XAMPP on USB FlashDrive

Resource sharing secara ekonomis menguntungkan karena cukup disediakan satu fasilitas untuk ‘rame-rame’. Nah… digunakan rame-rame ini yang seringkali menimbulkan masalah. Banyak orang banyak keinginan, belum lagi ada orang-orang kreatif yang tidak terakomodasi sehingga menggunakan resource berlebihan yang berdampak pada adanya ‘gangguan’ orang lain.

Dapat dipahami jika kemudian, pengelola memasang setelan dasar yang dibekukan agar perubahan-perubahan dikembalikan ke setelan asal setelah di-nyalaulang-kan.

Untuk keperluan latihan (praktik) yang membutuhkan akses read-write penuh ke webserver jadi terganggu dengan setelan ‘beku’ ini. Portabilitas menjadi solusi, setelah diskusi dengan kawan-kawan mahasiswa lahirlah ide untuk menginstall webserver lokal pada flash drive. Pilihan jatuh pada XAMPP. Dengan XAMPP on the FlashDrive maka setelan ikut terbawa kemana-mana bersama flashdrive-nya, sehingga dapat digunakan di lab, di rumah, atau dimanapun kita berada.

Inilah caranya:

  1. Download XAMPP berformat ZIP archive (bukan EXE, ini untuk instalasi reguler) dan ekstrak di flash drive pada root, katakanlah X/:xampp (X adalah huruf flashdrive pada komputer), jangan di sub folder. Jalankan file “setup_xampp.bat”, tunggu sebentar dan 🙂 ! Instant web server!
  2. Untuk mengaktifkan XAMPP, klik-ganda file “xampp_start.exe”, Windows mungkin memberikan tanda bahaya (warning), lewati saja. Akan muncul terminal window, jangan ditutup; minimize saja jika Anda terganggu.
  3. Webserver lokal sudah jalan! Untuk memastikan, cek di browser, buka http://localhost. Jika browser menampilkan, “Welcome to XAMPP for Windows Version 1.6.8!”. Ya, ya, yaa!
  4. Untuk menutup webserver, cari dan eksekusi file “xampp_stop.exe” pada folder XAMPP.

Cara pengoperasian XAMPP yang lain, bisa menggunakan Control Panel XAMPP. Jalankan “xampp-control.exe”. Jendela XAMPP Control Panel akan muncul, tinggal klik Start/Stop pada modul yang dibutuhkan.

Bermodalkan flash drive berisi XAMPP, maka kita punya webserver on the go. Kebutuhan scripting pada sisi server (server side scripting) menjadi mobile: kalau mau demo program tidak perlu repot-repot memindahkan kotak CPU.

Mudah bukan!

4 responses to XAMPP on USB FlashDrive

ya mungkin pak kalau di lab komputer itu kan ada xampp juga, otomatis klau kita jalankan default xampp di usb, portnya akan tabrakan jadi otomatis nggak jalan, mungkin di perlukan setting portnya dulu untuk apachenya dan mysqlnya misal kalu apache comp lab di 80 apache usb kita di 8081 tapi ada masalah lagi kita harus membuka izin akses di firewall dengan membuka port 8081 atau kalau tidak dimatikan sekalian firewallnya, sama satu lagi xampp itu diinstal pada direktori root C:(instalasi windows) jadi apa tidak menggangu kalu di instal di usb yang direktorinya berganti ganti misal H:,I:, dll, mungkin saya sarankan untuk menginstal PortableApps_Suite_Lite_1.0 dulu di usbnya masing masing.
dan lagi pak mungkin harus cari yang usbflashnya yang bisa di-read saja tapi nggak bisa di write masalahnya viruzz bertebaran hehehe:D

dari pengalaman saya, untuk setup di media portable (flashdisk) jangan menjalankan setup_xampp.bat

karena setup_xampp.bat akan mengisi path absolute ke file2 konfigurasi. jadi ketika xampp di-extract ke X:\ maka setup_xampp.bat akan mengisi path apache dan mysql ke X:\xampp\…

dan tentu saja hal ini akan mengakibatkan tidak jadi portable lagi.
setup_xampp.bat dijalankan ketika xampp tidak di-extract ke root folder, misal di X:\server\

kasus pak azhari mungkin sukses karena dijalankan di PC sendiri, mungkin bisa dicoba dijalankan di PC lain yg mengenali flashdisk di drive yg berbeda dengan PC bapak, misal Y:\

terkait pemindahan port hal ini cuma untuk memudahkan kerja saja. jadi kita tidak perlu mengecek apakah di PC yang akan digunakan terdapat aplikasi yang jalan di port 80 (webserver) dan 3306 (MySQL), dan kadang bertabrakan juga di 443 (HTTP+SSL) dan 81 (webdav)

hal ini pernah dicoba di praktikum e-business, tapi ada satu masalah muncul. yaitu: komputernya hang duluan 😀

nimbrung dikit ye..
kalo pengalaman ku..kalo kita males ganti-ganti port ya tinggal matiin aja service buat apache dan mysqlnya..
kalo mau mudah ya tinggal lewat ctrl+alt+del alias taskmgr
kalo itu di deny ama sistem. matiin lewat service di control panel rampung deh.
q juga pernah nyoba pake Xampp copas (copy paste). tinggal Xmpp yang udah di instal punya temen kita pindahin aja ke flashdisk biasanya default lokasi ada di C:\ kalo ga di program file. itu juga berhasil, caranya tinggal reset aja password root nya. tapi pancen yang paling aman ya kita mengubah konfigurasi port yang digunakan…
he..he.. tanpa bermaskud melangkahi yang lebih tahu kurang lebih perubahan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
1. /xampp/apache/conf/httpd.conf -> mudahnya cari angka 80 dan ganti dengan angka port yang mau digunakan misal 1986 atau yang lain. kalo ingin mudah ya tinggal find and replace aja
2./xampp/apache/conf/extra/httpd-ssl.conf -> find and replace angka 443 dengan 10
3. /xampp/mysql/bin/my.cnf -> untuk file yang ini kita harus buka pake notepad or drak and drop aja ke notepad++ ntar baru kelihatan file yang mau di edit. kalo pake notepad open aja pake ctrl+o dan jangan lupa untuk mengubah file of type menjadi *.*
kalo dah ter buka. find and replace lagi 3306 ganti dengan 1086
4. /xampp/phpmyadmin/config.inc.php
cari baris
$cfg[‘Servers’][$i][‘port’] = ‘3306’; ->kalo belum ada tambahin aja sendiri
gati dengan
$cfg[‘Servers’][$i][‘port’] = ‘1086’; ->lihat konfigurasi di no 3

nah dengan begitu selesai sudah tinggal kita inget inget kalo alamat host kita sekarang “localhost:port” atau kalo kita konfigurasi seperti diatas ya “localhost:1986”. untuk port koneksi ke mysql “localhost:1086”
kelemahan
1. ketika kita mengubah port adalah kita sedikit agak ribet dalam mengkonfigurasi. tapi hal ini bakal teratasi jika kita mau teliti.
2. ketika kita menaruh diflash dan kita mencublekkan(he..he.. ada bahasa yang lebih pas ga??)flasdisk kita ke komputer yang terinfeksi virus(virus “boot.exe” or “alman” menurut kaspersky)maka file
/xampp/*.exe \s \d akan di ubah fungsinya
keunggulannya dijamin bisa dijalanin dikomputer mana aja asal pake windows tentunya, dan file buka /xampp/mysql/bin/*.* ga terinfeksi oleh virus.

Leave a Reply