• Apa yg akan kau lakukan kalau kau bervakansi ke pantai? Main air, berenang, membuat istana pasir, atau berfoto? Sah-absah saja sih. Tapi tahukah kalau kau maupun dapat menikmati landscape pantai yg lebih luas dari […]

  • Indonesia ialah galat satu negeri yang punya sejuta tawaran wisata menarik bagi siapa saja yang tiba. Mulai dari wisata alam, budaya, religi, hingga dengan masakan semua tersedia kepada sini. Bahkan bagi engkau […]

  • Assalammu’alaikum Wr.Wb

    1.     Pengertian ASP

    Tekonologi server-side scripting, yang berarti segala proses programnya dilakukan di server sebelum dikirim ke client. Server-side scripting ini merupakan kebalikan dari client-side scripting, yang seluruh proses programnya dilakukan di client, contohnya JavaScript. Karena seluruh prosesnya berada di server, maka client akan menerima hasil dalam bentuk HTML biasa. Berbeda dengan client-side scripting, dimana client juga menerima script. Jelas server-side scripting ini lebih aman dan lebih bebas untuk dikembangkan.

     

    History ASP

    Active Server Pages atau ASP merupakan salah satu web programming language selain PHP, Cold Fusion dan lain sebagainya. ASP pertama kali diperkenalkan oleh Microsoft pada tanggal 16 Juli 1996 dan diberi nama kode Denali. Kemudian pada bulan November  1996, Microsoft merilis versi Beta-nya dan akhirnya ASP versi 1.0 resmi dipasarkan pada tanggal 12 Desember 1996.

    ASP memudahkan para pengembang software untuk mengeksekusi baris kode ke dalam sebuah halaman web. Meskipun masih terbilang baru namun dalam jangka waktu yang relatif singkat teknologi ASP berkembang menjadi salah satu produk terpenting dalam pembutan web dinamis. Sejak tahun 1996 Microsoft telah merilis beberapa versi ASP yang disertakan dalam Software Web Server, Internet Information Service (IIS).

    ASP versi 1.0 : dirilis bersamaan dengan Microsoft IIS 3.0 pada bulan Desember 1996.
    ASP versi 2.0 : dirilis bersamaan dengan Microsoft IIS 4.0 yang berjalan di Windows NT 4.0 pada bulan September 1997.
    Pada tahun 1998, Microsoft memperkenalkan ASP 2.0 sebagai bagian dari Windows NT 4.0. Dengan ASP 2.0 dan liS 4.0, aplikasi ASP dan beberapa komponen bagianbagiannya dapat dibuat dalam suatu tempat memori dari tempal web server dengan adanya perbaikan kesalahan.
    ASP versi 3.0 : dirilis bersamaan dengan Microsoft IIS 5.0 yang berjalan di Windows 2000 pada bulan November 2000. Sampai saat ini ASP versi 3.0 tersedia bersama IIS 6.0 dan IIS 7.0 di Microsoft Windows Server 2008.
    Pada tahun 2002, ASP versi 3.0 atau dikenal dengan ASP classic version telah digantikan dengan ASP.NET yang tentu saja lebih baik dalam performanya karena sudah men-support bahasa pemrograman .NET seperti halnya Visual Basic.NET dan bahasa C++.

    Aturan Penggunaan ASP

    ASP bersifat server-side, yang berarti bahwa proses pengerjaan skrip berlangsung di server, bukan di browser/client. Dengan kata lain jika menggunakan sebuah browser untuk memanggil sebuah file ASP, maka browser tersebut mengirimkan permintaan keweb server, kemudian server tersebut mengeksekusi setiap skrip yang ada dan hasilnya dikirimkan kembali ke browser. Karena bersifat server-side, maka untuk dapat dijalankan pada sebuah PC biasa yang berbasis Windows, PC tersebut perlu disimulasikan menjadi sebuah web server dengan menggunakan Microsoft Personal Web Server (PWS) atau Microsoft Internet Information Server (IIS). Bila menggunakan halaman ASP, maka sebelum halaman dikirimkan kembali ke browser dilakukan semua instruksi / perintah yang dibuat dengan ASP untuk memodifikasi halaman yang diminta. Disini terlihat bahwa ASP memproses halaman yang diminta oleh user di server supaya dapat dilihat dengan menggunakan browser, hal ini dinamakan dengan istilah serve-side scripting. Karena bersifat server-side maka halaman yang dibuat dengan menggunakan ASP dapat diakses dengan menggunakan semua browser.

     

    Tipe Data

    Tidak seperti beberapa bahasa lain, VBScript hanya mengenal tipe data yang disebut Varian ketika mendeklarasikan sebuah variabel dengan menggunakan rumus berikut:

     

    Dim VariableName Dim variableName

     

    Setelah mendeklarasikan variabel, jenisnya masih belum tahu.Jika Anda meminta nilai dari pengguna, sebelum melibatkan dalam perhitungan, Anda harus terlebih dahulu dikonversi ke jenis yang sesuai. Untungnya, VBScript menyediakan sarana yang diperlukan (fungsi) untuk melakukan konversi ini. String adalah ruang kosong, karakter, atau kelompok karakter.Bila Anda saat kontrol untuk pengguna yang harus mengetik di dalamnya, nilai bahwa pengguna memasukan terutama string, bahkan jika Anda meminta karakter atau angka. Berikut adalah contoh deklarasi variabel yang akan memegang string:

    Dim Country Dim Negara               Untuk menginisialisasi string, Anda dapat melewati nilai ganda-dikutip untuk itu. Here is an example: Berikut ini sebuah contoh:                  <%Language=”VBScript” %> <% Language = “VBScript”%> <html> <html> <head> <head> <title>Active Server Pages Tutorials</title> Server Pages <title> Aktif Tutorial </ title> </head> </ Head> <body> <body> <h1>Lesson 4: Variables and Data Types</h1> <h1> Pelajaran 4: Variabel dan Tipe Data </ ​​h1> <p><b>Lecturer:</b> Benjamin Jacobson</b> <p> Dosen: </ b> Benyamin Jacobson </ b> <br> <br> <b>Time Allocated:</b> 74 minutes</p> Waktu <b> Dialokasikan: </ b> 74 menit<p> pelajaran ini memperkenalkan penggunaan memori komputer untuk menyimpan beberapa nilai-nilai yang akan digunakan saat pengunjung berinteraksi dengan halaman web </ p>.  <% <% Dim Country Dim Negara Country = “Argentina” Negara = “Argentina” Response.Write(Country) Response.Write (Negara) %> %> <h3>Enjoy</h3> <h3> Nikmati </ h3> </body> </ Body> </html> </ Html>

    Variabel

    Sebuah halaman web yang tujuan utamanya adalah untuk menampilkan teks biasa dan gambar untuk browser yang cocok untuk tag HTML saja. Untuk membuathalaman lebih menarik, Anda dan pengguna Anda dapat bertukar informasi, seperti digambarkan dalam pembelajaran sebelumnya. Sebagai contoh, Anda mungkin ingin pengguna Anda untuk mengirimkan nilai ke server, membiarkan server baik menyimpan nilai-nilai atau menganalisis mereka dan mengirim beberapa hasil kepada pengguna. Ini berinteraksi biasanya berarti bahwa, pada awalnya, Anda tidak akan mengetahui jenis nilai (s) yang akan mengirimkan satu pengunjung yang bertentangan dengan pengguna lain. Berdasarkan ini, Anda harus mempersiapkan tempat penyimpanan pada pengguna atau memori komputer server untuk sementara memegang nilai-nilai yang digunakan selama interaksi pengunjung dengan halaman web Anda. Jenis tempat penyimpanan ini disebut variable.

     

    Nama Variabel

    Untuk menentukan nama variabel, ada aturan Anda harus mengikuti:

    Sebuah nama dapat memiliki satu surat tetapi jika Anda memulainya dengan underscore, maka menggarisbawahi harus diikuti dengan surat.
    Setelah karakter pertama sebagi garis bawah atau huruf a, nama dapat berisi huruf, angka, atau garis bawah dalamkombinasi apapun.
    Nama tidak boleh berisi ruang tetapi dapat dibuat dari berbagai kata selama kata-kata ini digabungkan (ditambahkan bersama-sama untuk menghasilkan satu kata)
    Nama tidak boleh mengandung symbol selain huruf, angka, atau garis bawah. Setelah menghormati aturan ini, Anda dapat mengadopsi konvensi penamaan yang cocok untuk anda.

    Pada dasarnya hanya ada satu jenis variabel dalam ASP, yaitu variant. Hanya saja untuk kemudahan dalam pengolahan, variabel pada ASP dapat dibedakan menjadi  5 yaitu: objek, string, numerik, date & time, dan boolean. Variabel obyek dibuat ketika kita ingin memprogram menggunakan obyek khusus seperti obyek Scripting. File System Object, obyek CDONTS.NewMail, dan lain-lain. Variabel string adalah variabel yang berisi teks, sedangkan variabel numerik adalah variabel yang berisi bilangan, baik bilangan bulat maupun bilangan pecahan. Variabel date time berisi informasi tanggal dan waktu, sedangkan variabel berjenis boolean berisi nilai logika True atau False. Pendeklarasian variabel pada ASP bersifat opsional, yaitu boleh dilakukan boleh juga tidak. Pendeklarasian tersebut biasanya digunakan untuk mempermudah pemeliharaan
    variabel-variabel  dalam aplikasi. Pendeklarasian variabel dapat dibuat mutlak, yaitu harus dideklarasikan dengan cara menambahkan statement <% Option Explicit %> di bagian atas program, sebelum  menuliskan  perintah-perintah  ASP lainnya.

    Contoh :
    <html>
    <body>

    <%
    dim kelas
    kelas=”D3 MI 4B”
    response.write(“We Love: ” & kelas)
    %>

    </body>
    </html

    Cara mendeklarasikan variable dalam pemrograman ASP, kita menggunakan statemen DIM seperti dibawah ini :

    Dim nama_variabel
    contohnya :
    Dim nilai

    Setelah melakukan deklarasi seperti contoh diatas barulah kita mengisikan sebuah nilai pada variable tersebut. Untuk mengisinya kita gunakan operator penugasan (assignment operator) seperti:

    nilai = 15

    Variable diatas bernilai bernilai numerik 15. Ada beberapa petunjuk pemberian nama variable diantaranya, harus dimulai dengan suatu karakter alpabetik, tidak dapat mengandung titik atau karakter untuk deklarasi tipe, harus unik dengan jangkauan yang samaa (lihat yang dibawah ini untuk catatan tentang jangkauan, harus berupa 255 karakter atau kurang. Contoh dalam pendeklarasian suatu variable dalam sebuah program pendek looping. Beberapa variable tidak dapat diubah nilainya selama program dieksekusi dan dapat kita jadikan sebagai konstanta.

     

    Konstanta

    Beberapa variable tidak dapat diubah nilainya selama program dieksekusi dan dapat kita jadikan sebagai konstanta. Nilai konstanta tetap sampai program berakhir, pendefinisian konstanta dilakukan bersama dengan pendeklarasian. Contohnya:

    Const nama_konstanta = nilanya_konstanta, misalnya :

    Const pi =3.14

    Konstanta sangat berguna dalam perhitungan-perhitungan dalam matematika dan fisika. Konstanta juga memiliki batas definisi, jadi sebuah konstanta bisa pula memiliki batas definisi yang local maupun global , cara melakukan pembatasan ini sama dengan pada variable, yaitu ;

    Public Const pi = 3.14

    Private Const nama = “Rayfel Rori”

    Contoh Program :

    <html>  <head>  <title>konstanta</title>  </head>  <body> <%   Const pi = 3.14 Const kata = “Nilai pi adalah = “   Response.write(“<h1>” & kata & pi & “</h1>”) %>   </body>   </html>

    Contoh Program
    Contoh untuk menampilkan tulisan 1 hingga 5 dengan ASP pada web browser

    <HTML>

    <Head><Title>Contoh 1</Title></Head>

    <Body>

    <% For I = 1 to 5 %>

    Looping ke <%= I%><BR>

    <% next%>

    </Body>

    </HTML>

    Contoh penulisan strktur percabangan If-Then-Else

    <%

    Umur = 3

    If Umur <= 5 Then

    Response.Write “Masih Balita”

    Else

    Response.Write “Bukan Balita        Lagi”

    End If

    %>

    Akan mencetak: Masih Balita, sebab variabel Umur bernilai 3, yaitu lebih kecil dari 5.

     

    Contoh penulisan struktur percabangan Select Case – End Select

    <%

    Nilai = “B”

    Select Case Nilai

    Case “A”

    Response.Write “Baik                Sekali”

    Case “B”

    Response.Write “Baik”

    Case “C”

    Response.Write “Cukup”

    Case “D”

    Response.Write “Kurang”

    Case “E”

    Response.Write “Buruk”

    End Select

    %>

    akan mencetak: Baik, sebab variabel Nilai bernilai B.

     

    Contoh penulisan struktur pengulangan For-Next

    <%

    Dim I

    For I = 1 To 5

    Response.Write&“

    Next

    %>

    Akan mencetak:

    1

    2

    3

    4

    5

     

    Contoh penulisan struktur pengulangan For Each – Next

    Serupa dengan struktur pengulangan For-Next, hanya saja For Each – Next digunakan untuk mengambil elemen dari suatu array atau obyek.

     

    <%

    Dim A(3)

    A(1) = “Selamat ”

    A(2) = “Belajar ”

    A(3) = “ASP 3.0”

    For Each Item In A

    Response.Write Item

    Next

    %>

    Akan menghasilkan:

    Selamat Belajar ASP 3.0

     

    Contoh penulisan struktur pengulangan Do-Loop

    Struktur pengulangan Do-Loop adalah struktur pengulangan yang menggunakan kondisi sebagai syarat pengulangannya.

    <%

    I = 1

    Do

    Response.Writ e             I &“     ”

    I = I + 1

    Loop Until I = 5

    %>

    Hasilnya sama persis seperti pada nomor 5.

     

    Pembuatan Procedure Sub dan Function

    Sub merupakan potongan program yang melakukan tugas tertentu untuk memudahkan pengidentifikasian dan penelusuran alur program. Function adalah sejenis sub yang mengembalikan suatu nilai.

    Contoh:

    <%

    Sub TulisJudul

    Response.Write “

    Menghitung     Luas     Lingkaran

    End Sub

     

    Function LuasLingkaran(Jari2)

    LuasLingkaran = 3.14 * Jari2 * Jari2

    End Function

     

    Dim R

    R = 5

     

    TulisJudul

    Response.Write“

    Jari-Jari: “ & R

    Response.Write“
    Luas Lingkaran : “ & LuasLingkaran(R)

    %>

     

               Penyambungan Statement yang Terlalu Panjang

    Untuk memperindah penulisan statement yang terlalu panjang dan agar mudah dibaca, penulisannya dapat kita sambung menggunakan tanda _.

    Misalnya:

    If Umur > 18 And Pekerjaan <> “” And            Status <> “Menikah” Then

    End If

    dapat dituliskan menjadi:

    If Umur > 18 And _

    Pekerjaan <> “” And _

    Status <> “Menikah” Then

    End If

     

    Wassalammu’alaikum Wr.Wb

    http://ananghidayatullah.blogspot.com