Proses Pembuatan Jalan Beton

By | July 5, 2018

Proses Pembuatan Jalan Beton – Dalam merencanakan desain konstruksi jalan beton berbeda dengan merencanakan desain konstruksi gedung maupun bangunan lainnya. Hal ini karena memang kebutuhan antara pembuatan jalan beton dan gedung berbeda.

Jika pada konstruksi bangunan gedung yang diandalkan hanya pada kekuatan pondasi saja, lain halnya pada jalan, yang paling penting pada konstruksi jalan beton ini adalah kesetabilan tanahnya. Nah bagi anda yang merasa belum paham proses konstruksi jalan beton dari awal, kali ini kami akan membahasnya khusus untuk anda.

Berikut ini adalah 5 langkah tahap persiapan dalam membuat jalan beton yang baik dan benar. Lima tahapan ini wajib diikuti jika pembuatan jalan dimulai dari nol atau dimulai dari pembukaan jalan baru. Lebih jelasnya silahkan di simak ulasannya.

Langkah – 1 (Pembukaan lahan)
Pembukaan lahan jalan baru pada tanah yang tidak rata memerlukan alat berat khusus seperti bull dozer untuk mempercepat proses perataan lahan. Tanah yang baru dibuka untuk pembangunan jalan beton ini harus dipadatakan terlebih dahulu dengan mesin roller agar tanah menjadi padat tidak labil dan tidak mudah berubah – ubah. Cara pemadatan yang baik adalah dengan memercikkan air satu malam sebelumnya.

Langkah – 2 (Pemadatan lahan)
Pada tahap selanjutnya adalah pemadatan lahan dengan menyebar batu – batu makadam 5 – 7 atau batu kapur / limestone ukuran 10 sampai 30 cm pada tanah yang telah selesai dipadatkan tadi. Kemudian setelah disebar material tadi, dipadatkan kembali dengan mesin roller yang bertujuan agar jalan cor beton nantinya tahan terhadap tekanan beban dan pergeseran tanah. Setelah itu sebarkan kembali basecose atau sirdam atau sirtu urug (campuran pasir dan batu) untuk menghasilkan permukaan yang lebih padat.

Langkah – 3 (Pemasangan bekisting)
Desain bekisting untuk cor jalan beton tidak serumit desain bekisting untuk cor dak atau kolom. Pada pengecoran jalan ini bekisting hanya diperlukan untuk menahan adukan cor pada samping kiri dan kanan jalan saja. Yang perlu diperhatikan adalah ketebalan coran yang harus sama antara kedua sisi jalan. Ukuran tebal standar pada jalan beton ± 15 s/d 25 cm.

Langkah – 4 (Pemasangan tulangan besi)
Setelah bekisting selesai dipasang, selanjutnya proses merangkai tulangan besi, namun sebelumnya beri alas pelastik cor terlebih dahulu. Untuk tulangan beton jalan ini jenis besi yang dipakai baiknya menggunakan besi ulir jangan menggunakan besi polos dan antara sambungannya tidak hanya di ikat dengan behel tapi lebih baiknya dilas.

Langkah – 5 (Pemesanan beton ready mix)
Tahapan terakhir dari 5 Tahapan Kontruksi Dasar Jalan Beton adalah memesan cor beton pada jasa supplier cor beton yang terpercaya. Jika anda memesannya dari kami, Anda bisa menghubungi kami 3 hari sebelum proses pengecoran atau meminta tim kami survey ke lokasi terlebih dahulu.

Langkah – 6 (Pengecekan kekuatan beton)
Setelah dicor dan kering maka selanjutnya beton akan diukur kekuatannya dengan mengukur tingkat kekerasannya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa jalan beton sudah siap dilewati kendaraan bahkan kendaraan berat sekalipun. Pengujian dilakukan menggunakan bantuan alat uji NDT yang dapat digunakan untuk menguji kekerasan dari sebuah beton jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *