikul, sama ketambahan ngoprex-oprex rosokan file yang saya punya guna melengkapi tugas cakruk saya di UGM, tugas itu nantinya akan coba saya ikutkan di The First International Seminar on Science and Technology (ISSTEC 2009) dan alhamdulillah diterima oleh panitiane. kalau mau gabung juga boleh silahkan bukak-bukak http://science.uii.ac.id/isstec2009/.
sekarang saya mau share, sedikit tentang aplikasi IDS dalam dunia networking, *mung setitik wae lho..* ora ngeyelan, kalau pengin lebih banyak, share copy darat saja sambil ngabuburit cekelan arit kanggo makaryo. Sebenere IDS kui Sistem untuk mendeteksi dan merespons adanya “intrusion” yang dilakukan oleh “intruder”, pendeteksian bisa dilakukan sebelum, selama dan sesudah kejadian, IDS mengumpulkan informasi dari dari berbagai sistem dan source network kemudian melakukan analisa terhadap informasi tersebut sesuai dengan rule yang sudah ditetapkan.
fwsnort accepts command line arguments to restrict processing to any particular class of snort rules such as “ddos”, “backdoor”, or “web-attacks”. Processing can even be restricted to a specific snort rule as identified by its “snort id” or “sid”.
Sak benere IDS kui berdasarkan teknologi yang digunakan dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian :
trus nek di liat-liat soko tipe dasare IDS kie bisa dibedakan menjadi 2, antara lain :
Bentuk yang sering dipergunakan untuk komputer secara umum adalah rule-based systems. Pendekatan yang dipergunakan dalam rule-based systems ada dua, yakni pendekatan pencegahan (preemptory) dan pendekatan reaksi (reactionary).
Sekarang masuk agak dalam implementasine, ada banyak sekali software sek bisa dipakek untuk IDS, hari gini masih buat, makek aja yang sudah ada trus di optimize / customize sesuai kebutuhan, tentune bekale juga harus *rodo ribet*. Salah satu pilihan akan saya jatuhkan pada software SNORT.
SNORT bisa dioperasikan dalam tiga mode, sek tak ngerteni lho….., mau nambahin, masukin aja di comment
detaile kie ngene………………….
sak benere tanggal 9 dan 10 desember 2008 kie ada kuliah umum tentang Digital Preservartion dan Music Information Retrieval yang di unekke oleh Prof. Andreas Rauber from “Vienna” yang bertempat di FMIPA Selatan UGM, tetapi karena benturan-benturan keras dengan agenda lain, maka dengan sangat terpaksa saya ndak bisa ikut nimbrung acara tersebut. mungkin ada yang ikut, silahkan nambahi nek comment, ntar auto configure jadi bisa masuk tergores dalam keyboard saya ini.
Kebetulan saya tanggal 9 desember 2008, ada acara cakruk ning FMIPA Utara membahas progress report tentang pembuatan proposal kompre, kbtln saat itu di hadiri oleh cowok-cowok ganteng semua, soale sek wedok ono siji ora mlebu meneh, kokean arit palingan, dadi ra sempat dolan nek UGM. kemudian setelah menghadiri pilihan wakil dekan FMIPA UGM, acara segera dimulai, diselingi guyonan *agak ilmiah* akhirnya ke-tujuh kontestan di undi maju presentasi urut berdasarkan abjad.
Ternyata, pak Agus besutan UIN masuk dalam arena, di susul pak Andi besutan Maranatha, kemudian pak Erik besutan UTY, trus yang terakhir harusnya pak Ikhsan besutan Honolulu tapi karena belum siap akhirnya ketiban sampur pak Riadi besutan UAD, jadi minggu depan kemungkinan di mulai dari Pak Ikhsan dari Honolulu, pak Murinto besutan UAD, pak Yasmin besutan Unikom, Bu Yuhilda besutan Amikom.
(more…)
Alhamdulillah tadi siang, jam 14.00, saya bertemu dengan pak jazi eko istiyanto sebagai pembimbing mata kuliah Keamanan Jaringan Lanjut :, sek tak eling-elinge, IDS, Log Analysis, kelebihan dan kekurangane, Forensic bagaimana traceback dalam membantu melakukan investigasi, signature based atau knowledge bases system, host basesIDS, network based IDS.