Pemograman Web Dan Bahasa Pemograman Web

Pemrograman web itu merupakan salah satu cara membuat web dengan implementasi kode-kode bahasa pemrograman yang dapat berjalan di server. Bahasa pemrograman yang mendukung pemrograman web ini antara lain PHP, JSP, ASP dan lain-lain. Pada pemrograman web terdapat 2 sisi programming. Yang pertama itu Client side programming, client side programming itu proses dilakukan pada sisi client (browser), script programnya dapat dilihat hanya dengan menggunakan view source. Script tergantung pada browser, bila browser tidak mendukung script, maka hasil tidak akan terlihat. Trus yang kedua itu Server side programming yaitu proses dilakukan pada sisi server, tidak tergantung pada browser, script programnya tidak dapat terlihat sehingga lebih aman dan dapat melakukan konektifitas dengan database, dapat juga memanipulasi.
Dalam pemrograman web kita juga dapet istilah web dinamis dan web statis. Hah.. apa lagi tuh?? Web dinamis bukannya web yang bergerak-gerak dengan bantuan flash dan komponen lainnya, klo menurut anda itu adalah pengertian dari web dinamis anda salah besar. Trus bagaimana dengan web statis?? Web yang ga bergerak??? Web statis dan web dinamis itu mempunyai perbedaan pada back-endnya. Klo web dinamis itu mempunyai back-end database, maksudnya data yang didalam web itu dapat diubah tanpa harus coding ulang sedangkan klo web statis itu keblikan dari web dinamis (di cari pengertiannya sendiri
Berikut adalah video tentang halaman web yang saya buat :

MATERI DASAR SISTEM KOMPUTER:

OLEH : DENDI PRADANA

NIM  : 16000018224

Pertemuan 1

 

  1. Konsep dasar

Definisi sistem, komputer, dan sistem komputer.

Sistem adalah gabungan dari komponen2 yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan tertentu.

Komputer adalah alat yang berisi komponen2 berupa software, hardware, & malware. Alat untuk mengolah data berdasarkan prosedur yang dirumuskan. Fungsinya untuk menyimpan, menerima, dan mengolah data.

Sistem komputer adalah elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktifitas dengan komputer. Elemennya yaitu terdiri dari brainware (manusia), software, instruction set dan hardware.

 

  1. Sistem komputer
  2. Brainware

Manajer EDP, analisis sistem, programmer, dan operator.

  1. Software (Bahasa pemrograman, program aplikasi, sistem operasi)
  2. Sistem operasi.

Novell, Windows, Linux, Mac/OS.

  1. Program aplikasi.

Aplikasi perkantoran, database, pemrograman, desain grafis.

  1. Hardware

Output, input, media penyimpanan, pemrosesan.

  • CPU (Central Processing Unit) : untuk memproses instruksi program, berkomunikasi dengan input, output, dan storage.
  • External Storage : hardware untuk operasi tulis baca dan simpan data diluar komponen utama.
  • ROM (Read Only Memory) : memori yang hanya bisa dibaca untuk penyedia informasi saat PC menyala.
  • RAM (Random Access Memory) : untuk menyimpan program yang diolah untuk sementara waktu.
  • Output device : hardware untuk menampilkan keluaran sebagai hasil olah data. Ex: monitor, LCD, printer, speaker.
  • Input device : hardware untuk memasukan perintah ke komputer. Ex: mouse, keyboard, scanner, mic.
  • Register : penyimpanan berukuran kecil dengan kecepatan akses yang tinggi untuk menyimpan data yang diproses.
  • CU (Control Unit) : memberi arahan terhadap proses yang dilakukan ALU.
  • ALU (Arithmatic Logical Unit) : Mikroprosesor yang bertujuan untuk menghitung aritmetik dan logical.

 

  1. Sistem Operasi.

Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware dan software komputer.

  • Windows
  • Mac OSX
  • Linux

 

  1. Program aplikasi.

Program yang didesain untuk melakukan fungsi secara spesifik yang berhubungan langsung dengan pengguna.

  1. Bahasa pemrograman

Bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dengan komputer.

Ex: C++, Delphi, cliper, C#, javascript.

 

  • End user
  • Operator
  • Programmer
  • Analyst

 

Pertemuan 2

 

Aritmatik komputer.

  • Konsep dasar
  • Jenis bilangan
  • Konversi bilangan
  • Biner

 

  • Konsep dasar

Besaran digital : 0 dan 1 (binary digit)

Bilangan : satuan sistem matematis yang abstrak dan dapat diunit, +, atau x (Asli, cacah, bulat, prisma, pecahan)

 

  • Jenis bilangan
  • Biner → berbasis 2 (2n), angkanya yaitu 0 & 1 (Bit = binary digit)

 

  • Desimal → berbasis 10 (10n), angkanya yaitu 0, 1, 2, 3,….,9

 

  • Oktal → berbasis 8 (8n), angkanya yaitu 0, 1, 2, 3,…,7

 

  • Heksadesimal → berbasis 16 (16n), angkanya yaitu 0, 1, 2, 3,…,9 dan A, B, C,…,F

A = 10

B = 11

.

.

.

F = 15

           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Konversi Bilangan.

 

 

 

 

 

 

1) Konversi dari biner

  1. a) Dari Biner ke Desimal

101102 = ……..10

n digit = 5

101102      = (1 x 2n-1) + (0 x 2n-2) + (1 x 2n-3) + (1 x 2n-4) + (0 x 2n-5)

= (1 x 16) + (0 x 8) + (1 x 4) + (1 x 2) + (0 x 1)

= 16 + 0 + 4 + 2 + 0

= 2210

Ket :

10110 = bilangan biner

Most Significant Biner (MSB) → Least Significant Biner (LSB)

Bobot bilangan terbesar à Bobot bilangan terkecil

 

  1. b) Dari biner ke Oktal

101110011011002 = ………8

 

Step 1:pisahkan 3 bit, dan pisahkan dari belakang. Mengapa harus 3 bit? Karena oktal jumlah dari bobotnya sama dengan 7 (20+ 21+ 22)

10111001101100

 

 

 

 

 

 

 

Step 2: terjemahkan masing-masing ke angka oktal. Caranya, buat tabel seperti berikut:

(1 artinya bilangannya dihitung, sedangkan 0 tidak dihitung)

  22 = 4 21 = 2 20 = 1 Hasil
10   1 0 2
111 1 1 1 4+2+1=7
001 0 0 1 1
101 1 0 1 4+1=5
100 1 0 0 4
  HASIL KESELURUHAN 271548

 

  1. c) Dari Biner ke Heksadesimal

101110011011002 = ………8

 

Step 1: cara penyelesaiannya hampir sama seperti konversi dari biner ke oktal, bedanya yaitu pisahkan 4 bit, dan pisahkan dari belakang. Mengapa harus 4 bit? Karena heksadesimal jumlah dari bobotnya yaitu 15(20+ 21 + 22 + 23)

110111100011011011

 

 

Step 2: terjemahkan masing-masing ke angka heksa. Caranya, buat tabel seperti berikut:

                 (1 artinya bilangannya dihitung, sedangkan 0 tidak dihitung)

  23=8 22 = 4 21 = 2 20 = 1 Hasil
11     1 1 3
0111 0 1 1 1 4+2+1=7
1000 1 0 0 0 8
1101 1 1 0 1 8+4+0+1=13
1011 1 0 1 1 11
  HASIL KESELURUHAN 37813118
  Nilai yg >10 dikonversi ke heksa 378DB8

 

 

2) Konversi dari desimal

  1. a) Dari desimal ke biner

17910 = ……..2

 

Step 1: bilangannya dibagi dengan 2 sampai sisa hasil baginya tidak bisa dibagi lagi.(Mengapa dibagi 2? Karena biner berbasis 2).
179 : 2     = 89 sisa 1

89 : 2       = 44 sisa 1

44 : 2       = 22 sisa 0

22 : 2       = 11 sisa 0

11 : 2       = 5 sisa 1

5 : 2         = 2 sisa 1

2 : 2         = 1 sisa 0

1 : 2         = 0 sisa 1

 

Step 2:untuk hasilnya sudah terlihat pada sisa hasil baginya (angka diatas yang bercetak tebal), tulis dari yang paling bawah.

 

HASIL :  101100112

 

  1. b) Dari desimal ke oktal

17910 = ………..8

 

Step 1: cara penyelesaiannya hampir sama dengan konversi dari desimal ke biner (contoh yang diatas) namun perbedaannya yaitu bilangannya dibagi dengan 8 sampai sisa hasil baginya tidak bisa dibagi lagi. (Mengapa dibagi 8? Karena oktal berbasis 8).

 

179 : 8     = 22 sisa 3

22 : 8       = 2 sisa 6

2 : 8         = 0 sisa 2

 

Step 2: untuk hasilnya pun sama seperti penyelesaian dari desimal ke biner, sudah terlihat pada sisa hasil bagi (angka diatas yang bercetak tebal), tulis dari yang paling bawah.

 

HASIL : 2638

 

  1. c) Dari desimal ke heksa

17910 = ……….16

 

 

Step 1: cara penyelesaiannya masih hampir sama dengan penyelesaian konversi dari desimal ke biner, dan tentu perbedaannya yaitu bilanganny dibagi dengan 16 sampai sisa hasil baginya tidak bisa dibagi lagi. (Mengapa dibagi 16? Karena heksa berbasis 16).

 

179 : 16    = 11 sisa 3

11 : 16      = 0 sisa 11

 

Step 2: untuk hasilnya pun masih sama seperti penyelesaian dari yang sebelumnya, sudah terlihar sisa hasil baginya (angka diatas yang bercetak tebal, tulis dari yang paling bawah. Namun, perbedaannya yaitu untuk angka yang >9 harus dikonversikan atau diubah ke bilangan heksa (10 = A, 11 = B, 12 = C, 13 = D, 14 = E, 15 = F)

 

HASIL : 11316        setelah dikonversikan : B316

 

 

3) Konversi dari oktal

  1. a) Dari oktal ke biner

271648 = …………2

 

Step 1: cara penyelesaiannya hampir sama seperti dari biner ke oktal. Perbedaannya yaitu ubah satu persatu dari bilangan oktalnya ke bilangan biner.

 

Step 2: terjemahkan masing-masing ke angka oktal. Caranya, buat tabel seperti berikut:

(1 artinya bilangannya dihitung, sedangkan 0 tidak dihitung)

  22 = 4 21 = 2 20 = 1 Hasil
2   1 0 10
7 1 1 1 111
1 0 0 1 001
6 1 1 0 110
4 1 0 0 100
  HASIL KESELURUHAN 101110011101002

 

 

 

 

  1. b) Dari oktal ke desimal

12458 = ………..10

(Cara penyelesaiannya hampir sama seperti konversi dari biner ke desimal. Namun perbedaannya yaitu jika biner ke desimal, setiap bilangannya dikalikan dengan 2n, sedangkan dari oktal ke desimal setiap bilangannya dikalikan dengan 8n).

 

n digit = 4

12458        = (1 x 8n-1) + (2 x 8n-2) + (4 x 8n-3) + (5 x 8n-4)

= (1 x 512) + (2 x 64) + (4 x 8) + (5 x 1)

= 512 + 128 + 32 + 5

= 67710

 

4) Konversi dari Heksadesimal

  1. a) Dari Heksa ke Biner

378DB16 = …………2

 

Step 1: cara penyelesaiannya hampir sama seperti konversi dari biner ke heksa, Perbedaannya yaitu ubah satu persatu dari bilangan oktalnya ke bilangan biner.

 

Step 2: terjemahkan masing-masing ke angka oktal. Caranya, buat tabel seperti berikut:

(1 artinya bilangannya dihitung, sedangkan 0 tidak dihitung)

  23 = 8 22 = 4 21 = 2 20 = 1 Hasil
3     1 1 11
7 0 1 1 1 0111
8 1 0 0 0 1000
D = 13 1 1 0 1 1101
B = 11 1 0 1 1 1011
  HASIL KESELURUHAN 1101111000110110112

 

 

  1. b) Dari Heksa dari Desimal

A6,C116 = ………..10

(untuk bilangan yang berkoma, n digit hanya dihitung dari yang didepan koma)

 

N digit = 2

A6,C116     = (10 x 16n-1) + (6 x 16n-2) + (12 x 16n-3) + (1 x 16n-4)

= (10 x 16) + (6 x 1) + (12 x 1/16) + (1 x 1/256)

= 160 + 6 + 0,75 + 0,0039

= 166,7510

 

           

Pertemuan 3

 

Sistem Memori.

  • Konsep dasar
  1. Memori merupakan pusat operasi dari sistem memori.
  • Internal → berada diluar chip prosesor. Bisa diakses langsung. Ex: RAM (penyimpanan sementara) dan ROM (penyimpanan permanen. Bisa membaca sistem komputer)
  • External → penyimpanan dalam komputer. Membantu RAM dan ROM. Ex: Disket, hardisk, flashdisk.
  1. Manajemen memori merupakan pengelolaan memori yang penting pada sistem komputer.

 

 

Memiliki nama lain komputer storage:

  • Level physical
  • Level primer
  • Level sekunder

 

  • Operasi sel memori → elemen dasar sebuah memori.

Sifat-sifat memori:

  • 2 keadaan stabil/semistabil (mempresentasikan bil biner)
  • Kemampuan ditulis (hanya sekali)
  • Kemampuan dibaca

Proses:      select → write → data in

select → read → sense

 

  • Hirarki memori → pedoman ahli untuk menyetarakan kapasitas.
  • Waktu akses : ↑fast ↓slow
  • Kapasitas : ↑besar ↓kecil
  • Jarak : ↑jauh ↓dekat
  • Harga : ↑tambah ↓kurang

 

Hubungan:

  • ↓waktu akses : ↑harga perbit (semakin lambat waktu akses, semakin tinggi harga perbit)
  • ↑kapasitas : ↓harga perbit (semakin besar kapasitas, semakin rendah harga perbit)
  • ↑kapasitas : ↑waktu akses (semakin besar kapasitas, semakin cepat waktu akses)

Semakin bawah hirarki:

  • ↓harga per bit (semakin rendah harga per bit)
  • ↑kapasitas (semakin besar kapasitas)
  • ↑waktu akses (semakin cepat waktu akses)
  • ↓frekuensi akses memori (semakin lambat akses memori)

 

Urutan hirarki dari yang terkecil sampai yang terbesar.

1) Regiter micro prosessor

2) Cache

3) Memori utama

4) Cache magnetik

5) Cakra magnetik

6) Disk magnetik

7) Cakra momtik

8) CD RW

9) DVD RW

10) Bluray disk cache

 

Tujuan hirarki memori:

1) Meningkatkan utilitas CPU

2) Data instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU

3) Efisiensi dalam memori terbatas

4) Transfer memori utama

 

 

  • Satuan memori → ukuran data. Ex: bit menunjukkan ukuran biner. Satuan terkecil dan berupa informasi. Yang terbesar adalah overbit.
  • 1 Byte      : 8 bit
  • 1 KB : 1024 Byte
  • 1 MB : 1024 KB
  • 1 GB : 109 Byte
  • 1 TB : 1000 GB : 1012 Byte

 

  • Hubungan antar memori.

Berukuran kecil, cepat, hampir sama dengan RAM.

Blok yang berisi word kembali ke CPU. Cache memori lebih cepat diakses.

 

  • Metode akses.
  • Sequential Access.

Record → unit-unit data yang diorganisasi dari memori. Aksesharusdibuatdalambentukurutan linier yang spesifik.Pita magnetikmerupakanmemori yang menggunakanmetode sequential access. Terdapatshared read/write mechanism.

 

  • Direct Access.

Setiapblokdan record memilikialamatunikberdasarkanlokasifisiknya. Aksesdilakukanlangsungpadaalamatmemori.

 

  • Random Access.

Setiaplokasimemoridipilihsecara random dandiaksessertadialamatisecaralangsung. Ex: memori utama.

 

  • Associative Access.

Jenis random akses yang memungkinkanpembandinganlokasi bit yang diinginkanuntukpencocokan. Data dicariberdasarkanisinyabukanalamatnyadalammemori. Ex: cache memori.

 

  • Tipe fisik.

Ada dua tipe fisik memori yaitu semi konduktor dan magnetik.

 

  • Karakteristik fisik.
  • Media penyimpanan volatile dan non-volatile.

Volatile memory, informasi akan hilang apabila daya listriknya dimatikan. Sedangkan Non-volatile memory tidak hilang walau daya listriknya hilang.

 

  • Media erasable dan non erasable.

Ada jenis memori semikonduktor yang tidak bisa dihapus kecuali dengan menghancurkan unit storage-nya, memori ini dikenal dengan ROM (Read Only Memory.

 

Memoriberkapasititerbatas, memoriiniberkelajuantinggidanlebihmahaldibandingkanmemoriutama.Lebihbanyak cache memory adalahlebihbaik, tetapi cache pada CPU dan hard drive tidakdapatdiupgrademenjadilebihbanyak.Selainitu cache memory menyimpan data untukaksescepat.Kelajuan cache memory jugamenjadiunsur yang penting.

 

  • SRAM (Static Ranfom Access Memory)

Berdasarkanjenistransistor :

  1. bipolar (sekarangtidakbanyakdigunakan: mengkonsumsibanyaklistriknamunsangatcepat)
  2. Complementary metal–oxide–semiconductor (CMOS) (jenis paling umum)

 

Berdasarkanfungsi :

  1. Asynchronous (independent of clock frequency, data-in and data out arecontrolledby address transistion).
  2. Synchronous (all timings are initiated by the clock rise/fall time. Address,data-inand other control signals are associated with the clock signals)

 

  • SDRAM (Synchronous Dynamic RAM)
  • SDRAM dapatdibawakekecepatan 100 MHz padasistem yang sama. Beberapamacam SDRAM:
    • PC100 RAM
      • SDRAM yang dikembangkanuntuksistem bus 100 MHz
    • PC133 RAM
      • SDRAM yang dikembangkanuntuksistem bus 133 MHz
    • ECC RAM

SDRAM yang dikembangkanuntukkebutuhan server yang memilikikinerja yang berat.

 

  • BIOS (Basic Input Output System)

BIOS merupakansistemoperasidasarpadakomputer. Didalamnyaberisi setting yang berhubungandengan hardware komputerseperti processor, memory, harddisk, VGA Card, Sound Card, keyboard, dll.

 

 

Register set

 

Register set dibagi menjadi beberapa bagian:

  1. a) Memory Access Register

Register adalah lokasi memori yang sangat cepat dalam CPU yang berfungsi untuk menyimpan hasil operasi dari CPU. Setiap komputer memiliki daftar set register register yang berbeda-beda.

Tujuan: umum dan khusus.

Sebuah set register yang penting dalam menulis memori dan membaca operasi memori.

  • Memory Data Register (MDR)
  • Memory Address Register (MAR)
  • MDR & MAR digunakan secara exclusive oleh CPU dan tidak langsung diakses oleh programmer. Dalam rangka operasi tulis dalam file lokasi memori tertentu. MDR & MAR kegunaannya:
  • Sebuah kata untuk disimpan ke dalam lokasi memori dimuat oleh CPU ke MDR.
  • Alamat lokasi dimana data tsb akan dimuat oleh CPU menjadi MAR.
  • Sebuah sinyal tulis dikeluarkan oleh CPU.

 

Fungsi untuk operasi baca:

  • Alamat dari kata tsb akan dibaca dan dimuat ke dalam MAR.
  • Sebuah sinyal baca akan dimuat oleh memori.
  • Kata yang diperlukan akan dimuat oleh memori ke dalam MDR dan setiap digunakan oleh CPU.
  1. b) Instruction Fetching Register

PC adalah register yang kontain alamat dari instruksi berikutnya yang akan diambil. Instruksi yang diambil adalah dimuat dalam IR untuk dieksekusi. Setelah instruksi sukses untuk mengambil, pc diperbaharui untuk menunjuk instruksi berikutnya yang akan dieksekusi untuk menunjuk ke instruksi sasaran cabang setelah cabang teratasi yaitu alamat target yang dikenal.

 

 

 

Pemrograman Assembly.

 

Bahasa Assembly adalah bahasa komputer yang kedudukannya di antara bahasa mesin dan bahasa level tinggi. Perbedaan dari bahasa C dan bahasa assembly yaitu jika bahasa C menggunakan kata-kata dan pernyataan yang mudah dimengerti manusia, sedangkan bahasa assembly itu menggunakan bahasa mesin dengan kode mnemonic untuk menggantikan biner. Bahasa mesin merupakan kumpulan kode biner yang merupakan instruksi yang bisa dijalankan oleh komputer. Program sumber assembly merupakan kumpulan baris perintah yang ditulis dengan program text-editor, contohnya program EDIT.COM dalam dos. Kumpulan baris perintah biasanya disimpan dengan ekstensi *.ASM. Satu baris perintah terdiri dari 4 bagian: Label, OpCode, Operand, dan Comment.

  1. Label

Label digunakan untuk memberi nama pada sebuah baris-perintah. Label diawali dengan huruf panjang label yang kurang dari 16 huruf, dan tidak boleh ada label yang kembar. Contoh: JMP PROSES.

  1. Opcode (Operation Code)

Opcode merupakan bagian perintah yang harus dikerjakan. Opcode ada dua macam, yaitu kode operasi untuk mengatur kerja mikroprosesor atau mikrokontroler, dan kode operasi untuk mengatur kerja program assemble (assembler directive).

  1. Operand

Operand merupakan bagian dari opcode. Tidak semua opcode memerlukan operand. Dalam satu opcode bisa lebih dari satu operand.

  1. Comment

Bagian komentar merupakan catatan penulis program, yang diawali dengan tanda titik-koma (semi-colon)

 

  • Cara kerja Assembly Program.
  1. Tulis program (mnemonic)
  2. Pilih alamat awal program mnemonic
  3. Assemble untuk memperoleh object code
  4. Load object code pada memori
  5. Run program