Trend Penjualan Mobil Tahun 2020 – Pasar mobil baru kembali bergairah. Usai pameran, banjir pesanan datang. Meski didera kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, namun optimisme tetap ada. Akhirnya seleksi pasar terjadi. Permintaan mobil-mobil dengan harga masuk akal terus mengalir. Maksudnya masuk akal buat konsumen adalah harga sebanding dengan kualitas dan model. Mobil-mobil masuk akal ini akan menjadi penggerak industri otomotif nasional. Pemahaman kualitas buat semua konsumen mungkin bisa seragam. Namun model sangat relatif sesuai selera. Meski begitu secara garis besar selera konsumen Indonesia sudah bisa diprediksi oleh produsen. Tak main-main, produsen mobil bahkan sampai membuat survei selera konsumen Indonesia. Kebiasaan mereka saat di mobil, budaya keluarga hingga kondisi kemacetan di kota-kota besar Indonesia. Hasilnya sudah banyak produk mobil rasa Indonesia yang sukses menuai perhatian publik.

Contoh paling fenomenal adalah Toyota Kijang hingga Avanza saat ini yang memang dibangun sesuai selera Nusantara. Uniknya kondisi pasar terus berubah. Tuntutan konsumen makin tinggi seiring dengan persaingan antarprodusen mobil. Kini konsumen makin cerdas. Mobil pilihan tak hanya muat orang banyak, model menarik, hemat BBM, mesin bertenaga. Rasa mobil saat dikendarai dan dinaiki jadi penting. Rasa berkendara sangat sulit dideteksi tanpa melakukan test drive. Bahkan sesi tes yang singkat juga kerap tak dapat mencerminkan karakter sebuah mobil. Agak sulit mendeskripsikan rasa berkendara. Mungkin sesulit menjelaskan sebuah makanan yang enak. Namun saya percaya, rasa berkendara terkait dengan pengalaman yang dirasakan seluruh panca indera manusia saat berinteraksi dengan mobil. Semakin menyenangkan dan memanjakan panca indera, makin besar nilai rasa berkendara. Penentuan memilih mobil kerap membingungkan. Seandainya model, harga dan fitur sudah cocok, terkadang rasa berkendara jadi ganjalan. Ataupun sebaliknya. Rasa berkendara sudah cocok namun biasanya harga jadi ganjalan. Pengalaman berkendara inilah yang menjadi penentuan kesuksesan sebuah mobil di mata konsumen. Sayangnya tak semua konsumen mengerti benar pentingnya test drive sebelum menentukan pembelian. Rekomendasi dan masukan dari keluarga dan teman menjadi tumpuan.

Padahal hal itu belum tentu tepat. Sulit menentukan pilihan jika informasi yang didapat tak memiliki dasar penilaian yang jelas. Kami di Auto Bild Indonesia sangat mengerti akan kebutuhan informasi rasa dan pengalaman berkendara sebuah mobil. Di setiap edisi, pembaca dan audience kami disuguhkan bukan sekadar informasi brosur. Lebih dari itu, kami menceritakan rasa sebuah mobil dengan bahasa yang lugas, berdasar data empiris dan paling penting tanpa bermuatan sponsor. Sejumlah mobil baru lahir di pameran otomotif bulan lalu. Kini kami bersiap menghadirkan informasi mobil-mobil tersebut. Tentunya bukan sembarang informasi, namun sebuah info yang memiliki daya guna buat Anda yang ingin mengetahui rasa berkendara tanpa perlu mengemudikannya sendiri