Teknologi semakin canggih, dimana berbagai perangkat memerlukan energi berupa aliran listrik agar dapat digunakan. Tanpa adanya aliran listrik, kemungkinan besar manusia tidak bisa melanjutkan berbagai aktifitasnya. Peranannya yang sangat penting bagi kehidupan sehari hari, tampaknya mempelajari beberapa hal yang berbau listrik seperti rangkaian listrik. Untuk mengenalnya lebih dalam, simak ulasan berikut.

Mengenal Lebih Dekat dengan Rangkaian Arus Listrik

Arus listrik juga bisa disebut sebagai elektron yang mampu bergerak di sepanjang jalur. Yang dimaksudkan jalur disini adalah konduktor seperti tembaga, perak, dan juga aluminium. Dimana simbol arus listrik disimbolkan sebagai ā€œIā€ dengan alat ukur arus listrik bernama Amperemeter. Selain itu, voltage atau tegangan disebut sebagai perbedaan potensial listrik yang terjadi antara titik rangkaian arus listrik bersimbolkan ā€œVā€ dengan alat ukur tegangan bernama Voltmeter.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa rangkaian arus listrik, merupakan jalur atau sambungan yang akan menjadi media bagi elektron agar dapat mengalir. Sedangkan jalurnya sendiri, terdiri dari beberapa elemen ataupun komponen listrik yang kemudian dihubungkan dengan cara tertentu. Sedangkan rangkaiannya sendiri, terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda.

Beberapa Jenis Arus Listrik

Setidaknya ada beberapa jenis rangkaian listrik yaitu rangkaian seri, rangkaian paralel, serta rangkaian campuran. Dari ketiga jenisnya, rangkaian seri disebut sebagai rangkaian paling sederhana dan praktis. Pasalnya komponen rangkaian seri hanya disusun secara berderet atau sejajar dengan satu jalur aliran listrik saja. Dengan kata lain, kabel penghubung yang digunakan pada seluruh komponennya tidak bercabang.

Uniknya, arus listrik yang mengalir pada setiap rangkaiannya akan sama besar. Dengan begitu, setiap komponen yang dipasang akan mendapatkan arus yang sama. Sayangnya jika ada satu saja jalan yang dilalui terputus, maka rangkaiannya tidak dapat berfungsi seperti biasanya. Bahkan beda tegangan di setiap komponen yang telah terpasang, maka akan memiliki nilai berbeda pula.

Berbeda dengan rangkaian seri yang hanya memiliki satu jalur, pasalnya rangkaian paralel memiliki cabang sehingga tampak lebih rumit. Meski terkesan lebih komplek, uniknya semua komponen akan mendapatkan tegangan yang sama besar. Bahkan hambatan totalnya terasa lebih kecil daripada hambatan di setiap komponen penyusunnya. Setiap kabel penghubung umumnya memiliki cabang, yang berarti ada beberapa jalan yang akan dilalui arus.

Sedangkan rangkaian campuran, berarti susunannya menggabungkan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel sekaligus. Untuk menggunakan rangkaian listrik satu ini, maka proses perhitungan matematisnya sedikit berbeda karena rangkaiannya lebih kompleks lagi. Ada baiknya, silahkan hitung hambatan total pada rangkaian paralelnya sebelum menjumlahkan hambatan yang dimiliki oleh rangkaian serinya. 

Contoh Rangkaian Sebuah Aliran Listrik di Kehidupan Sehari Hari

Contoh penggunaan lantai seri, salah satunya dapat ditemukan pada perangkat elektonik rumah tangga seperti setrika. Sadar atau tidak, di dalam setrika terdapat rangkaian seri untuk mengontrol temperatur suhu yang harus dikeluarkan. Lampu tumblr juga merupakan salah satu penerapan rangkaian seri, pasalnya benda tersebut hanya dilengkapi dengan satu tombol switch yang berfungsi untuk menyalakan atau mematikan lampunya.

Sedangkan penggunaan rangkaian paralel umumnya diterapkan pada instalasi listrik hunian. Benar, setiap rumah atau bangunan yang ditinggali manusia umumnya menggunakan rangkaian listrik paralel. Ketika satu tombol dimatikan, maka lampu lain akan tetap menyala dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Penerapan rangkaian paralel juga bisa ditemukan pada distribusi listrik, yang berasal dari PLN ke beberapa rumah rumah.

Di dalam sebuah atom, elektron akan tampak mengelilingi inti atom yang terdiri dari proton dan neutron. Karena elektron sangat berlawanan dengan proton, maka keduanya akan menciptakan gaya tarik menarik. Ketika satu tempat terdapat lebih dari satu atom, kemungkinan elektron akan berpindah dari satu atom ke lainnya. Saat proton dan elektron berpindah dalam waktu cepat, secara tidak langsung menghasilkan listrik. 

Sumber : Bacaboy.com