Category Archives: ASP Programming

Daftar Pustaka

  • http://ciethiashifa.blogspot.com
  • http://blog.re.or.id/asp-active-server-pages-server-side-scripting.htm
  • http://moe-adz.blogspot.cpm/2008/05/mengenal-active-server-pages-asp.html
  • http://dhitajuniarti.blogspot.com/2008/12/pengertian-pemograman-asp.html
  • http://sisteminfosi.wordpress.com/2011/04/30/pengertian-asp/
  • http://cois.is.uad.ac.id/forum/showthread.php?tid=33

Konstanta

Beberapa variable tidak dapat diubah nilainya selama program dieksekusi dan dapat kita jadikan sebagai konstanta. Nilai konstanta tetap sampai program berakhir, pendefinisian konstanta dilakukan bersama  dengan pendeklarasian nya.Contoh:

Const nama_konstanta = nilanya_konstanta,

Misalnya  Const pi =3.14

Konstanta sangat berguna dalam perhitungan-perhitungan dalam matematika dan fisika. Konstanta juga memiliki batas definisi, jadi sebuah konstanta bisa pula memiliki batas definisi yang local maupun global, cara melakukan pembatasan ini sama dengan pada variable, yaitu ;
Public Const pi = 3.14
Private Const nama = “Ari Fadli”

Variabel pada ASP

Pada dasarnya hanya ada satu jenis variabel dalam ASP, yaitu variant. Hanya saja untuk kemudahan dalam pengolahan, variabel pada ASP dapat dibedakan menjadi  5 yaitu: objek, string, numerik, date & time, dan boolean. Variabel obyek dibuat ketika kita ingin memprogram menggunakan obyek khusus seperti obyek Scripting. File System Object, obyek CDONTS.NewMail, dan lain-lain. Variabel string adalah variabel yang berisi teks, sedangkan variabel numerik adalah variabel yang berisi bilangan, baik bilangan bulat maupun bilangan pecahan. Variabel date time berisi informasi tanggal dan waktu, sedangkan variabel berjenis boolean berisi nilai logika True atau False.

Pendeklarasian variabel pada ASP bersifat opsional, yaitu boleh dilakukan boleh juga tidak. Pendeklarasian tersebut biasanya digunakan untuk mempermudah pemeliharaan
variabel-variabel  dalam aplikasi. Pendeklarasian variabel dapat dibuat mutlak, yaitu harus dideklarasikan dengan cara menambahkan statement <% Option Explicit %> di bagian atas program, sebelum  menuliskan  perintah-perintah  ASP lainnya.

Contoh :
<html>
<body>

<%
dim kelas
kelas=”D3 MI 4B”
response.write(“We Love: ” & kelas)
%>

</body>
</html

Cara mendeklarasikan variable dalam pemrograman ASP, kita menggunakan statemen DIM seperti dibawah ini :
Dim nama_variabel
Contohnya :
Dim nilai

Setelah melakukan deklarasi seperti contoh diatas barulah kita mengisikan sebuah nilai pada variable tersebut. Untuk mengisinya kita gunakan operator penugasan (assignment operator) seperti:
nilai = 15

Variable diatas bernilai bernilai numerik 15. Ada beberapa petunjuk pemberian nama variable diantaranya, harus dimulai dengan suatu karakter alpabetik, tidak dapat mengandung titik atau karakter untuk deklarasi tipe, harus unik dengan jangkauan yang samaa (lihat yang dibawah ini untuk catatan tentang jangkauan, harus berupa 255 karakter atau kurang. Contoh dalam pendeklarasian suatu variable dalam sebuah program pendek looping.

Tipe Data

Tipe data variant. Tipe data variant adalah tipe data serba guna yang dapat menyimpan bilangan, tanggal, string dan rujukan ke sebuah obyek. Jika anda menugaskan  bilangan ke sebuah variabel variant maka, variabel tersebut akan berlaku sebagai variabel bilangan, dan jika anda menugaskan sebuah string ke ke variabel variant maka variabel tersebut akan berlaku sebagai variabel string. Tipe data varian terdiri beberapa sub tipe data yaitu tipe data Boolean, tipe data Byte, tipe data Integer, tipe data Long, tipe data single, tipe data Double, tipe data Currency, tipe data Date dan Time, tipe data String, Empty, null tipe data Obyek, dan tipe data Error. Tipe data Boolean adalah  tipe data yang hanya dapat memiliki dua nilai, true atau false. Tipe data ini sangat bermanfaat digunakan untuk flags dan setting.

Aturan penggunaan ASP

Bersifat server-side untuk memberikan kemudahan plus bagi para pemrograman web agar dapat dijalankan pada sebuah PC biasa berbasis windows, maka PC tersebut harus disimulasikan menjadi web server dengan menambahkan fasilitas Personal Web Server (PWS), yaitu sebuah server mini yang dapat menguji script ASP pada komputer pribadi tanpa memerlukan koneksi ke internet.ASP berjalan didalam lingkungan IIS atau Internet Information Server . keatas yang dijalankan  dengan OS Windows NT dan PWS atau Personal Web Server, yang dijalankan dengan OS Windows NT Workstation dan Windows 9x. untuk Windows Professional, Server, Advanced Server dan Data Center, semuanya menggunakan IIS 5.O. akses ke database merupakan fasilitas ASP yang paling sering digunakan. ASP  mendukung akses ke database manapun selama database tersebut mendukung OLEDB atau ODBC.

Sejarah ASP

Framework .NET adalah suatu komponen Windows yang terintegrasi yang dibuat dengan tujuan untuk mensupport pengembangan berbagai macam jenis aplikasi serta untuk dapat menjalankan berbagai macam aplikasi generasi mendatang termasuk pengembangan aplikasi Web Services XML. Framework .NET di design untuk dapat memenuhi beberapa tujuan berikut ini:

  1. Untuk menyediakan environment kerja yang konsisten bagi bahasa pemrograman yang berorientasi objek baik kode objek itu di simpan dan di eksekusi secara lokal, atau dieksekusi secara lokal tapi didistribusikan melalui internet atau dieksekusi secara remote.
  2. Untuk menyediakan environment kerja di dalam mengeksekusi kode yang dapat meminimaliasi proses software deployment dan menghindari konflik penggunaan versi software yang di buat.
  3. Untuk menyediakan environment kerja yang aman dalam hal pengeksekusian kode, termasuk kode yang dibuat oleh pihak ketiga.
  4. Untuk menyediakan environment kerja yang dapat mengurangi masalah pada persoalan performa dari kode atau dari lingkungan interpreter nya.
  5. Membuat para developer lebih mudah mengembangkan berbagai macam jenis aplikasi yang lebih bervariasi, seperti aplikasi berbasis windows dan aplikasi berbasis web.
  6. Membangun semua komunikasi yang ada di dalam standar industri untuk memastikan bahwa semua kode aplikasi yang berbasis Framework .NET dapat berintegrasi dengan berbagai macam kode aplikasi lain

Sebagai salah satu sarana untuk dapat memenuhi tujuan di atas, maka dibuatlah berbagai macam bahasa pemrograman yang dapat digunakan dan dapat berjalan di atas platform Framework .NET seperti bahasa C#, VB.NET, J#, Perl.NET dan lain-lain. Masing-masing bahasa tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun yang pasti, apapun bahasa pemrograman yang digunakan, semuanya akan dapat saling berkomunikasi dan saling compatible satu dengan yang lainnya dengan bantuan Framework .NET.

C# adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan Microsoft dibawah kepemimpinan Anders Hejlsberg. Anders Hejlsberg ini juga yang sebenarnya mengembangkan berbagai macam bahasa pemrograman termasuk Borland Turbo C++ dan Borland Delphi. Bahasa pemrograman C# juga telah di standarisasi secara internasional oleh ECMA.

Seperti halnya bahasa pemrograman yang lain, C# bisa digunakan untuk membangun berbagai macam jenis aplikasi, seperti aplikasi berbasis windows (desktop) dan aplikasi berbasis web serta aplikasi berbasis web services. C# sangat tepat digunakan untuk pemrograman berbasis Framework .NET karena berbagai kelebihan dan yang paling penting adalah menggunakan paradigma berorientasi obyek

Pengertian ASP (Active server page)

Active server page adalah fasilitas yang diberikan oleh Microsoft untuk memudahkan pembuatan aplikasi-aplikasi Web Server.
Active Server Pages atau ASP merupakan suatu script yang bersifat server-side yang ditambahkan pada HTML untuk membuat sebuah web menjadi lebih menarik, dinamis dan efektif.
ASP merupakan model pemrograman berbasis server (server based) atau sering disebut pemrograman sisi server (server-side) yang memungkinkan developer membuat dokumen-dokumen web dinamis dan interaktif secara cepat dan mudah.