Pelatihan Ponek 2020

Pelatihan PONEK bertujuan akhir untuk menurunkan angka kematian Ibu saat melahirkan. Ibu adalah pendidik utama dalam keluarga dan tentunya penanganan terhadap ibu melahirkan harus kita tingkatkan setiap waktu. 

Indonesia sebenarnya memiliki target untuk menurunkan angka kematian ibu menjadi dibawah 100 untuk setiap 100.000. Target ini sebenarnya sudah dicanangkan untuk dicapai pada tahun 2015. Tetapi, ternyata masih ada saja tantangan untuk diatasi. 

Pelatihan PONEK ini bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas tenaga profesional Rumah Sakit dalam hal Pelayanan emergensi maternal neonatal. Sehingga terjadi penurunan tingkat kematian Ibu yang signifikan dengan adanya layanan yang standarnya baik. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mencapai tandar Nasional Akreditasi Rumah Sakit ( SNARS ).

Saat ini, Rumah Sakit adalah layanan kesehatan utama bagi masyarakat. Karena itulah sebuah Rumah Sakit diharapkan mampu memberikan layanan PONEK minimal berupa:

  • Mampu memberikan Pelayanan Kesehatan Maternal Fisiologis dan Risiko Tinggi pada masa antenatal, intranatal dan post natal.

  • Mampu memberikan Pelayanan Neonatal Fisiologis dan Risiko Tinggi pada level IIB (Asuhan Neonatal dengan Ketergantungan Tinggi)

Bahkan, bagi rumah sakit RS kelas A, diharapkan mampu memberi layanan berupa Pelayanan Kesehatan Maternal Risiko tinggi dan Neonatal Risiko tinggi pada level IIIA.

Karena itulah, berbagai pelatihan untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakita selalu diadakan. Tujuan akhirnya tentu adalah meningkatnya standar kesehatan masyarakat. Dan tujuan bagi rumah sakit adalah minimal seperti yang telah disebutkan diatas.

Pelatihan Rumah Sakit lain, saat ini juga sering diadakan. Mulai dari pelatihan untuk perawat hingga pelatihan untuk Doketer. Mulai pelatihan Keselamatan K3 Rumah sakit, hingga pelatihan penanggulangan bencana. Semua bertujuan supaya Rumah Sakit memiliki berbagai kemampuan untuk mengatasi berbagai tantangan. Mulai dari tantangan soal manajeman bed atau ruangan untuk pasien, instalasi farmasi serta memperkirakan kebutuhan obat hingga tantangan yang lebih besar. Misalnya, beroperasi dalam kondisi banyak korban bencana yang memerlukan penanganan cepat dan oleh banyak tenaga medis sekaligus.

Untuk pelatihan semacam ini, akan didukung oleh tenaga pakar dan praktisi yang ahli dan terkemuka dibidangnya. pelatihan ponek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*