Home » Arti Sahabat » Begini Asal-usul dan Sejarah Pangandaran

Begini Asal-usul dan Sejarah Pangandaran

foto-artikel-pangandaran-3_-asal-usulKabupaten Pangandaran merupakan salah satu wilayah yang terkenal dengan pariwisatanya. Diapit oleh 3 daerah, yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, Kabupaten Pangandaran menjadi tujuan wisata selama liburan oleh wisatawan dari berbagai daerah maupun yang dipilih dari luar negeri.

Dibalik mashurnya Pangandaran sebagai kawasan wisata, ternyata terbesit sejarah yang sangat penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda saat ini.

Awal mulanya sejarah Pangandaran, dahulu kala disebut desa yang bernama Desa Pananjung. Lokasi tersebut dibuka oleh dibuka dan ditempati oleh para nelayan Sunda lantaran tempat tinggal lebih nyaman untuk ditinggali dan gelombang lautnya yang kecil memudahkan para nelayan mencari ikan.

Pantai Pangandaran yang bentuknya menjorok ke laut dan tanjung inilah yang menjadi penghalang ombak besar hingga bibir pantai. Daratan tersebut, kini menjadi cagar alam yang mana hutan lindung yang dikelola oleh BKSDA Pangandaran. Selain itu, tempat ini juga menjadi tempat bersandarnya perahu nelayan, atau dalam bahasa sunda biasa disebut Andar.

Pasca lokasi yang tepat ini menjadi tempat yang nyaman dan cocok untuk mencari ikan, lebih cepat laun lokasi tersebut menjadi tempat perkampungan yang seharusnya bernama Pangandaran. Kata Pangandaran tersebut, konon berasal dari dua kata, yaitu kata Pangan dan kata Daran. Pangan menurut berbagai sumber, artinya makanan. Sementara Daran memiliki arti pendatang. Jika digabungkan dua kata tersebut, maka memiliki sumber makanan para pendatang.

Selain kata Pangandaran yang menjadi salah satu bukti sejarah awal mula orang datang ke lokasi tersebut, Desa Pananjung yang saat ini terkenal karena sebagai pusat wisata Pangandaran, juga memiliki sejarah yang dilengkapi. Konon, dulu para sesepuh lokal menyediakan nama Pananjung karena banyaknya lokasi keramat yang tersebar di beberapa tempat. Sementara bahasa, berasal dari bahasa sunda yang berbunyi Pangnanjung-Nanjungna dengan arti paling pinggiran atau paling makmur.

Seperti yang dilansir dari berbagai sumber berita Pangandaran , Pananjung adalah salah satu pusat kerajaan yang semasa dengan Kerajaan Galuh Pangauban, berpusat di Putrapinggan sekitar abad XIV masehi. Keberadaan Pananjung juga diketahui setelah berdirinya Kerajaan Padjadjaran yang berpusat di Pakuan Bogor. Pada saat itu, konon bernama Prabu Anggalarang yang sesuai dengan beberapa versi sumber yang mengandung Prabu Haur Kuning yang merupakan raja pertama Kerajaan Galuh Pangauban.

Meskipun Kerajaan Pananjung melebihi jaya karena aktivitas ekonominya yang begitu karena hasil bumi yang melimpah, namun kerajaan tersebut hancur setelah mendapatkan serangan dari para Bajo atau Bajak Laut. Pangandaran yang kaya alamnya melimpah, membuat Bajo tertarik untuk membeli hasil bumi dari lokasi tersebut. Sayangnya Kerajaan Pananjung tidak mau menjual hasil buminya ke mereka. Bukan tanpa alasan Pananjung menolak menjualnya ke Bajo, namun karena menyangkut ekonomi pada saat itu sedang dilanda paceklik atau gagal panen.

Pasca hancurnya Kerajaan Pananjung, pada tahun 1922 saat masa penjajahan Belanda yang dipimpin oleh Presiden Priangan Y. Everen, Pananjung dikembalikan lengkap dengan bintang, seperti banteng jantan, tiga ekor sapi betina dan juga rusa. Dengan kondisi alam yang mendukung dan tanaman-tanaman langka ada di Pananjung, ekosistem di wilayah tersebut dilengkapi dengan baik. Bahkan, sekitar tahun 1934 Pananjung resmi dibuat suaka alam dan marga satwa yang memiliki luas sekitar 530 hektare. Sementara pada tahun 1961 setelah ditemukannya Bunga Raflesia Padma, lokasi tersebut diubah menjadi cagar alam. ***

Keterangan Foto:

Kawasan pasir putih di objek wisata pantai Pangandaran, Jawa Barat, menjadi destinasi unggulan dan banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Foto: Istimewa

 


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Skip to toolbar