Category: Bimbingan dan Konseling

Konselor Islami

Bimbingan Konseling Islam

konselor-islami

“Tiadakah mereka melakukan perjalanan di muka bumi, sehingga mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka merasa, dan mempunyai telinga yang dengan itu mereka mendengar?Sungguh, bukanlah matanya yang buta, tetapi yang buta ialah hatinya, yang ada dalam (rongga) dadanya.” (Al Hajj : 46)

            Pendidikan agama harus diimulai dari rumah tangga, sejak si anak masih kecil. Pendidikan tidak hanya  berarti memberi pelajaran agama kepada anak-anak yang belum lagi mengerti dan dapat menangkap pengertian-pengertian yang abstrak. Akan tetapi yang terpokok adalah penanaman jiwa percaya kepada Tuhan, membiasakan mematuhi dan menjaga nilai-nilai dan kaidah-kaidah yang ditentukan oleh ajaran agama.

            Menurut pendapat para ahli jiwa, bahwa yang mengendalikan kelakuan dan tindakan seseorang adalah kepribadiannya. Kepribadian tumbuh dan terbentuk dari pengalaman-pengalaman yang dilaluinya sejak lahir. Bahkan mulai dari dalam kandungan ibunya sudah ada pengaruh terhadap kelakuan si anak dan terhadap kesehatan mentalnya pada umumnya. Dengan memberikan pengalaman-pengalaman yang baik, nilai-nilai moral yang tinggi, serta kebiasaan-kebiasaan yang sesuai dengan ajaran agama sejak lahir, maka semua pengalaman itu akan menjadi bahan dalam pembinaan kepribadian.

            Dengan demikian, pendidikan Agama Islam berperan membentuk manusia Indonesia yang percaya dan takwa kepada Allah SWT, menghayati dan mengamalkan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-sehari, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.

“Dan demi nafs dan yang menciptakannya, maka diilhamkan-Nya kepada jiwa tersebut  kefasikan dan ketakwaanya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan merugilah orang yang mengotorinya” (Asy-Syam:7-10)

  1. Ajaran Islam Yang Berkaitan Dengan Bimbingan Konseling

Bebicara tentang agama terhadap kehidupan manusia memang cukup menarik, khususnya Agama Islam. Hal ini tidak terlepas dari tugas para Nabi yang membimbing dan mengarahkan manusia kearah kebaikan yang hakiki dan juga para Nabi sebagai figure konselor yang sangat mumpuni dalam memecahkan permasalahan (problem solving) yang berkaitan dengan jiwa manusia, agar manusia keluar dari tipu daya syaiton. Seperti tertuang dalam ayat berikut ini :

“Demi masa. Sungguh manusia dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman dan melakukan amal kebaikan, saling menasehati supaya mengikuti kebenaran dan saling menasehati supaya mengamalkan kesabaran”. (Al-Ashr :1-3)

Dengan kata lain manusia diharapkan saling memberi bimbingan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas manusia itu sendiri, sekaligus memberi konseling agar tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi perjalanan kehidupan yang sebenarnya.

Artikel lengkapnya bisa di download disini

Gambarnya disini

INI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

Sejarah UAD

Sejarah Singkat

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merupakan pengembangan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Yogyakarta.  IKIP Muhammadiyah Yogyakarta sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi merupakan pengembangan FKIP Muhammadiyah Cabang Jakarta di Yogyakarta yang didirikan pada 18 November 1960. FKIP Muhamadiyah merupakan kelanjutan kursus BI Muhammadiyah di Yogyakarta yang didirikan tahun 1957, pada waktu itu kursus BI memiliki Jurusan Ilmu Mendidik, Civic Hukum dan Ekonomi.

Pada 19 Desember 1994 dengan Surat Keputusan (SK) Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No : 102 /D0/1994 ditetapkan bahwa IKIP Muhamadiyah Yogyakarta beralih fungsi menjadi Universitas Ahmad Dahlan.

Sejarah Kepemimpinan

Pergantian pimpinan/rektor dari sejak 1960 sampai dengan saat ini :

  • Prof. Faried Ma’roef, 1960 – 1972
  • H. Muhammad Wazil Azi, S.H., 1972 sampai 1982
  • Drs. H. Ali Warsito, 1982 – 1984
  • Prof. Drs.R.H.Sukirin, 1982 – 1990
  • Prof. Dr. H. Noeng Muhadjir, dirintis pengembangan IKIP Muhamadiyah menjadi Universitas Ahmad Dahlan, 1990 – 1995
  • Prof. Dr. H. Noeng Muhajir, 1995 – 1999
  • Prof. Dr. H. Sugiyanto, S.U., 1999 – 2003
  • Prof. Dr. H. Sugiyanto, S.U., 2003 – 2007
  • Drs. H. Kasiyarno, M.Hum., 2007 – 2011
  • Dr. H. Kasiyarno, M.Hum., 2011 – 2017

Universitas Ahmad Dahlan Kampus 1

Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan berada di Jalan Kapas No. 9 Semaki 55166.  Pimpinan Universitas menjalankan rutinitasnya di kampus ini.  Kampus 1 terletak sangat dekat dengan ruang publik Stadion Mandala Krida serta pusat pemerintahan Kotamadya Yogyakarta.

gedung-uad-kampus-1

Universitas Ahmad Dahlan Kampus 2

Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan berada di Jalan Pramuka No. 42 Sidikan 55161.  Kampus ini terletak tidak jauh dari titik-titik strategis Kotamadya Yogyakarta seperti pusat perbelanjaan dan hiburan keluarga XT Square, serta terminal Giwangan.

universitas-ahmad-dahlan-campus-2-a

Universitas Ahmad Dahlan Kampus 3

Kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan berada di Jalan Prof. Dr. Soepomo, S.H. Janturan Yogyakarta 55164.  Kampus ini pun terletak diantara pusat pemerintahan dan area ekonomi Kotamadya Yogyakarta.

uad-kampus-3

Universitas Ahmad Dahlan Kampus 4

Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan berada di Jalan Ring Road Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta 55166 .  Kampus ini terletak sangat dekat dengan pusat aktifitas ekonomi DIY dan tidak jauh dari Terminal Giwangan.  Kampus ini juga sedang dalam proses pengembangan dimana nantinya akan menjadi kampus terpadu UAD.

Fasilitas yang berada di kampus 4 yaitu  :

  • Islamic Center
  • Masjid Besar Ahmad Dahlan
  • Pesantren Mahasiswa Ahmad Dahlan

uad4

Universitas Ahmad Dahlan Kampus 5

Kampus 5 Universitas Ahmad Dahlan berada di Jalan Ki Ageng Pemanahan No. 19 Sorosutan Yogyakarta 55164.  Kampus ini pun terletak tepat berhadapan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Kotamadya Yogyakarta.

kampus5-uad

 Bagi teman-teman yang mau download brosur UAD bisa di download disini:

PDF

PUB

GAMBAR

Artikel DCM (Daftar Cek Masalah)

A. Daftar Cek Masalah

Daftar Cek Masalah adalah daftar berisi pernyataan-pernyataan yang merupakan masalah yang diasumsikan biasa dialami oleh individu dalam tingkat perkembangan tertentu. DCM digunakan untuk mengungkap masalah-masalah yang dialami oleh individu, dengan merangsang atau memancing individu untuk mengutarakan masalah yang pernah atau sedang dialaminya.

Dalam hal penulis merancang bentuk DCM sendiri yang merupakan perpaduan dari contoh-contoh DCM yang sudah banyak digunakan di sekolah-sekolah. DCM hasil rancangan penulis ini terdiri dari 240 butir pernyataan dan 3 butir pertanyaan yang terbagi dalam 5 bidang. 4 bidang sesuai dengan bidang bimbingan yakni : pribadi, sosial, belajar dan karir.  Beberapa aspek yang berusaha diungkap lewat DCM ini adalah :

  1. Kesehatan
  2. Keadaan Penghidupan
  3. Rekreasi dan Hobi
  4. Kehidupan Keluarga
  5. Agama dan Moral
  6. Kehidupan Sosial dan Keaktifan Berorganisasi
  7. Hubungan Pribadi
  8. Muda-Mudi
  9. Penyesuaian Terhadap Sekolah
  10. Masa Depan dan Cita-cita Pendidikan Jabatan 

B. Fungsi dari DCM

  1. Untuk memudahkan individu mengemukakan masalah yang pernah atau sedang dihadapi.
  2. Untuk mensistimatisasi jenis masalah yang ada pada individu agar memudahkan analisa dan sintesa dengan data yang diperoleh dengan cara/alat lain.
  3. Untuk menyusun program pelayanan konseling agar sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan siswa. 

C. Cara Pengerjaan DCM

  1. Siswa diminta menuliskan identitasnya secara lengkap sesuai format isian yang disediakan dalam lembarjawab DCM.
  2. Siswa dipersilahkan membaca item-item yang di dalamnya berisi pernyataan-pernyataan yang mengandung permasalahan-pennasalahan yang biasa dialami oleh individu.
  3. Siswa diminta menuliskan nomer item pernyataan di lembar jawab, jika masalah tersebut sesuai dengan yang pemah dialami atau sedang dialami
  4. Memotivasi siswa agar dapat mengerjakan dengan jujur, dengan memberikan jaminan kerahasiaan akan semua jawabannya
  5. Menginformasikan bahwa hasil DCM akan dijadikan acuan dalam memberikan layanan (bantuan) pada siswa.
  6. Waktu yang diberikan pada siswa setara dengan satu jam pelajaran, yakni 40 menit.

D. Kelebihan

  1. Efisiensi
    DCM dikatakan efisien, karena dengan DCM dapat diperoleh banyak data tentang masalah dan kebutuhan siswa dalam waktu singkat.
  2. Intensif
    Dikatakan intensif, karena data problem yang diperoleh melalui DCM lebih teliti, mendalam dan luas. Data semacam ini kurang dapat diperoleh melalui teknik lain seperti observasi, autobiografi, wawancara dan sebagainya.
  3. Validitas dan reliabilitas
    Dikatakan valid dan reliabel, antara lain karena individu yang bersangkutan mengecek sendiri masalah yang sedang ia alami, disamping jumlah item kemungkinan masalah yang cukup banyak.

Contoh daftar Cek Masalah dapat di download disini

Cara Penggunaaan Internet yang Positif

Penggunaan internet di Indonesia pada zaman sekarang sudah menjadi hal yang biasa karena dengan kita mengakses internet kita dapat membuka jendela wawasan yang sangat luas dan cepat karena dengan kita menyambungkan hp/komputer kita kepada internet kita bisa mengakses situs-situs seperti youtube, instagram, facebook, ebook, dll. Disamping penggunaan internet yang positif tadi sudah dijelaskan ada juga dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari kecanduan internet . Seiring berjalannya waktu keberadaan internet pun acap kali disalahgunakan dan dimanfaatkan untuk keperluan yang tidak seharusnya sehingga memberi konotasi negatif pada internet itu sendiri.

Namun, hal tersebut dapat dicegah dengan kontribusi dan partisipasi aktif yang sehat dari para penggunanya. Berikut adalah beberapa cara untuk menjadi pengguna internet atau kerap kali disebut netizen yang baik dan pintar.

1. Buka website produktif yang bermanfaat bagi diri Anda
Perkaya pengetahuan Anda dengan hal positif yang terdapat di internet. Ikuti akun-akun yang bermanfaat serta unduh aplikasi dan buka website dengan konten menarik yang dapat menambah kualitas diri Anda. Contohnya akun aplikasi olahraga yang dapat Anda ikuti dengan mudah di rumah, atau website yang berisi tentang cara membuat barang sendiri. 
2. Jangan percayai semua hal yang anda baca di internet. 
Sifat internet yang viral atau mudah menyebar tanpa adanya kontrol merupakan sebuah bumerang bagi para pembaca maupun para penyebar informasi itu sendiri. Tidak semua yang Anda baca di internet dapat dijamin kredibilitasnya. Jadilah pengguna internet yang pintar dengan menyerap informasi yang sekiranya benar serta mempunyai sumber yang jelas.
3. Jangan sebarkan informasi menyesatkan 
Adalah hal yang baik untuk menyebar informasi yang patut disebarkan ke publik. Namun, pastikan Anda melakukan cek dan ricek tentang berita tersebut sebelum Anda sebarkan ke pihak lain. Jangan sampai informasi yang Anda sebar merupakan berita yang menyesatkan dan masih dipertanyakan kebenarannya.|
4. Pahami etika berinternet
Sama seperti kehidupan sesungguhnya, etika pun diperlukan dalam menggunakan internet. Sepertinya peribahasa “Mulutmu Harimaumu” mempunyai andil besar dalam hal ini. Berhati-hatilah dalam memberi komentar pada setiap post maupun mencantumkan tulisan pada unggahan sosial media karena itu bisa saja menjadi bumerang bagi Anda.Begitu pula dengan foto atau video yang Anda unggah. Pastikan tidak ada unsur SARA, diskriminatif, atau mengandung unsur pornografi dalam setiap unggahan. Pikirkan efek jangka panjang yang akan terjadi setelah mengunggah konten tersebut. 
5. Berhati-hatilah dengan akun anda
Berhati-hatilah dalam mengelola akun Anda. Jangan lupa untuk menekan tombol log out ketika selesai mengakses akun dari perangkat digital yang bukan kepunyaan Anda. Minimalisir kemungkinan adanya penjahat cyber yang dapat mengakses akun kapan saja untuk kemudian dibajak atau dipergunakan untuk hal yang tidak baik.
6. Perhatikan sumber sebelum menyebar informasi
Jika bisa, cantumkan akreditasi atau kredit dalam berita yang Anda unggah ulang. Selain merupakan wujud apresiasi terhadap sang penulis berita orisinal, kredibilitas unggahan Anda juga akan lebih terjamin di muka publik.

Dalam bidang bimbingan dan konseling juga peran internet sangat membantu dalam proses penyampain informasi, Seperti kita ketahui bahwa saat ini bimbingan konseling belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia memberikan jam yang cukup untuk materi bimbingan konseing ini, karena berbagai alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran guru bimbingan konseling akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak. Dengan argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti yang diharapkan, maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai sasarannya. Oleh karena itu peranan teknologi informasi bisa menjawab kekurangan waktu tersebut. Aplikasi teknologi informasi dalam bimbingan konseling adalah memberikan informasi kepada klien tentang apa yang dibutuhkannya. Selain itu, sarana yang diberikan oleh teknologi informasi itu sendiri,  memungkinkan antar pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok lainnya dapat bertukar pikiran. Teknologi informasi pun dapat meningkatkan kinerja dan memungnkinkan berbagai kegiatan untuk dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja konselor itu sendiri.

Penggunaan ICT dalam konseling mengarah pada pengembangan media konseling. Selain dapat dilakukan melalui tatap muka, konseling dapat dilakukan secara jarak jauh. Beberapa diantaranya sebagai berikut.

  1. Konseling melalui telepon
  2. Konseling berbantuan komputer
  3. Konseling melalui 

Sumber
http://www.harpersbazaar.co.id/articles/read/1/2017/3212/Cara-Menggunakan-Internet-Secara-Positif
http://darmayulia17.blogspot.com/2012/12/fungsi-dan-peranan-ti-dalam-bk.html

Loading...
X
Skip to toolbar