The Untouchable Vettel

Seri perdana balap jet darat Formula 1 (F1) telah dimulai di sikuit Albert Park, Australia. Babak kualifikasi telah berlangsung Sabtu (26/3) ini. Vettel rupa-rupanya tak tersentuh melaju melibas rival-rivalnya mencapai posisi pole dengan sangat mengesankan.

Tercatat duo RBR Renault diselingi Hamilton (McLaren Mercedes) diikuti rekan setimnya, Button diurutan ke 4.

Ferrari harus puas menduduki posisi ke 5 (Alonso) dan 8 (Massa). Renault menunjukkan tanda-tanda positif yang ditunggangi pebalap Rusia, Petrov meraih posisi ke 6 dibelakang Alonso.

Secara garis besar, nampaknya persaingan masih di seputar RBR Renault – McLaren Mercedes – Ferrari; dan Renault.

Musim Balap F1 sudah Tiba

Musim balapan F1 2011 sudah tiba. Seri pertama yang dirancang di Bahrain gagal total akibat huru hara yang belum selesai. Panitia tidak berani ambil resiko terlalu besar terhadap keselamatan tim-tim balap. Seri pertama akan langsung ke Australia 26-27 Maret 2011.

Satu Diantara Mereka. Siapa?

Setelah 18 seri, lima pebalap dari tiga tim yang berbeda bergantian menduduki klasemen sementara. Namun hingga seri terakhir di akhir minggu ini di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, praktis hanya empat pebalap yang memiliki peluang menjadi juara dunia balap bergengsi Formula 1; setelah Button gagal mendulang poin berarti (finish kelima, setelah Hamilton) di Brazil kemarin.

Fernando Alonso, Ferrari

Pebalap paling berpengalaman di F1 saat ini, bersama tim juga yang berpengalaman dalam sejarah balap F1. Tetapi sepanjang musim Ferrari harus berjuang mati-matian mengejar kecepatan mobil Red Bull yang sangat kencang. Bagi Alonso cukup finish kedua, siapapun juaranya, ia akan kembali mengantongi gelar Juara Dunia F1.

Mark Webber, Red Bull

Biarpun tak seberpengalaman seperti Alonso, Webber menunggangi mobil terbaik saat ini sehingga pengalaman membalapnya memberi peluang juara dunia. ‘Perseteruan’ kecil di kubu Red Bull yang konon katanya lebih memilih Vettel sebagai anak emas bakal menjadi sandungan Webber (tetapi berkah bagi Alonso, karena friksi ini akan sedikitnya mempertajam rivalitas Webber vs Vettel).

Sebastian Vettel, Red Bull

Tahun kemarin Vettel nyaris juara, hanya sedikit di bawah Button. Pebalap muda berbakat yang disebut-sebut sebagai¬†the young Schumacher. Ia paling ‘tidak-berpengalaman’ di jajaran pebalap-berpeluang-juara, tetapi Vettel mampu menunjukkan kepiawaiannya mengendalikan mobil yang paling gegas di sirkuit saat ini.

Lewis Hamilton, McLaren

Pebalap paling tidak diunggulkan, tapi ia berharap ada keajaiban yang mungkin akan menjadi sejarah tahun 2007 berulang ketika Raikkonen yang sama sekali tidak diperhitungkan tiba-tiba mencuat mencuri poin menjadi Juara Dunia F1 2007. Tetapi saat ini, posisinya 24 poin dibawah Alonso, cukup berat untuk dikejar.

Vettel Go for Montreal

Vettel mencetak waktu tercepat pada sesi latihan kedua di Montreal, Kanada (11/6) di bawah bayang-bayang Alonso (Ferrari). Dominasi Red Bull yang selalu menduduki posisi pole menunjukkan tim ini sangat berpeluang menjadi juara dunia.

Kompetisi internal yang mengakibatkan kedua banteng serudukan di Turki kemarin, yang akhirnya gagal mendulang podium 1 – 2; pada seri ini, Red Bull tentu akan berjuang keras dengan lebih hati-hati.

Klasemen konstruktor sementara Red Bull Renault beda tipis dengan McLaren Mercedes (171 – 172). Sepertinya kedua tim ini yang mendominasi sisa putaran F1 2010.

Ferrari, ah… tim ini tidak menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang berarti, walaupun dalam beberapa seri berhasil mendesak ke atas. Mercedes GP dan Renault sudah akan menggerus posisi Ferrari, rupa-rupanya.

Desain: Cara Berkilah dengan ‘Cerdas’

Sejak tahun 2005 Uni Eropa menetapkan larangan iklan berbahan tembakau pada media cetak, temasuk sponsorship pada event lintas negara.

Formula One (F1) termasuk yang kena getahnya, sehingga tim Ferrari yang disponsori oleh Marlboro ‘mengamankan’ kerjasama mereka dengan cara unik. Barcode yang tertera di punggung mobil Ferrari itu dulunya bertuliskan Marlboro yang distilisasi khas yang sudah akrab itu. Semenjak diberlakukannya ketentuan larangan iklan tembakau di media cetak, mereka mengganti tulisan dengan barcode tersebut.

Semua berjalan dengan mulus, persoalan teratasi.

Dalam nalar bisnis yang paling sederhana, sebuah unit bisnis memberikan sponsor tak-kurang dari $ 1 Billion untuk lima tahun, tidak mungkin diberikan secara cuma-cuma. Pastilah ada pertimbangan ‘balik-modal’.

Coba kita cermati lebih detail: mobil F1 bergerak dengan kecepatan rata-rata mencapai 200 km/jam. Pada kecepatan tersebut secara visual barcode tersebut akan tampak ‘menyatu’ sehingga impresi yang muncul di alam bawah sadar kita bisa tak terduga.

Dan inilah (simulasi visual) hasil akhirnya ketika mobil tersebut berjalan dengan kecepatan 200 km/jam.

Bagaimana menurut Anda?

Update! Mulai di Catalunya, Spanyol minggu lalu (15/05), Ferrari telah mengubah barcode di punggungnya dengan garis putih saja. Mereka bilang untuk mengakhiri perdebatan yang tak-perlu.

Dunia RedBull Renault

Harus diakui bahwa mobil RedBull Renault memang luar biasa cepat; dari lima lomba lima menduduki posisi pole. Si perancang memang luar biasa, dapat menciptakan paket aerodinamika yang cepat sekaligus lincah.

Lebih menarik lagi, sesi kualifikasi mereka di Spanyol–Vettel dan Webber bersaing sendirian untuk saling mencuri posisi puncak dengan perbedaan dengan pesaing-pesaingnya hampir satu menit.

Diluar persoalan ketahanan,  kesigapan tim, dan strategi balapan, posisi pole merupakan modal yang sangat besar untuk meraih juara. Webber memenangi lomba dengan mulus, tidak halnya dengan Vettel yang mengalami persoalan saat pitstop sehingga posisinya melorot.

Kita lihat 16 Mei nanti di sirkuit jalanan Montecarlo, Monaco: apakah RBR6 tampil prima. Sirkuit yang sangat menantang.