Satu Diantara Mereka. Siapa?

Setelah 18 seri, lima pebalap dari tiga tim yang berbeda bergantian menduduki klasemen sementara. Namun hingga seri terakhir di akhir minggu ini di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, praktis hanya empat pebalap yang memiliki peluang menjadi juara dunia balap bergengsi Formula 1; setelah Button gagal mendulang poin berarti (finish kelima, setelah Hamilton) di Brazil kemarin.

Fernando Alonso, Ferrari

Pebalap paling berpengalaman di F1 saat ini, bersama tim juga yang berpengalaman dalam sejarah balap F1. Tetapi sepanjang musim Ferrari harus berjuang mati-matian mengejar kecepatan mobil Red Bull yang sangat kencang. Bagi Alonso cukup finish kedua, siapapun juaranya, ia akan kembali mengantongi gelar Juara Dunia F1.

Mark Webber, Red Bull

Biarpun tak seberpengalaman seperti Alonso, Webber menunggangi mobil terbaik saat ini sehingga pengalaman membalapnya memberi peluang juara dunia. ‘Perseteruan’ kecil di kubu Red Bull yang konon katanya lebih memilih Vettel sebagai anak emas bakal menjadi sandungan Webber (tetapi berkah bagi Alonso, karena friksi ini akan sedikitnya mempertajam rivalitas Webber vs Vettel).

Sebastian Vettel, Red Bull

Tahun kemarin Vettel nyaris juara, hanya sedikit di bawah Button. Pebalap muda berbakat yang disebut-sebut sebagai the young Schumacher. Ia paling ‘tidak-berpengalaman’ di jajaran pebalap-berpeluang-juara, tetapi Vettel mampu menunjukkan kepiawaiannya mengendalikan mobil yang paling gegas di sirkuit saat ini.

Lewis Hamilton, McLaren

Pebalap paling tidak diunggulkan, tapi ia berharap ada keajaiban yang mungkin akan menjadi sejarah tahun 2007 berulang ketika Raikkonen yang sama sekali tidak diperhitungkan tiba-tiba mencuat mencuri poin menjadi Juara Dunia F1 2007. Tetapi saat ini, posisinya 24 poin dibawah Alonso, cukup berat untuk dikejar.

Leave a Reply