Sukses Berjualan Online

Berbekal pengalaman sebagai penjual online di salah satu dealer otomotif sepeda motor di Pandeglang,Banten.

Ade Anugrah atau yang akrab disapa kang Ade, mencoba peruntungan berjulan online secara mandiri di bakulapak dengan memasarkan berbagai jenis produk UMKM asli Banten dan non UMKM.

Sebagai perintis berjulalan online atau palapak (pedagang lapak) di Kabupaten Pandeglang dan Lebak,Ade memulai bisnis secara online dengan modal yang pas pasan dengan mengandeng distributor UMKM di Pandeglamg dan Rangkasbitung,Kabupaten Lebak, untuk dipasarkan produk mereka di bukalapak, seperti tikar lipat, mukena, dan berbagai makanana ringan khas Banten. makanya ayo buat website, kalau tidak mau repot pakai jasa pembuatan website

“Awalnya saya berpikir, bukalapak itu semacam iklan baris.Namun setelah saya mempelajari tentang bukalapak. Ternyata dengan memiliki akun di bukalapak serasa memiliki akun website onlineshop sendiri,” terang Ade kepada INDOPOS,Selasa (26/2).

Ade mengaku sudah dua tahun berjualan di bukalapak, dan menikmati berbagai kemudahan dalam bertransaksi dengan keuntungan yang menggiurkan.”Saya sudah dua tahun bergabung dengan bukalapak. Alhamdulillah nilai transaksi saya sudah mencapai rata rata Rp 60 juta setiap bulann,” cetusnya.

Ia menjelaskan, pembeli tidak perlu kuatir barang yang dipesan tidak sampai atau tidak sesuai dengan kualitas yang ditampilkan,karena bukalapak tidak akan mentransfer uang transkasi kepada palapak, jika barang yang dipesan belum sampai kepada pembeli, atau tidak sesuai dengan yang di iklannya di situs bukalapak.

“Saya pernah di komplain oleh pembeli,karena barang yang saya kirim ternyata kemasannya rusak, sehingga saya terpaksa mengganti kembali pesanan barang terebut tanpa harus retur, dengan ongkos kirim yang dibebankan kepada pembeli,” tuturnya.

Selain itu,selaku penjual atau palapak,dirinya tidak perlu repot untuk mengecek ongkos kirim, karena sistem di bukalapak akan langsung menghitung ongkos kirim yang harus dibayar oleh pembeli.”Pokoknya banyak banget keuntungan yang saya rasakan sejak berjualan online di bukalapak,” tegasnya.

Sementara Aris,warga perumahan Ranau Indah,Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, seorang distributor tikar lipat khas Banten yang menjual ptoduknya di bukalapak melalui kang Ade mengaku, penjualan tikar lipat yang diproduksi secara home industri itu, laku pesat setelah dipasarkan di bukalapak.”Saya belum setahun memasarkan produk di bukalapak melalui kang Ade,dan Alhamdulillah saya sudah mampu membeli kendaraan roda empat,” ujarnya.

Miftachur Rochaman, media relation officer Bukalapak mengatakan, banyak keuntungan yang didapat oleh palapak.Selain gratis untuk bergabung berjualan online, cara pembayaran dari bukalapak ke pelapak sangat cepat dan praktis.

Ia menjelaskan, setelah status transaksi selesai, dana dari pembeli langsung di remit ke saldo bukadompet, dan penjual bisa memilih mau mengumpulkan saldonya dulu atau langsung di cairkan.

“Mungkin untuk penjual yang dropship dan masih kekurangan modal yang ingin cepat-cepat mencairkan dananya tidak perlu khawatir, karena pencairan dana di bukadompet minimal 25ribu. Dan pencairannya pun sangat cepat langsung ek enining milik palapak,” tutur Miftach yang ditemui saat kopdar dengan palapak Banten di komplek perumahan Putri Geulis,Kadu Hejo Pandeglang .

Tidak itu saja,pihaknya juga memberikan pelatihan dan teknik berjualan online melalui acara “Kopdar” dengan memberi kesempatan kepada komunitas dan juga pelapak, untuk belajar dan berkembang bersama menjalankan bisnis mereka di online marketplaceBukalapak.

“Kegiatan Kopdar adalah sebagai forum berbagi dan untuk memperkuat jaringan dan hubungan antara anggota dan pihak Bukalapak, serta meningkatkan kapabilitas dan kapasitas mereka,” pungkas Miftach

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*