Memilih tema warna

Bagi pengembang/pendesain web, warna merupakan salah satu komponen penting untuk menunjukkan ’emosi’ isi tulisan (dalam bahasa lisan, emosi bisa muncul sebagai intonasi suara, pilihan kata, ekspresi raut muka, dll).

Memadu-padankan warna yang harmoni bukan hal yang rumit tetapi juga tidak dapat dikatakan mudah. Ada cara untuk memudahkan menemukan paduan/skema warna yang harmoni di Color Schemer. Anda dapat mendownload versi offline (ColorSchemer Studio, ini berbayar) atau memanfaatkan secara online.


Kita tinggal menentukan warna utama dengan memilih pada bagian bawah (palet warna). Komposisi warna harmoni paduannya akan diberikan oleh Color Schemer berikut angka RGB dan Heksa-nya. Kita tinggal memilih warna yang dibutuhkan dan mengambil angka Hex-nya.

Skema warna dapat di-gelap-terang-kan untuk menemukan paduan yang kita inginkan.

Pada versi offline, komposisi paduan warna dapat diatur lebih detail. Kita bisa memilih tema paduan warna: komplemen, analog, monokromatis, kontras, minimalis, bahkan grayscale-nya. Atau kalau kita mendesain web untuk satu kota tertentu, Color Schemer bisa membantu memilihkan tema warna alamiah berdasarkan kondisi alam kota tersebut dengan menunjukkan fotonya.

Dan tidak kalah pentingnya, menfilter apakah warna tersebut termasuk warna aman untuk web (web safe color), bahkan dapat dilakukan simulasi untuk orang yang buta warna. 

Selamat mencoba…

7 responses to Memilih tema warna

setelah dapat komposisi warnanya, ada tips untuk meletakkannya dimana ?

lha kalo waton kan jadi “cebleh” juga

@paydjo

ya, disimpan sendiri, disalin angka hex-nya;
kalau di versi offline (Color Schemer Studio) dapat kita dapat menyimpan skema warna yang dihasilkan dan membuka kembali di lain waktu.

btw… ‘cebleh’ ki maksude opo?

maksudku penataan layout-nya pak.
colour schemer kan cm menunjukkan warna-warna yang bisa digunakan. nah warna-warna itu diletakkan dimana, komposisinya seperti apa itu kan gag bisa seenaknya.

misal: dari sample warna-warna di atas,
nanti header warna apa, footer warna apa, sidebar warna apa, dsb

cebleh itu bisa disamakan dengan gag matching (halah)

klo aku ya mending langsung download template webnya langsung baru diedit dikit biar nggak sama ama yang didonlot masalah memilih warna tetap memakai warna kesukakan aku sendiri maw orang bilang apa terserah yang penting ntu bikinan aku sendiri ya bagiku KEREN BGT!!!!!

#paydjo:
kita tetapkan warna utama sebagai induk (bagian dominan) keseluruhan situs, kemudian kita pilih warna saran Color Schemer untuk kombinasi bagian lain, semisal: link, menu, dll.

tetapi jangan terlalu banyak warna, saya kira 3 atau 4 warna sudah sangat memadai.

#bondan:
nggak bisa dong mas, asal pilih warna… kecuali kita bikin situs untuk kita baca sendiri, kita puji sendiri, kita kunjungi sendiri 😀 kan nggak lucu.

bagaimanapun kita membuat untuk konsumsi banyak orang, maka hal-hal esensial untuk mencapai tujuan dibuatnya situs (atau sistem secara umum) harus dipenuhi, yaitu: aspek usability.

Leave a Reply