Category Archives: Peternakan

Budidaya Lele

Budidaya Lele Dengan Terpal.

Setelah banyak melihat ulasan tentang budidaya lele sangkuriang, budidaya lele dumbo maka Berikut ini saya jelaskan cara usaha Budidaya Lele Dengan Terpal:

  1. Siapkan lahan yang luasnya 12 m x 8 m untuk budidaya lele Dengan Terpal.
  2. Bagilah lahan itu menjadi 4 bagian dengan ketentuan: 2 bagian seluas 3mx 4m dan 2 bagian lagi seluas 3m x 5m.
  3. Buatlah rancangan pagar persegi yang terbuat dari bambu dengan ukuran sesuai ukuran lahan yang dibagi- bagi di atas. Pagar ini berguna untuk tempat terpal. Biaya untuk ini sekitar 500ribu.
  4. Siapkan terpal plastik berukuran 5m x 6m = 2 buah dan 5m x 7m= 2 buah. Biaya sekitar 600 ribu.
  5. Kalo terpal sudah siap maka isilah dengan air dengan ketinggian 30 cm. Diamkanlah selama satu malam. Setelah 1 malam maka buanglah airnya.
  6. Lalu isi lagi terpal dengan air dengan ketinggian 30 cm.
  7. Beli bibit lele untuk Budidaya Lele anda dengan ukuran 7 – 9. Harganya sekitar rp 130,- per ekor. ( kalau 10.000 ekor maka = 1.300.000 ).
  8. Pakan Budidaya Lele dengan terpal adalah pelet 8 karung dengan harga rp 200.000,- per karung (selain itu berilah pakan tambahan berupa: batang ayam, usus ayam, bekecot, dan lain-lain).
  9. Hanya dalam waktu 2 – 3 bulan maka kita sudah siap panen atas hasil Budidaya Lele kita. Minimal 600 kg dan maksimal 900 kg. Dan rata-rata 750 kg, (harga lele terjual sekitar : 750 kg x 9.000= rp 6.750.000). Untuk laba dari hasil usaha Budidaya Lele anda silahkan anda hitung sendiri ya…hehe

Pehatian untuk budidaya lele Dengan Terpal:

  1. Berilah pakan dengan benar agar pertumbuhan tidak terhambat jangan terlalu ber lebih an. agar lele tidak mati dan Budidaya Lele anda bisa berlanjut.
  2. Jika air kotor maka segera ganti airnya. Cirri air kotor bukan dari baunya saja melainkan lele – lele mulai mengambang.
  3. Cara ganti air ada 2 macam: dibuang setengah kemudian di isi sebanyak yang dibuang dan cara kedua yaitu: di buang semua air dalam kolam kemudian di isi lagi sebanyak air yang dibuang.
  4. Makanan untuk budidaya lele Dengan Terpal adalah pelet apung dan lele dengan berat 1 kg membutuhkan pellet apung sebenayak 1 kg
  5. Kalau diberi pakan pelet terus maka kita akan rugi. Solusinya kita beri pakan tambahan. Misalnya ikan plirik (ikan yang terbuang, dijual dengan harga yang murah) perkilogram harganya Rp 1.500- Rp 2.000. kalau kita bandingkan dengan pellet yang harganya 700/ Kg maka sangat jauh perbandingannya.

Semoga penjelasan saya tentang budidaya lele Dengan Terpal Sangat membantu anda. Silahkan komentar jika perlu dikomentari.. Terima Kasi telah melihat budidaya lele.

Lele Drum

Lele Drum adalah sebagari berikut:

  1. Siapkan drum plastik ukuran 200 liter (harganya sekitar 200 ribu ).
  2. Isi dengan tanah dan pupuk pupuk kandang ½ kg.
  3. Diamkan selama 2 minggu agar keluar jentik-jentik dan jasad renik.
  4. Masukkan bibit lele ukuran 7-10 cm (harganya sekitar Rp 150,- per ekor)
  5. drum bisa di isi sekitar 250 ekor (biasanya awal-awal banyak yang mati (jangan kegt ya..hehe) )
  6. Diberi makan pelet 3 kali sehari.
  7. Setelah 3 bulan maka lele akan berbobot 1 KG dengan isi 6-8 ekor
  8. biasakan mengganti air secara rutin dan berkala (biasanya setiap seminggu)

Ternak lele di drum

Ternak lele di drum adalah sebagari berikut:

  1. Siapkan drum plastik ukuran 200 liter (harganya sekitar 200 ribu ).
  2. Isi dengan tanah dan pupuk pupuk kandang ½ kg.
  3. Diamkan selama 2 minggu agar keluar jentik-jentik dan jasad renik.
  4. Masukkan bibit lele ukuran 7-10 cm (harganya sekitar Rp 150,- per ekor)
  5. drum bisa di isi sekitar 250 ekor (biasanya awal-awal banyak yang mati (jangan kegt ya..hehe) )
  6. Diberi makan pelet 3 kali sehari.
  7. Setelah 3 bulan maka lele akan berbobot 1 KG dengan isi 6-8 ekor
  8. biasakan mengganti air secara rutin dan berkala (biasanya setiap seminggu)

Ternak lele dengan drum

Ternak lele dengan drum adalah sebagari berikut:

  1. Siapkan drum plastik ukuran 200 liter (harganya sekitar 200 ribu ).
  2. Isi dengan tanah dan pupuk pupuk kandang ½ kg.
  3. Diamkan selama 2 minggu agar keluar jentik-jentik dan jasad renik.
  4. Masukkan bibit lele ukuran 7-10 cm (harganya sekitar Rp 150,- per ekor)
  5. drum bisa di isi sekitar 250 ekor (biasanya awal-awal banyak yang mati (jangan kegt ya..hehe) )
  6. Diberi makan pelet 3 kali sehari.
  7. Setelah 3 bulan maka lele akan berbobot 1 KG dengan isi 6-8 ekor
  8. biasakan mengganti air secara rutin dan berkala (biasanya setiap seminggu)

ternak lele drum

Ternak lele drum adalah sebagari berikut:

  1. Siapkan drum plastik ukuran 200 liter (harganya sekitar 200 ribu ).
  2. Isi dengan tanah dan pupuk pupuk kandang ½ kg.
  3. Diamkan selama 2 minggu agar keluar jentik-jentik dan jasad renik.
  4. Masukkan bibit lele ukuran 7-10 cm (harganya sekitar Rp 150,- per ekor)
  5. drum bisa di isi sekitar 250 ekor (biasanya awal-awal banyak yang mati (jangan kegt ya..hehe) )
  6. Diberi makan pelet 3 kali sehari.
  7. Setelah 3 bulan maka lele akan berbobot 1 KG dengan isi 6-8 ekor
  8. biasakan mengganti air secara rutin dan berkala (biasanya setiap seminggu)

budidaya lele dalam drum

budidaya lele dalam drum adalah sebagari berikut:

  1. Siapkan drum plastik ukuran 200 liter (harganya sekitar 200 ribu ).
  2. Isi dengan tanah dan pupuk pupuk kandang ½ kg.
  3. Diamkan selama 2 minggu agar keluar jentik-jentik dan jasad renik.
  4. Masukkan bibit lele ukuran 7-10 cm (harganya sekitar Rp 150,- per ekor)
  5. drum bisa di isi sekitar 250 ekor (biasanya awal-awal banyak yang mati (jangan kegt ya..hehe) )
  6. Diberi makan pelet 3 kali sehari.
  7. Setelah 3 bulan maka lele akan berbobot 1 KG dengan isi 6-8 ekor
  8. biasakan mengganti air secara rutin dan berkala (biasanya setiap seminggu)

ternak lele dalam drum

Ternak Lele Dalam Drum adalah sebagari berikut:

  1. Siapkan drum plastik ukuran 200 liter (harganya sekitar 200 ribu ).
  2. Isi dengan tanah dan pupuk pupuk kandang ½ kg.
  3. Diamkan selama 2 minggu agar keluar jentik-jentik dan jasad renik.
  4. Masukkan bibit lele ukuran 7-10 cm (harganya sekitar Rp 150,- per ekor)
  5. drum bisa di isi sekitar 250 ekor (biasanya awal-awal banyak yang mati (jangan kegt ya..hehe) )
  6. Diberi makan pelet 3 kali sehari.
  7. Setelah 3 bulan maka lele akan berbobot 1 KG dengan isi 6-8 ekor
  8. biasakan mengganti air secara rutin dan berkala (biasanya setiap seminggu)

ternak lele dalam drum plastik

Ternak Lele Dalam Drum Plastik adalah sebagari berikut:

  1. Siapkan drum plastik ukuran 200 liter (harganya sekitar 200 ribu ).
  2. Isi dengan tanah dan pupuk pupuk kandang ½ kg.
  3. Diamkan selama 2 minggu agar keluar jentik-jentik dan jasad renik.
  4. Masukkan bibit lele ukuran 7-10 cm (harganya sekitar Rp 150,- per ekor)
  5. drum bisa di isi sekitar 250 ekor (biasanya awal-awal banyak yang mati (jangan kegt ya..hehe) )
  6. Diberi makan pelet 3 kali sehari.
  7. Setelah 3 bulan maka lele akan berbobot 1 KG dengan isi 6-8 ekor
  8. biasakan mengganti air secara rutin dan berkala (biasanya setiap seminggu)

Cara Buat Pakan Ikan

Cara Buat Pakan Ikan yang menyehatkan sangat mudah. Berikut ini saya jelaskan bahan yang dibutuhkan dan proses pembuatannya.

Siapkan beberapa bahan berikut ini:

1. Udang rebon beku ( secukupnya saja, jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit).
2. Cumi kupas (ini juga secukupnya, jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit)
3. Kerang laut (secukupnya).
4. Daun bayam yang telah direbus ½ matang (secukupnya).
5. teh gelatin tawar ( 1 sendok saja). ini merupakan oprtional (artinya, bahan ini bisa ditambahkan atau bisa juga tidak anda pakai. Tergantung kesukaan anda.
6. Multivitamin secukupnya saja.

Disini multivitamin misalnya adalah:
10 ml Trance element.
10 ml Vitamin.
10 ml Fito nutrient.

Cara Pembuatannya :

1. Blenderlah bayam yang telah anda siapkan sampai benar-benar halus.
2. Campurkan rebon, cumi dan kerang secukupnya saja.
3. Tambahkan gelatin agar tidak terlalu hancur
4. Blender jangan sampai halus sekali usahakan agar masih kasar. Gunanya adalah agar ketika dikasih ke akuarium tidak hancur semuanya sebelum dimakan ikan.
5. Kemudian jika telah jadi maka masukkan ke cetakan seperti bekas tempat rebon bekas.
6. Masukkan ke freezer agar bisa membeku.

Lele Organik Banyuwangi

Di banyuwangi, Jawa Timur di gencar-gencarkan budidaya lele organik. Dengan teknik beternak lele organik ini mampu menekan jumlah kebutuhan pakan hingga 40 persen, mengurangi angka kematian bibit, dan mempercepat masa panen dibandingkan dengan sistem pembudidayaan konvensional.

Salah satu penggagasnya adalah Abdul Kohar, Ketua I HKTI (Himpunan Kelompok Tani Indonesia) Banyuwangi, yang tinggal di Kecamatan Genteng.

Menurut Kohar, Rabu (9/2), dengan sistem organik, biaya produksi ternak bisa dipangkas dan angka kematian lele pun hanya lima persen meskipun dalam kondisi iklim yang tidak pasti seperti ini.

Masa panen adalah 45 hari dengan kuantitas 10-12 ekor per kilogram. Penggunaan pakan pabrikan berkurang hingga 40 persen dari 1 kg pakan untuk 1 kg lele menjadi 0,6 kg untuk 1 kg lele.

Bedanya pupuk organik ini dia menggunakan kotoran sapi yang sudah diubah menjadi pupuk organik sebagai alas dasar kolam. Dengan pupuk itu, mikroorganisme, seperti zooplankton dan pitoplankton, bisa berkembang di kolam. Jazad renik itulah yang menjadi makanan tambahan untuk lele selain pelet, atau makanan pabrikan.

Hadi Basori, peternak lele lain yang juga mengembangkan sistem organik, mengakui, lele yang ia pelihara tak mudah terserang penyakit cacar. Peternak pun tak perlu mengeluarkan biaya pengurasan kolam.

”Pengurasan hanya dilakukan sekali saat panen, bahkan itu pun kadang tidak diperlukan karena endapan kompos bisa dipakai lagi,” katanya.

Suyitno, petugas penyuluh lapangan pertanian di Kecamatan Genteng, mengatakan, lele yang dikelola secara organik ini mampu mengangkat perekonomian masyarakat di desa-desa.
Referensi: http://m.kompas.com/news/read/data/2011.02.10.0358444