Dunia RedBull Renault

Harus diakui bahwa mobil RedBull Renault memang luar biasa cepat; dari lima lomba lima menduduki posisi pole. Si perancang memang luar biasa, dapat menciptakan paket aerodinamika yang cepat sekaligus lincah.

Lebih menarik lagi, sesi kualifikasi mereka di Spanyol–Vettel dan Webber bersaing sendirian untuk saling mencuri posisi puncak dengan perbedaan dengan pesaing-pesaingnya hampir satu menit.

Diluar persoalan ketahanan,  kesigapan tim, dan strategi balapan, posisi pole merupakan modal yang sangat besar untuk meraih juara. Webber memenangi lomba dengan mulus, tidak halnya dengan Vettel yang mengalami persoalan saat pitstop sehingga posisinya melorot.

Kita lihat 16 Mei nanti di sirkuit jalanan Montecarlo, Monaco: apakah RBR6 tampil prima. Sirkuit yang sangat menantang.

Akhirnya Vettel juga…

Akhirnya Vettel berhasil meraih juara di Sepang, tidak tanggung-tanggung duo Red Bull Renault bersama dengan Webber finish pada urutan satu – dua. Setelan mobilnya rupa-rupanya menunjukkan ketahanan yang meningkat. Ferrari dan McLaren harus hati-hati, kalau tidak ingin kecolongan.

Jagoan Ferrari dan McLaren Mercedes harus tersingkir dari kualifikasi babak pertama karena salah strategi akibat kesalahan memprediksi cuaca. Tangan Tuhan ternyata punya andil yang signifikan juga di F1; sehingga harus start pada bagian belakang (di F1 posisi start sangat menentukan hasil kejuaraan, tentu selain kecepatan dan ketahanan mobil).

Hingga musim ini, Schumi belum menunjukkan tanda-tanda kepiawaiannya, malah Rosberg sudah naik podium di Sepang. Alonso harus pontang-panting berjibaku dengan Button.

Update! Ternyata Alonso mengendarai Ferrari tanpa kopling yang rusak sesaat sebelum start, sehingga ia harus mengendalikan putaran mesin dengan intuisinya. Celakanya mesin gak tahan di lap-lap akhir sehingga kepanasan.

Tidak dinyana, Sutil yang menunggangi Force India finish pada posisi 5 dibawah tekanan Hamilton.

Vettel yang malang…

Untuk kali kedua Vettel harus bersabar, posisi pole yang diraihnya di Albert Park pada seri kedua ini tidak berhasil membawanya ke podium. Ada kerusakan di komponen rem mobilnya. Harus diakui mobil RBR memang luar biasa cepat, sayang tidak begitu andal.

Tiga kekuatan besar yang masih sengit pada pertarungan kali ini: Red Bull-Renault, Ferrari, dan McLaren-Mercedes.

Tampaknya perebutan gelar juara dunia akan sangat sengit!

Tip mengoptimalkan kamera ponsel

Telepon seluler (ponsel) berkamera sudah bukan barang mewah lagi. Seberapa sering Anda memanfaatkan kamera ponsel Anda? Terlalu mahal jika membeli ponsel berkamera tetapi hanya untuk gaya-gayaan. Ini beberapa tip yang bisa memanfaatkan kamera untuk hal-hal kecil:

  1. Mencatat tulisan dosen di papan tulis kadang menjemukan. Manfaatkan kamera ponsel Anda untuk ‘menangkap’ tulisan dosen di papan tulis, untuk dibaca/disalin kemudian. Tapi, pastikan datang lebih awal untuk mengambil posisi paling depan agar gambar yang diperoleh cukup jelas.
  2. Kecewa karena tulisan resep di televisi muncul dan bergerak terlalu cepat? Ambil ponsel berkamera Anda, ambil gambarnya frame-by-frame untuk dicoba dikemudian waktu.
  3. Lupa tidak membawa bolpoin saat dibutuhkan untuk mencatat kode barang pada label, atau khawatir lupa lokasi parkir kendaraan di area yang sangat luas? jangan khawatir. Manfaatkan kamera, ambil posisi dengan tanda-tanda spesifik dilokasi tersebut, ambil gambarnya. Anda bisa menghemat ingatan!

Bagaimana menurut Anda? Anda punya tip lain, mari berbagi disini…

Cara menangkap layar pada Vista

Penulisan dokumentasi atau laporan tidak jarang membutuhkan bentuk tampilan nyata di layar. Cara yang paling sederhana tersedia dalam bentuk tombol PrtSc (Print Screen) yang dikombinasi dengan Alt atau Ctrl. Pada OS keluarga Windows, kombinasi Ctrl+PrtSc akan menangkap seluruh area layar sementara kombinasi Alt+PrtSc akan menangkap jendela aktif. Modifikasi hasil perlu dilakukan menggunakan tool pengolah gambar lain.

Installasi Snipping Tool

Windows Vista menyediakan tool terintegrasi untuk menangkap layar dengan fitur yang fleksibel, yaitu Snipping Tool. Namun sayang, tool ini hanya tersedia di versi Business dan Ultimate. By default, Snipping Tool tersedia sebagai paket komponen opsi Tablet PC, jika fitur ini belum terinstal pada Vista, Anda perlu mengaktifkannya terlebih dulu.

Buka Programs and Features pada Control Panel, disisi kiri terdapat pilihan Turn Windows features on or off. Centang opsi Tablet PC Optional Components. Vista membutuhkan beberapa saat untuk melakukan konfigurasi ini.

Temukan Snipping Tool di Accessories, atau ketikkan Snipping di Start Search.

Opsi tangkapan layar

Snipping menyediakan 4 opsi tangkapan layar: free-form, rectangular, window, dan full-screen. Opsi free-form sedianya disediakan untuk tablet PC yang menggunakan stylus pen sehingga tangkapan free-form akan mudah digunakan. Namun demikian, mouse dapat digunakan untuk menangkap bentuk bebas ini.

Opsi rectangular akan menangkap bentuk kotak yang dipilih dengan cara menggerakkan (click-and-drag) kursor dari ujung ke ujung membentuk kotak.

Opsi window akan menangkap satu jendela utuh, dan opsi full-screen akan menangkap seluruh layar.

Setelah layar ditangkap, Snipping akan membuka di jendela editing. Di sini, kita dapat menandai bagian-bagian tertentu dengan pena seolah-olah kita mencorat-coret gambar. Juga, memberikan tanda (marker) seperti kita memberikan tanda stabilo (maaf terpaksa menyebut merek). Tanda-tanda itu dapat dihapus dengan mudah pula. Demikian juga dengan warna tandanya, bebas kita tentukan.

Snipping juga menyediakan opsi lainnya. Buka bagian Options, Anda dapat memilih setelan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hasil tangkapan yang telah diolah dapat disimpan dalam format gambar (JPEG, GIF, atau PNG) atau dikirimkan via email. Menarik, bukan…