Liburan Seru di Amed dan Sekitarnya

Liburan Seru di Amed dan Sekitarnya

Mau ke Amed? Sejak tiba di Bandara Ngurah Rai, Bali, langsung akses situs Omocars.com untuk pilihan transportasi terbaik. Tidak terlalu lama menunggu mobil pilihanmu akan diantarkan di bandara dan kamu bisa langsung berangkat ke Amed.

Perjalanannya cukup lama sekitar 2 jam lebih bermobil. Namun sepadan dengan apa yang akan kamu dapatkan di Amed: tempat wisata yang seru, indah, dan tenang.

Kamu bisa stay di Amed dan menggunakaan tempat ini sebagai titik tolak ke tempat wisata di sekitarnya. Amed sendiri enak untuk ditinggali selama liburan, pantainya cukup banyak dan kehidupan desa nelayannya masih sangat terasa.

Melihat Sunrise di Gunung Agung

Gunung tertinggi di Bali ini bukan buat pendaki pemula. Untuk mengejar sunrise, pendakian akan dimulai dari jam 11 malam dengan titik berangkat di Pura Pasar Agung. Pendakiannya memakan waktu 4 jam lebih.

Perlengkapan yang wajib kamu bawa di antaranya senter dan baju hangat/jaket. Karena pendakian dilakukan saat hari masih gelap dan hawa di gunung dingin sekali.

Menyelam dan Snorkeling

Pantai-pantai di Amed mempunyai beberapa spot yang bagus untuk menyelam atau snorkeling. Di antaranya adalah kapal Jepang yang karam dan Pura Bawah Air. Karangnya bagus-bagus juga ikan laut tropis yang berenang di sekitarnya.

Untuk menyelam dan snorkeling kamu bisa menghubungi beberapa agen wisata menyelam setempat.

Memancing di Awal Pagi

Kamu bisa ikut acara memancing yang dimulai dari jam lima pagi, dimana perahu akan berangkat meninggalkan pantai menuju laut. Jangan khawatir jika kamu tidak mendapat ikan seekor pun, karena pengalaman memancingnya sendiri sudah menyenangkan. Belum lagi pemandangannya, matahari terbit dari balik gunung Agung di kejauhan dan sinarnya perlahan mulai menyebar ke penjuru pulau.

Tapi kalau kamu menangkap ikan, nelayan pemandumu setibanya di pantai akan membersihkannya dan memanggangnya untukmu.

Istana Air Tirta Gangga

20 menit dari Amed ada sebuah kompleks istana yang dimiliki oleh keluarga kerajaan Karangasem. Dibangun pada 1946 kompleks istana ini mempunyai kolam dan air mancur yang dikelilingi taman tropis, patung, dan jembatan.

Kolamnya mempunyai jalan batu dan kamu bisa memberi makan ikan-ikan koi yang hidup di dalamnya. Jalan batu ini juga menjadi tempat favorit untuk berfoto karena memang view nya unik dan menarik.

Istana Air Ujung

Istana ini dibangun pada 1901 sebagai perluasan sebuah kolam yang sudaha ada lebih dulu. Desainnya dibuat oleh arsitek Belanda dan Cina, itulah sebabnya Istana Air Ujung mempunyai arsitektur perpaduan antara Eropa dan Bali. Dulu istana ini berada di tanah seluas 400 hektar namun kini tinggal 10 hektar sebab tanahnya dibagi-bagikan ke rakyat.

This entry was posted in Hobby.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *