Belajar bikin program untuk KP/Skripsi. Mau?

Ini bukan provokasi, bukan juga pelecehan. Ini judul iklan yang ditempelkan di papan pengumuman di MIPA. Bayangkan hanya dengan 4 minggu, Anda akan dilatih untuk dapat membuat (menulis) program dengan Visual Basic!

Pertanyaannya: bagaimana hasil kuliah selama ini? Dua/3 tahun belajar mulai pengantar komputer, dasar-dasar pemrograman, sampai struktur data, ternyata masih dibutuhkan waktu khusus untuk dapat membuat program.

Skripsi mestinya kan puncak pencapaian belajar selama kuliah. Dimanakah letak kesalahannya? Ini pertanyaan tapi juga sekaligus otokritik.

5 responses to Belajar bikin program untuk KP/Skripsi. Mau?

hmm…

mantabz..kali tuh yang ngajarin…
4 minggu bisa nyulap orang yang tadinya g bisa programming langsung bisa… :hihi:

***ini diajarin mbuat program, apa dibuatin program? terus diajarin cara ngoperasiin programnya, biar g gaptek kalo ditanya2 pas ujian…. 😀 %peace%

Di Informatika, mulai semester ini akan digalakkan SIG (Special Interest Group). Ada 11 SIG. Silahkan kunjungi : http://tif.uad.ac.id/itcenter/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=10

Pada dasarnya, TA bukanlah sulapan. Saya setuju kalau TA merupakan hasil pencapaian kumulatif pengetahuan selama 7 – 8 semester. Memang memprihatinkan kalau masih ada TA yang “dibikinkan” programnya.

Pengalaman saya, ada 3 mhs membuat 1 topik “besar” terintegrasi selesai dalam waktu 2 minggu ! Bersama pak Arif kita kembangakn diskusi intensif. Cek tata tulis dan materi inti lewat chatting YMan. Tulisan disend langsung. Bahkan sempat diskusi sampai jam 1 dini hari ! (Sambil nunggu sahur).

Saya juga sepakat bila anggota SIG tidak hanya dari Informatika tp juga dari jurusan SI.

Bagaimana pak Kaprodi SI?

Salam semangat !

Wahyu

# wahyu

Memang memprihatinkan kalau masih ada TA yang “dibikinkan” programnya.

pak Wahyu, saya mengakui bahwa menulis program yang baik bukan perkara mudah. Sebenarnya indikasi program dituliskan itu sudah bukan isu baru. Kadang saya masih mentolerir ketika si-mhs menguasai hal-hal intrinsik program yang dituliskan.

Ini seperti diungkap pak Eko Indrajit bahwa produksi Sarjana Komputer/Informatika sudah overload tapi most of them are tidak seperti yang diharapkan.

Disinilah tantangannya, bukan sekedar kejar target kuota tapi mestinya orientasi ke mutu. Sayangnya mhs masih merupakan andalan utama sumber dana PT.

Kasus yang diungkap pak Wahyu saya kira 100:1, it’s a special case.

Terobosan SIG menarik juga, tuh… asal tidak terjebak ke hal-hal prosedural dan finansial.

menurut aku klo maw skripsi ya harus punya bekal jngn sembarangan bikin program and don’t forget sembahyang terus biar lulus dengan ok’s jngn ampe deh skripsi programnya dibuatin malu ma orang klo nanti pas jadi programer kok nggak spadan ama nilainya klo bisa ya bikin yang baru dari yang terbaru tapi tetep made in sendiri CAYOOO UAD

Leave a Reply