kredivo

Membeli sepeda motor secara kredit memang menjadi pilihan utama bagi kaum urban yang ingin berhemat dari segi ongkos transportasi. Sepeda motor dianggap sebagai alat transportasi jarak pendek yang murah, hemat bensin dan andal untuk menerobos kemacetan.

Tidak mengherankan jika angka kredit motor dari tahun ke tahun semakin meningkat apalagi jika ada produk sepeda motor terbaru. Jika ditotal secara keseluruhan, data penjualan motor di tahun 2018 mencapai 6.3 juta unit. 

Besarnya potensi penjualan motor secara kredit, semakin memperbesar pula risikonya. Bukan hanya legalitasnya tapi juga dari sisi finansial diri apakah bisa menyelesaikan kredit hingga akhir tempo atau tidak. 

Oleh karena itu, simak dulu tips aman beli motor secara kredit berikut ini: 

  1. Menghitung cicilan kredit dengan kemampuan

Salah satu cara paling sederhana apakah kondisi keuangan memungkinkan adalah dengan menghitung rasio cicilan dengan penghasilan bulanan. Idealnya, cicilan motor tidak boleh lebih dari 30% dari penghasilan bulanan. Apalagi jika sudah ada cicilan atau kredit lainnya.

Supaya lebih mudah “bernafas”, lebih baik selesaikan dulu sisa kredit yang ada. Barulah kemudian mengajukan kredit yang baru sehingga lebih aman dan leluasa dalam mengalokasikan dana bulanan untuk semua hal yang dibutuhkan.

  1. Memilih perusahaan leasing yang sudah terdaftar di OJK

Sama halnya ketika memilih perusahaan pinjaman online, kamu juga perlu waspada dengan diler atau perusahaan leasing yang belum terdaftar di OJK. Pastikan bahwa perusahaan pembiayaan motor yang kamu pilih sudah terdaftar di OJK. Dengan begitu ada kepastian hukum jika terjadi hal yang tidak diinginkan. 

  1. Pahami bunga dan denda

Beda perusahaan leasing ataupun beda diler sudah pasti punya aturan bunga dan denda yang berbeda. Perbedaannya terletak pada besarannya apakah menggunakan bunga batas atas atau bunga batas bawah. Jangan ragu untuk membandingkan antara perusahaan yang satu dengan yang lain. Bahkan kamu juga bisa mencari opsi dari kredit motor syariah yang umumnya memberikan bagi hasil yang lebih terjangkau.

  1. Sesuaikan tenor dengan kondisi finansial

Jika kemampuan finansial tidak mencukupi sementara kebutuhan kendaraan transportasi lebih tinggi, maka kamu bisa menyesuaikan dengan tenor sesuai dengan kemampuan finansial. Kredit sepeda motor seperti ini bisa dianggap sebagai utang produktif karena membantu kamu mencari nafkah. Lain lagi jika hanya digunakan untuk touring yang sifatnya hanya untuk memenuhi hobi.

  1. Pastikan semua surat resmi diberikan saat akad kecuali BPKB

Selain memastikan mengajukan kredit motor dari perusahaan yang sudah terdaftar di OJK. pastikan bahwa surat-surat yang didapatkan benar-benar resmi. Hal ini perlu ditegaskan lagi apabila membeli kendaraan bekas atau seken. Surat-surat kendaraan yang umumnya wajib disertakan adalah STNK, Faktur Pembelian dan BPKB.

Jika status kendaraan adalah kendaraan kredit, maka BPKB akan ditahan oleh perusahaan leasing sampai cicilan lunas. Namun, jika membeli kendaraan seken atau bekas, pastikan semuanya asli, lengkap dan terdaftar di database POLRI. Kamu bisa mengecek surat-surat kendaraan secara online untuk memastikan kebenaran datanya.

Jika ada sepeda motor kenalan atau milik kerabat yang dijual murah karena sedang butuh uang, bisa kamu pertimbangkan untuk membelinya. Selama kamu paham kondisi mesin motor, tidak ada salahnya kok membeli motor bekas atau motor seken.

Soal dana pembelian motor bekas, lebih baik bayar lunas saja. Cicilnya bisa lewat Kredivo. Prosesnya lebih mudah, cepat dan bisa langsung dibayarkan kepada penjual. Motor yang dijual dalam kondisi pemilik butuh uang, biasanya dijual dengan harga lebih rendah di bawah pasaran.

Yuk, Pelajari Syarat Ajukan Kredit Lewat Kredivo

Jika tertarik mau mengajukan pinjaman uang untuk pembelian sepeda motor seken, pastikan terdaftar sebagai member Kredivo dulu ya. 

Daftar lewat aplikasi dan penuhi persyaratan berikut sebelum mendaftar.

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun.
  • Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Setelah syarat tersebut terpenuhi, barulah unduh aplikasi Kredivo lewat App Store maupun Google Play Store untuk melakukan pendaftaran dengan langkah yang mudah.

Pinjam Dana Lewat Kredivo, Berapa Bunganya?

Pinjaman yang ditawarkan Kredivo adalah pinjaman tanpa agunan serta dapat digunakan untuk apa saja, termasuk membeli sepeda motor seken yang kondisinya masih bagus. Pembelian sepeda motor yang digunakan untuk usaha atau bekerja, toh sama saja dianggap utang produktif karena bisa menghemat pengeluaran biaya transportasi harian.

Tidak perlu khawatir mengajukan pinjaman melalui Kredivo, karena Kredivo sudah terdaftar di OJK dengan nomor registrasi S-236 / NB.213 / 2018 atas nama PT FinAccel Digital Indonesia.

Kredivo memberikan bunga pinjaman 2,95% per bulan. Bunga tersebut sangat terjangkau. Ada dua pinjaman yang ditawarkan yaitu pinjaman mini dan pinjaman jumbo. Keduanya hanya berbeda di plafon saja meskipun pada dasarnya kredit limit yang diberikan Kredivo bisa mencapai Rp30 juta. Sangat cukup jika motor yang mau dibeli harganya berkisar di bawah Rp10 jutaan. Artinya masih affordable dengan kredit limit yang disediakan.

Pinjaman dikenakan biaya administrasi sebesar 6% hanya untuk produk pinjaman tunai saja. Baik itu produk pinjaman jumbo maupun pinjaman mini. Biaya administrasi ini hanya dikenakan satu kali, dihitung dari jumlah keseluruhan pinjaman dan akan dipotong di muka.

Daftar sekarang lewat aplikasi Kredivo. Unduh aplikasinya secara resmi lewat situs Kredivo atau Google Play Store dan App Store.