Kawasan Wisata Keluarga di Manado Wajib Diketahui

Kota Manado sebagai ibukota dari Sulawesi Utara sering disebut juga dengan Menado. Salah satu moto dari kota ini yang dipopulerkan oleh Sam Ratulangi yaitu berarti manusia hidup itu agar memanusiakan lainnya atau berarti juga orang hidup agar menghidupkan yang lain. Selain moto yang bermakna tadi, ada pula moto lain dengan artian bahwa untuk menambah pintar orang yang lain. Dengan adanya kedua moto tersebut dan keindahan alam yang dimiliki, maka ada banyak tempat wisata keluarga di Manado yang bisa dijadikan sebagai pilihan.

Pilihan Wisata Keluarga di Manado

Kawasan wisata pertama yang bisa dikunjungi bersama dengan keluarga adalah Pantai Paralayang. Ketika berkunjung kesini, wisatawan akan disuguhi oleh ragam biota laut menakjubkan. Jarak tempuh untuk menuju kawasan wisata ini adalah 4 kilometer dari Manado sebagai pusat kota. Deburan ombak yang senantiasa tenang dan juga membasahi pasir hitam di pantai merupakan sajian yang bisa dilihat di Paralayang. Wisata air selanjutnya yang tidak kalah menarik dari Pantai Paralayang adalah Danau Tondano.

Tondano sendiri termasuk ke dalam jenis danau vulkanik. Danau ini terbentuk karena adanya letusan yang berasal dari gunung purba. Sebuah pulau ada di tengah danau dengan ketinggian hingga 600 mdpl. Luas dari danau Tondano mencapai 4.000 hektar. Keindahan dari danau ditambah dengan adanya ketiga gunung di sekelilingnya, diantaranya Gunung Kawen, Gunung Masarang, dan Gunung Tampusu. Tersedia pula perahu motor sewaan dengan tarif Rp 50.000. Kapal tadi mampu memuat hingga 10 orang.

Puas dengan wisata air, kini bisa beralih ke kawasan perbukitan nan indah. Bukit Kasih berada di desa Kanomang yang berjarak kurang lebih 55 kilometer dari kota Manado. Keberadaan bukit inilah sebagai simbol dari kerukunan antar umat beragama yang ada di Manado. Ketika pertama kali menginjakkan kaki, wisatawan akan disuguhi oleh monumen yang mencapai tinggi hingga 22 meter. Tugu ini dinamakan dengan Tugu Toleransi. Bentuk dari monumen ini adalah segilima dengan simbol di dalamnya. Setiap simbol mewakili masing-masing agama yang ditulis dengan kutipan dari kitab suci kemudian tertuang pada setiap sisi dari monumen. Setelah melewati monumen tadi, kemudian wisatawan diajak ke atas dan disuguhi pemandangan berupa rumah ibadah berjumlah lima. Kelima rumah ibadah tadi dihubungkan oleh anak tangga yang berjumlah ratusan dan dibuat berliku. Ada sebuah menara tertinggi yang mencapai ketinggian hingga 53 meter. Menara ini berupa salib dengan warna putih dan bisa dilihat meskipun sedang berada di kawasan Boulevard yang terletak di Manado.

Kawasan wisata keluarga di Manado yang telah disebutkan diatas tadi memang wajib untuk dikunjungi. Masing-masing tempat memiliki hal berbeda yang menonjol. Hal inilah yang kemudian banyak menarik minat dari wisatawan untuk berkunjung ke Manado. Sesuai dengan moto yang dimiliki kota ini, yaitu untuk menghidupkan manusia lain dan membuat pintar yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*