Desain: Cara Berkilah dengan ‘Cerdas’

Sejak tahun 2005 Uni Eropa menetapkan larangan iklan berbahan tembakau pada media cetak, temasuk sponsorship pada event lintas negara.

Formula One (F1) termasuk yang kena getahnya, sehingga tim Ferrari yang disponsori oleh Marlboro ‘mengamankan’ kerjasama mereka dengan cara unik. Barcode yang tertera di punggung mobil Ferrari itu dulunya bertuliskan Marlboro yang distilisasi khas yang sudah akrab itu. Semenjak diberlakukannya ketentuan larangan iklan tembakau di media cetak, mereka mengganti tulisan dengan barcode tersebut.

Semua berjalan dengan mulus, persoalan teratasi.

Dalam nalar bisnis yang paling sederhana, sebuah unit bisnis memberikan sponsor tak-kurang dari $ 1 Billion untuk lima tahun, tidak mungkin diberikan secara cuma-cuma. Pastilah ada pertimbangan ‘balik-modal’.

Coba kita cermati lebih detail: mobil F1 bergerak dengan kecepatan rata-rata mencapai 200 km/jam. Pada kecepatan tersebut secara visual barcode tersebut akan tampak ‘menyatu’ sehingga impresi yang muncul di alam bawah sadar kita bisa tak terduga.

Dan inilah (simulasi visual) hasil akhirnya ketika mobil tersebut berjalan dengan kecepatan 200 km/jam.

Bagaimana menurut Anda?

Update! Mulai di Catalunya, Spanyol minggu lalu (15/05), Ferrari telah mengubah barcode di punggungnya dengan garis putih saja. Mereka bilang untuk mengakhiri perdebatan yang tak-perlu.

Leave a Reply