Home » Hukum » Hukum Judi Poker Menurut Undang Undang Indonesia

Hukum Judi Poker Menurut Undang Undang Indonesia

bandar ceme online

 

 

 

 

Hukum Judi Poker Menurut Undang Undang Indonesia adalah termasuk tindak pidana, namun masih saja banyak yang melakukanya. Bahkan, di jaman digital ini makin banyak saja platform judi poker. Banyak judi poker yang berbentuk aplikasi dan bisa dimainkan lewat smartphone. Selain itu, banyak juga situs judi poker yang menjamur. Walaupun pemerintah terus memblokir situs ini, tetap saja pemain bisa menembus blokade situs tersebut menggunakan VPN.

Jangan sekali-kali tergiur dengan keuntungan besar dari judi. Pelaku judi poker idpoker333 dapat dijerat dengan pasal KUHP dan UU ITE. Ancaman kurungan penjara dan denda hingga satu miliar rupiah bisa membuat kamu bukanya untung malah buntung. Berikut beberapa pasal undang undang terkait dengan judi poker.

 

pasal 303 ayat (1) KUHP

dalam pasal tersebut, disebutkan bahwa orang yang ikut serta atau bermain permainan judi, baik di tempat umum maupun di tempat yang bisa dimasuki khalayak umum, bisa diancam dengan kurungan hingga empat tahun penjara atau denda sepuluh juta rupiah.

 

Pasal 27 ayat (2) UU ITE

dalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa orang yang menyebarkan, mendistribusikan, mentransmisikan, akses informasi atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian merujuk pada kasus perjudian online.

 

pasal 45 ayat (2) UU 19/2016

orang yang menyebarkan muatan perjudian online sebagaimana dijelaskan dalam pasal 27 ayat (2) UU ITE, dapat dipidana dengan pidana penjara enam tahun dan atau denda satu miliar rupiah.

Jadi, sudah jelaskan? hukum judi poker menurut undang undang adalah pelanggaran pidana. Kalo kamu terjerumus judi online, hukuman berat pasti menanti. Tidak main main, denda hingga satu miliar dan kurungan penjara hingga enam tahun. Wah, ngeri juga ya hukumnya. Makanya, jangan mudah tergiur untuk memainkan judi poker. Baik online maupun langsung, hukumnya sama-sama ngeri. Bisa-bisa malah dijerat pasal berlapis.

Tidak hanya pemainya, tetapi Bandar nya juga bisa diciduk oleh polisi. Mulai dari yang membuat aplikasi dan server websitenya, pokoknya yang berkaitan dengan penyebaran muatan judi juga bisa dipidana.

Judi Online di Warnet di grebek polisi

Undang undang di atas gak main main lho, buktinya banyak kasus judi yang ditangkap basah di warnet. Salah satunya penggerebekan yang terjadi di warnet di bilangan Jakarta Utara pada senin malam, 13 Mei 2019. Dua orang berinisial SU dan AP sedang bermain permainan judi di warnet dikejutkan dengan penggerebekan polisi. Kedua orang tersebut juga terbukti membuka akun dan menaruh deposit di rekening Bandar judi.

Rawan Penipuan

 

Selain bisa diciduk polisi, situs judi online juga rawan penipuan. Seringkali, situs judi poker online mengharuskan pesertanya untuk membayar deposit. Besaran deposit bervariasi, bisa ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Awalnya, bandar judi poker tersebut memang menjalankan kewajibannya sesuai perjanjian. Karena percaya, pemain menaikkan depositnya. Namun, pada sewaktu-waktu, situs judi tersebut tiba tiba tutup dengan membawa deposit dari banyak pemainya. Bisa dibayangkan, berapa banyak uang yang dibawa lari dari ratusan pemain yang memasukkan jutaan uangnya.

Tentunya pemain sangat dirugikan. Karena judi poker merupakan kegiatan ilegal, tidak bisa dong melaporkan ke polisi. Jika melaporkan ke polisi, pemain yang sebenarnya menjadi korban malah bisa terkena pidana. Serba salah deh jadinya.

Ada juga yang jelas jelas dari awal sudah menipu. Pemain bisa memasukan deposito, tapi setelah bermain uangnya tidak bisa menarik uang penipuan seperti ini biasanya tergolong scam atau fraud.

 

Ketagihan yang berujung bangkrut

Judi poker online ini juga rawan manipulasi. Triknya, seolah olah pemain selalu untung di awal bermain. Pemainya jadi merasa jago dan makin ketagihan buat main judi poker.

Tetapi, setelah pemain percaya kalo dia adalah seorang pemain poker yang ahli, tiba tiba kemenangan beruntungnya berhenti. Tentu saja, karena terlanjur ketagihan dan merasa menangan, tetap saja dilanjutkan, walau sebenarnya kerugian malah makin besar.

Hasilnya, mau gak mau pemain judi poker haru gali lubang tutup lubang, alias pinjam uang sana sini. Bangkrut sudah, suram deh kalau sampai terjerat tipu daya judi poker.

Begitulah, tidak ada yang bisa menjamin kalau Bandar poker menjalankan bisnis kotornya sesuai dengan kesepakatan. Lebih baik dihindari aja, daripada terjerat kasus. hukum judi poker menurut undang undang sudah jelas menunjukkan hukuman hingga enam tahun penjara dan denda satu miliar rupiah.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Skip to toolbar