Seni Budaya Indonesia yang Mendunia

Seni Budaya Indonesia yang Mendunia – Indonesia memiliki beragam suku bangsa, ditampilkan lebih dari 1430 suku bangsa menurut data sensus BPS tahun 2010. Hal ini membuat Indonesia kaya akan keberagaman dan seni. Setiap suku memiliki ciri khas masing-masing dan juga memiliki ciri khas yang berbeda di setiap suku.

Budaya

Budaya

Batik

Menurut informasi batik Indonesia, termasuk juga Budaya, teknik, serta pengembangan motif dan teknologinya, telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009. Saat itu, setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia selalu memperingati Hari Batik Nasional.

Awalnya, batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh mantan Presiden RI, Soeharto, yang menggunakan batik pada Konferensi PBB. Batik sendiri sebenarnya tidak hanya identik dengan kain atau pakaian dengan motif-motif dibuat melalui teknik pewarnaan tradisional. Jangan lupa kunjungi juga tautan pewartanusantara.com.

Angklung

Angklung adalah alat musik multitortal (bernada ganda) yang dikembangkan secara tradisional dalam masyarakat. Berbahasa sunda di pulau Jawa bagian barat. Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi tergantung oleh benturan badan pipa bambu).

Seperti apa Seni Budaya Indonesia yang Mendunia?

Menghasilkan menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2,3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran kecil. Angklung Indonesia ini telah mendapat pengakuan resmi dari UNESCO sebagai bagian dari warisan budaya. Tak benda atau warisan budaya takbenda. Untuk info lainnya kunjungi juga tautan https://pewartanusantara.com/etika-protestan-dan-semangat-kapitalisme-buah-karya-monumental-max-weber-sang-bapak-sosiologi-agama/ ini.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Online Secara Gratis

Wayang

Seni pertunjukan asli dari Indonesia yang berkembang di Pulau Jawa dan Bali sudah dikenal sejak beratus-ratu tahun yang lalu. Prasasti Balitung yang ada sejak abad ke-4 membuktikan tentang memahami wayang pada saat itu, dengan catatan “galigi mawayang”. Dalam perkembangannya, ada beberapa jenis wayang.

Seperti Budaya wayang kulit, wayang golek, hingga wayang orang, dengan cerita yang semakin berkembang pula. Pada tanggal 7 November 2003, UNESCO juga telah mengakui wayang sebagai salah satu seni bertutur senior Indonesia dalam daftar “Karya Agung Warisan Budaya Manusia dan Lisan”.