Home » hobi » Pendakian gunung sindoro

Pendakian gunung sindoro

CATPER PENDAKIAN GUNUNG SINDORO 3.153 MDPL VIA KLEDUNG

IMG_5444

PENDAKIAN MT.SINDORO 3153 MDPL.

Halooo apa kabar sobat petualang, sudah lama gak nulis catper pendakian dan saatnya untuk melanjutkan cerita pendakian gunung yang kali ini merupakan ekpedisi koplak dari sahabat-sahabat tercinta. Yuk langsung di baca.

Hari itu, Selasa 05 Januari 2016 kami dari Yogyakarta yang beranggotakan delapan personil ( saya,ulfi,alfian,kusmaidi,bekti,ilham dan mas abit ) siap untuk memulai perjalanan menuju Desa Kledung Kabupaten Temanggung. Perjalanan dimulai dari Terminal Giwangan Yogyakarta, dan rencana berangkat jam 07.00 wib, namun ada beberapa personil yang tidur lebih lama dari personil lainya. Ya, pelakuknya adalah saya sendiri dan seorang perempuan yang merupakan cikal bakal teman hidup saya hehehe.. ngarep ! dan alhasil perjalanan dimulai pada pukul 09.30 wib. setelah lumayan lama gila didalam Bus dan akhirnya kami sampai di Terminal Tidar Magelang, perjalanan kami lanjutkan dengan menggunakan Micro Bus menuju Wonosobo.

IMG_5391 - Copy

Jalur pendakian yang kami gunakan yaitu via Kledung yang terletak di perbatasan Temanggung-Wonsobo. jalur ini merupakan jalur favorit para pendaki karena letaknya yang setrategis dan pemandangan selama perjalanan yang sangat luar biasa, namun perlu di ingat gunung sindoro tidak memiliki sumber mata air, jadi disarankan untuk para pendaki agar membawa air secukupnya. Gunung sindoro ini merupakan gunung yang masih aktif dengan kawah yang sangat luas hingga mampu mendirikan wahana permainan di dalam kawahnya hehehe becanda kakaaakkk… selain puncak kawah sindoro juga memiliki puncak segoro wedi dengan luas dua kali luas stadion sepak bola gokeellll..

Pendakian kami mulai jam 14.00 wib, namun sebelumnya kami mengurus retribusi pendakian agar aman dan nyaman saat melakukan perjalanan. Berdoa dan meminta keselamatan selama perjalanan adalah ritual khusus bagi kami saat itu. Perjalanan diawali dengan melewati perumahan para warga sekitar. Dan untuk menuju pos 1 dibutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan dengan melalui track berbatu yang disusun rapi dan dikelilngi ladang pertanian yang sangat subur. Dan sekitar pukul 17.00 kami tiba di pos 1. Perjalanan di lanjutkan menuju pos 2 yang berjarak cukup jauh dan sangat melelahkan hingga membuat kami keseringan Break. Lanjut kembali dan sekitar pukul 18.30 wib kami tiba di pos 2. Di pos 2 ini kami break cukup lama karena sudah memasuki waktu Maghrib.

IMG_5400

Dari pos 2 kami lanjutkan kembali menuju pos 3 untuk bermalam dan melanjutkan summit esok pagi. Jaket, sarung tangan, headlamp sudah siap melekat ke tubuh kami dan siap pancal. Tidak tau mengapa dalam perjalanan menuju pos 3 saya dan tiga teman saya merasakan aroma mistis gunung sindoro yang masih kental akan hal-hal gaib. Batin kami menjawab ada sosok gaib yang mengikuti dan memantau perjalanan kami, ntah apa yang di inginkan namun kami tetap berfikir positif. Sangat jauh perjalanan menuju pos 3 hingga rasa pesimis mulai menghantui pikiran kami, bagaimana tidak track yang kami lalui seperti naik tebing tanpa carbbiner dan tali, ditambah lagi cuaca yang sidikit hujan dan gelap gulita. Disinilah mental dan kekompakan di uji. Dorongan semangat dari orang-orang sangat dibutuhkan. Dan alhamdulilah tepat pukul 21.00 kami tiba di pos 3. Dengan sedikit tersenyum kami pun bergegas memasak hindangan malam dan mendirikan tenda. Setelah semua kelar kami pun melanjutkan isitrahat sebelum summit esok pagi, namun satu dari delapan personil hanya saya yang masih melek, dengan tujuan baik yaitu adalah menjaga tenda dari serangan babi hutan. Perlu diketahui, sindoro memiliki babi hutan yang sangat canggih karena dapat mengatahui tenda mana yang memasak masakan mewah. Ini babi modern 2016 kak hehe jadi harus dijaga baik-baik tenda nya yaaaa..

Menjelang pagi sekitar pukul 05.00 wib kami bergegas untuk mempersiapkan perlengkapan sebelum summit menuju puncak. Dan koplaknya dari delapan personil hanya dua orang yang membawa persediaan air. Alhasil belum sampai puncak kami sudah siap pasang muka melas untuk meminta air dari pendaki lain hehe. Perjalanan menuju puncak dibutuhakn waktu sekitar 3 jam dengan melewati pos 4 dan padang edelwies. Saya dan someone berjalan lebih lambat karena ada faktor perut kami yang kurang bersahabat saat itu. Dan saya memutuskan untuk sedikit nyantai dan membiarkan teman-teman yang lain untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak.

Hati yang sedikit terganggu oleh rasa pesimis bisa sampai di puncak dengan kondisi someone yang kurang baik karena lelah hebat dan membuatnya tidur kurang lebih setengah jam di pos 4. Saya berfikir jika teman-teman yang lain bisa sampai di puncak itu hal yang saya banggakan karena mereka sudah mewakili niat saya. Keputusan untuk turun kembali ke camp hampir saja terlaksana. Namun, tuhan berkata lain saat someone terbangun dan ingin melanjutkan kembali summit attack menuju puncak, luar biasa . dan dengan semangat yang tidak pernah pudar dan dorongan dari pendaki lain akhirnya tepat pukul 10.00 kami berdiri tepat di puncak sindoro dengan ketinggian 3153 mdpl.

Bersyukur kami diizinkan bisa berdiri di puncak dengan semua rekan-rekan pendaki tak kurang dari suatu apapun. Tak lama untuk mengabadikan momentum dengan berselfie ria, kami pun bergegas turun kembali menuju camp dan langsung memasak hidangan kedua sebelum turun menuju basecamp. dan sekitar pukul 18.00 waktu magrib kami baru sampai di basecamp dengan muka melas dan dengan berjalan sedikit sempoyongan dikarenakan tulang pinggang dan bahu yang hampir mreteli hehehe. Namun semua itu menjadi pengetahuan bagi kami bahwa mendaki gunung bukan hanya kesenangan yang harus didapat namun juga sengsara yang harus dinikmati bersama.

IMG_5445

Dan pada hari itu rencana yang tadinya langsung cabut menuju jogja tertunda akibat angkutan yang akan kami pakai telah melewati batas waktu trayek, dan akhirnya kami putuskan untuk menginap semalam di basecamp sekaligus memberikan waktu santai untuk kondisi fisik kami. Semua curhatan yang terungkap di benak hati masing-masing tak mampu dijelaskan di catper ini hingga waktu menunjukan pukul 22.00 kami terlelap nyenyak. Tidak ada yang tau mimpi apa yang dirasakan saat tidur namun yang jelas mimpi dari niat kami bisa berdiri di atas puncak sindoro sudah terwujud.

Adzan subuh berkumandang, dan kami terbangun satu per satu untuk prepare packing barang bawaan kami dan bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing. Bus yang kami tunggu-tunggu akhirnya muncul dan tak disangka supiir sedikit koplak dengan gaya nyupir yang anti mainstream banget. Semua kendaraan yang ada di depan di libas rata dengan kerjasama apik dari dua kondektur yang memberikan kode tepat untuk bus menyalip lebih cepat. Dan sekitar pukul 07.30 kami tiba di Terminal Tidar Magelang untuk mengisi perut sebelum menuju Yogyakarta. Dan sekitar pukul 09.00 kami bergegas menuju jogja dan alhamduliah sampai juga di Terminal Giwangan tak kurang dari suatu apapun.

Sekali lagi. Sindoro, memberikan sebuah pengalaman yang sangat luar biasa untuk kami yang nantinya akan kami ceritakan kepada anak dan cucu kami kelak, terimakasih sindoro atas waktu dua malamnya memperbolehkan kami untuk singgah sejenak dalam mengejar sebuah impian yang layak diperjuangkan J.

 

See you the next my trip guyssss JJJJ###..

artikel diatas bisa di unduh disini

word : TRIP TO SINDORO

Word Drive: https://drive.google.com/open?id=0B7dVwE_5k5MGbThFSFZkOE0zMU0


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Skip to toolbar