Loading...
X

Kebiasaan Lebaran di Majalengka

Assalamualaikum Wr, Wb.

Ketemu lagi di Blog Kece masa kini, pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan kebiasaan apa saja yang saya lakukan dan keluarga saya pada lebaran kemarin Cekkidot…

Membersihkan Makam

Kebiasaan ini ada yang dilakukan secara massal oleh warga sekampung ada pula yang dilakukan perorangan. Menurut keterangan Iah, Omang, Oom, dan Enok, warga yang ditemui di Tempat Pemakamam Umum Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, membersihkan makam leluhur dilakukan turun temurun dengan cara membersihkan sampah dedaunan dan rumput yang tumbuh di sekitar makam..

Dengtan begitu, saat berziarah pada hari Lebaran, lingkungan makam yang diziarahi menjadi bersih. Sampah-sampah tersebut kemudian dibakar di sekitar lokasi. Ada pula yang mengecat makam menggunakan cat dengan warna-warna yang cerah seperti hijau, biru, atau perak.

img20180618134145

Makan Ketupat

Lebaran di Majalengka sudah bisa menikmati ketupat saat hari H, sementara di Jawa Timur masih menunggu sekitar satu minggu setelah hari raya Idul Fitri berlangsung. Perbedaan di sana-sini tentu bukan untuk memburukkan yang satu dan mengunggulkan yang lain. 

Sungkeman

Tradisi ini dilakukan dalam rangka bermaaf-maafan dengan anggota keluarga. Biasanya dilakukan setelah shalat Idul Fitri. Dan dimomen ini merupakan momen paling sedih di Hari Raya Idul Fitri dimana kata saling meminta maaf kepada anggota keluarga khusunya kepada orang tua.

Mungkin itu kebiasa yang dilakukan oleh keluarga dan warga majelengka lakukan Terimakasih…. 😀 😀 😀

img20180618073243

 

Leave Your Observation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Skip to toolbar