The Bencoolen Coffe berikan Pelatihan Barista dan usaha warung Kopi

By | July 5, 2020

The Bencoolen Coffe ikut serta memberikan pelatihan wirausaha kopi terutamanya pelatihan barista secara daring dalam program Kartu Prakerja yang diselenggarakan pemerintah.

Direktur The Bencoolen Coffe, Mardiana mengatakan pelatihan barista ini dapat ditiru peserta Kartu Prakerja dibeberapa platform yang ditunjuk pemerintah merupakan maubelajarapa dan platform Skill Academy pada 23 April dan 28 April 2020. (baca https://softwareindonesia.id/pelatihan-barista-dan-usaha-warung-kopi.html)

Mardiana membeberkan pelatihan ini sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi akibat ekonomi yang muncul selama masa pandemi COVID-19.

Karenanya dari itu kita memilih untuk melaksanakan pelatihan kopi terhadap para non pekerja dan millenial dalam memanfaatkan salah satu akibat dampak wabah Covid-19, merupakan Pengaturan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditentukan pemerintah,

Mardiana membeberkan, pelatihan barista ini tak cuma memberikan materi saja, tapi juga praktik sehingga peserta pelatihan Kartu Prakerja mempunyai keterampilan dan siap untuk membuka usaha kopi.

Kecuali memberikan pelatihan barista, The Bencoolen Coffe juga memberikan materi wirausaha kopi bagi peserta Kartu Prakerja.

cek soal ujian perangkat desa

Pemerintah membuka peluang bagi 5,6 juta masyarakat Indonesia untuk menerima skill dan keterampilan baru. The Bencoolen Coffee memberikan pelatihan berupa ilmu wirausaha kedai susu kopi secara reguler, papar Mardiana.

Berdasarkan Mardiana salah satu pertimbangan brand kopi lokal Bengkulu memberikan pelatihan dalam program Kartu Prakerja sebab Bengkulu termasuk salah satu tempat yang menciptakan kopi robusta terbesar ketiga di Indonesia.

Kecuali itu, sambung Mardiana, kopi Bengkulu juga pernah menerima penghargaan Silver AVPA 2019 di Perancis sebagai kopi terbaik.

Program ini kita mulai perdana pada tanggal 23 April 2020 di platform maubelajarapa dan 28 April 2020 di platform Skill Academy, jelas Mardiana.

Sementara itu Wakil Ketua Regu Kordinasi Kopi Bengkulu Dedi Yudiant mengatakan, pelatihan yang dikasih The Bencoolen Coffe ini semestinya berbeda dengan penyelenggara pelatihan lainnya.

The Bencoolen Coffe dipinta memberikan pendampingan secara terus menerus sehingga menetapkan pelatihan bisa berprofesi kecuali semestinya menyuplai bahan baku secara tetap.

Tak cuma itu, peserta diinginkan cakap melaksanakan pemasaran sampai delivery terhadap RT dan RW. Program ini diinginkan tak cuma menolong pengusaha kopi, tapi juga menolong ratusan ribu petani kopi Bengkulu dan jutaan se-Indonesia, yang sedang kesusahan juga untuk ekspor kopi ditengah wabah, papar Dedi.

Seperti dikenal pemerintah telah mulai melaksanakan program Kartu Prakerja. Kecuali untuk orang yang belum berprofesi, program ini juga untuk menolong pekerja yang di PHK atau di rumahkan dampak akibat COVID-19.

Dengan program Kartu Prakerja ini tiap-tiap peserta akan menerima pelatihan senilai Rp1 juta. Uang hal yang demikian nantinya dipakai untuk membiayai pelatihan daring yang diselenggarakan sebagian platform.

Kecuali itu peserta pelatihan Kartu Prakerja ini juga menerima uang saku Rp600 ribu selama empat bulan dan uang informasi lapangan sebanyak Rp150 ribu. Sehingga sempurna yang diperoleh peserta sekitar Rp3,5 juta lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *