Pertumbuhan Pengguna Smartphone dan Pengaruhnya bagi Bisnis

Pertumbuhan pengguna smartphone dan pengaruhnya bagi bisnis kita. Hampir 3/4 penduduk dunia ( sekitar 71% ) diperkirakan akan menggunakan smartphone untuk mengakses internet pada tahun 2025.

Saat ini, ada lebih dari 2 milyar penduduk dunia yang mengakses internet dengan smartphone. Jumlah ini diperkirakan akan mencapai 72% populasi dunia yang mengakses internet melalui smartphone pada tahun 2025.

Dan, pada tahun yang sama, hanya ada 69 juta penduduk dunia yang mengakses internet hanya melalui PC tanpa menggunakan smartphone.

Data ini didapat dari GSMA yang dipublikasikan oleh World Advertising Research Center (WARC).

Saat ini, ada 51% dari 3,9 milyar pengguna smartphone yang mengakses internet hanya dari perangkat mobile dan tidak melakukannya dengan PC.

Mayoritas pertumbuhan smartphone ada di China, India, Indonesia, Nigeria dan Pakistan. Tetapi pada tahun 2025 akan ada 2,4 milyar orang yang tetap belum memiliki smartphone.

Angka ini amerupakan petunjuk betapa pasar penjualan melalui smartphone sangat besar. Pada tahun 2018, ada 101 milyar dollar USA yang dibelanjakan melalui aplikasi mobile. Dan menurut laporan tersebut, China berkontribusi hingga 40%. Uang ini mayoritas dibelanjakan untuk game. Dan, termasuk pembayaran download, pembelian melalui aplikasi dan biaya berlangganan.

Saat ini, dengan mulai adanya jaringan 5G, maka smartphone akan menjadi semakin menyenangkan. Download film dengan resolusi blue ray bisa dilakukan dalam 3 menit lebih sedikit.

Kecepatan potensial 5G ini sangat berbeda dibandingkan dengan generasi 4G. Saat ini, banyak perusahaan di barat yang beriklan di internet. Jumlah pembayaran iklannya bahkan sudah melampaui jumlah iklan di TV.

Saat ini, waktu mengakses internet dengan smartphone atau gadget sudah melampaui waktu akses internet menggunakan PC. Rata – rata sekitar 3 jam 22 menit. Untuk PC, rata – rata lama aksesnya 3 jam 19 menit. 

Saat ini, 24 persen pengguna smartphone Amerika menggunaka ads blocker atau aplikasi pemblokir iklan. Di negara eropa lain, rata – rata 20 plus persen pengguna smartphone memblokir iklan. Tetapi, blokir iklan ini berlaku untuk iklan di halaman website dan buka applikasi. Tambahan lagi, blokir iklan tidak bisa dilakukan pada hasil pencarian Google. Jadi, kesempatan untuk beriklan masih sangat banyak.

Artinya juga, bisnis kita sangat penting untuk mulai online dan berpromosi secara online. Cara yang mudah adalah membuat website dan beriklan di Google Ads. Sehingga situs dan bisnis kita langsung masuk halaman depan Google.

Saat ini, harga website tidak lagi terlalu mahal. Tetapi, jangkauannya bisa mencapai luar negeri. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*