Tips menjadi senior yang dihormati – Belum lama ini, kamu pasti sudah menjumpai beberapa mahasiswa baru di kampus. Selain itu, ada banyak aktivitas kampus yang biasanya wajib diikuti oleh mahasiswa baru. Umumnya mereka akan diberikan tugas yang cukup banyak di masa orientasi atau pengenalan kamus. Dari sinilah mahasiswa baru diwajibkan berkomunikasi baik dengan beberapa dari seniornya sebagai salah satu tugas. Lalu, bagaimana sebenarnya menjadi senior yang baik, dihormati, dan menjadi senior favorit di kampus? Berikut ulasannya!

  1. Tegas Boleh, Tapi Jangan Terlalu Galak!

Bisa jadi, kamu saat ini termasuk salah satu panitia ospek mahasiswa baru. Di sinilah kamu akan berjumpa dengan para junior. Kebanyakan senior biasanya memilih bersikap galak di hadapan para juniornya. Jika ada junior yang secara tak sengaja melakukan hal yang salah, maka senior pun langsung memarahinya.

Bersikap tegas pada mahasiswa baru sekaligus pada para junior memang perlu dilakukan. Akan tetapi, tidak berarti kamu harus menakut-nakuti mereka dengan ucapan-ucapan kasar atau membentak sehingga dapat menumbuhkan rasa takut bagi para junior. Sebaiknya cukup dengan teguran saja, sudah bisa mengarahkan para junior atau mahasiswa baru ke arah lebih baik.

Kita sebagai para senior sudah seharusnya dapat membimbing mahasiswa baru dan memperkenalkan bagaimana sebenarnya kehidupan perkuliahan supaya mereka pun lebih siap untuk menjalani kuliah. Selagi masih menjadi mahasiswa jangan lupa terus belajar berkomunikasi dan menulis tapi kamu juga harus mengetahui struktur kalimatnya ya seperti mengenal terlebih dahulu unsur kalimat SPOK

  1. Jangan Terlalu Gengsi Dengan Mahasiswa Baru

Untuk Kamu yang tak aktif dalam kegiatan ospek, tidak berarti kamu dapat bersikap acuh dan cuek pada junior. Tak jarang banyak mahasiswa senior yang enggan bahkan hanya untuk memberikan senyuman sekalipun pada junior walaupun mereka menyapa lebih dulu. Kamu juga sebaiknya jangan terlalu jaim di hadapan para junior sehingga terkesan menjaga jarak. Perlu diingat jika para mahasiswa baru akan selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik bersama para seniornya. Karena itu, tidak seharusnya Kamu bersikap “jual mahal” kepada mereka.

Untuk menjadi senior yang dihormati sebaiknya buang rasa gengsi pada mahasiswa baru. Apalagi jika kamu mahasiswa semester atas yang mengulang mata kuliah tertentu di semester awal, tentu saja akan membutuhkan bantuan junior.

  1. Eksis di Setiap Organisasi Boleh Saja, Asalkan Kuliah Tidak Terlupakan

Kamu tentu pernah mengalami hal seperti ini, ketika menjadi salah satu mahasiswa baru, melihat ketua BEM memberikan pidato. Namun saat melihat NIM-nya, langsung ilfil sebab ketua BEM tersebut ternyata mahasiswa abadi di kampus. Hal ini tentu saja bukan hanya image-nya yang jelek, namun memberikan peringatan pada kita bahwa dengan mengikuti organisasi kemahasiswaan bisa membuat kuliah terhambat. Jika sudah sering aktif dalam kegiatan kamus, maka sebaiknya seimbangkan antara kegiatan kampus dengan perkuliahan agar tidak terbengkalai.

  1. Jangan Bangga Sebagai Senior Paling Ditakuti Mahasiswa Baru

Alih-alih menjadi senior yang dihormati, tapi kamu saja sudah merasa bangga sebagai salah satu senior paling ditakuti di kampus. Patutkah merasa bangga menjadi senior paling galak? Dengan begitu, justru para junior Kamu bukan bersikap segan, tapi takut. Kewibawaan senior tentu akan lebih dihargai dibandingkan menjadi senior galak di depan para junior. Bahkan, kamu lebih gampang melekat di hati mahasiswa baru saat Kamu bisa berperan sebagai teman bagi mereka. Misalnya saja, Kamu tidak pelit membagikan ilmu saat ditanya, meminjamkan catatan kuliah atau buku kuliah, serta membantu mereka beradaptasi dengan dunia kampus.

Itulah beberapa tips menjadi senior yang dihormati, dengan begitu kamu bisa menjalin hubungan baik dengan para junior di kampus! Dan jangan menyia-nyiakan waktumu selagi muda, manfaatkan dengan belajar kemampuan soft skills di tambahpinter.com