Bahan-bahan Yang Digunakan Jasa Arsitek Dalam Menentukan Biaya

Bahan-bahan Yang Digunakan Jasa Arsitek Dalam Menentukan Biaya! Ketika kamu ingin membuat hunian, entah itu untuk rumah pribadi, rumah jual, perusahaan, dan lain sebagainya, sudah pasti harus memakai jasa desain yaitu seorang arsitek. Mengapa harus menggunakan jasa? Tentu saja agar setiap hunian yang akan dibangun sudah terkonsep secara matang.

Jasa Arsitek

Jasa Arsitek

Lalu, apakah jasa arsitek ini gratis atau bayar? Tentu saja kamu harus mengeluarkan biaya jika menggunakan jasa ini. Cara untuk menghitung biaya agar bisa menggunakan jasa ini, biasanya memakai hitungan per meter persegi. Meski tidak semua jasa menggunakan cara ini, tetapi kebanyakan dari jasa menggunakannya. Selain cara per meter persegi, adapula sesuai dengan persentase dari RAB. RAB adalah Rencana Anggaran Biaya.

Ada biaya jasa ini sesuai dengan biaya kontruksi bangunan. Berikut ini merupakan ulasan mengenai bahan-bahan yang digunakan oleh jasa dalam menentukan biaya. Yuk disimak ulasan di bawah ini!

Bangunan Khusus

Jasa arsitek mememakai bangunan khusus ini untuk membuat hunian yang dipakai oleh pemerintahan. Bangunan khusus Karena dipakai oleh pemerintahan, maka biaya pembangunannya pun ditanggung oleh pemerintah juga. Hal ini sudah tercantum di dalam Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

Bangunan Sosial

Bangunan sosial merupakan bangunan-bangunan yang dibuat memang bukan untuk hal yang sifatnya komersil. Contohnya seperti tempat ibadah, misalnya gereja, masjid, rumah yatim piatu, dan bangunan-bangunan non komersial lainnnya. Luas maksimum untuk bangunan ini adalah 250 meter persegi. Adapula bangunan hunian untuk tempat tinggal, maksimum luasnya yaitu 36 meter persegi.

Bangunan Kategori 1

Bangunan dengan kategori 1, jasa arsitek akan menyediakan Bangunan yang sederhana, dengan kompleksitas, dan tidak memiliki kesulitan tinggi. Contoh untuk tipe hunian yaitu seperti hostel atau asrama. Untuk contoh tipe industri misalnya bengkel dan gudang. Sedangkan untuk tipe bangunan komersial, contohnya adalah bangunan yang tidak bertingkat, atau tempat parkir.

Bangunan Kategori 2

Pada bangunan kategori 2, merupakan bangunan yang mempunyai kompleksitas, karakter, serta tingkat kesulitan yang masih sesuai dengan rata-rata. Contoh tipe hunian untuk bangunan ini adalah kondominium, apartemen, dan komplek-komplek perumahan. Sedangkan untuk tipe industri, contohnya seperti gardu listrik, pabrik, gudang pendingin.

Bangunan Kategori 3

Untuk bangunan dengan kategori 3, jasa arsitek akan membuat gedung atau bangunan yang memiliki kompleksitas, karakter dan tingkat kesulitan yang di atas rata-rata atau tinggi. Contoh untuk tipe hunian yaitu rumah tinggal. Karena seperti yang kita tahu, setiap orang menginginkan rumah tinggal yang nyaman dan sesuai dengan keinginan masing-masing. Maka dari itu, wajar saja jika untuk kompleksitas, karakter, dan tingkat kesulitannya akan tinggi.

Nah, untuk kamu yang hendak menggunakan jasa arsitek, kamu harus bisa menggolongkan terlebih dahulu jenis bangunan yang hendak kamu buat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *