Contoh Asuransi Termasuk Dalam Hukum Asuransi Dalam Islam


Pada saat ini, asuransi konvensional merupakan salah satu investasi yang banyak digemari oleh sebagian orang. Hal ini bisa tercermin dari berbagai perusahaan asuransi yang hadir di dunia khususnya di Negara Indonesia dengan beragam jasa dan juga pelayanan yang dijanjikan dan diberikan kepada para nasabah setianya.

Dari berbagai pelayanan dan juga produk yang dimiliki oleh ssetiap perusahaan asuransi konvensional salah satunya adalah jaminan untuk masa depan seorang nasabah. Baik jaminan kepada nasabah itu sendiri, jaminan terhadap bisnis yang dijalankan nasabah, jaminan kepada anak anak dari nasabah, jaminan kematian dan lain sebagainya.

Berbagai produk ini seolah berikan nilai positif kepada para nasabah asuransi konvensional. Namun ketika dipelajari lebih lanjut, ternyata produk produk ini hanyalah jaminan spekulasi terhadap masa depan seseorang. Disebut spekulasi karena masa depan seseorang memang tidak dapat diprediksi ataupun dilihat secara gamblang. Sementara produk produk dari perusahaan asuransi konvensional tersebut hanya dapat dinikmati seorang nasabah saat nasabah tersebut mengalami sebuah musibah di masa depannya.

Seperti contoh, ketika seorang nasabah mengalami keccelakaan dan dirinya menanamkan premi asuransi kepada perusahaan asuransi konvensional, maka pada saat itulah premi asuransi yang ditanamkannya akan dapat digunakan untuk memback up kerugian yang terjadi pada saat itu. Sementara bagi nasabah yang di masa depannya tidak mengalami musibah, maka premi yang ditanamkannya hanya akan mengendap di dalam perusahaan asuransi.

Sebagai masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama islam, maka sudah wajib untuk mengetahui segala hukum ketika melakukan muammalah di dunia. Dan berdasarkan dalil beserta fatwa yang ditetapkan oleh para ulama, menyatakan bahwa asuransi secara konvensional ini bagi umat islam tidak diperbolehkan untuk dilakukan. Terdapat unsur pemaksaan terhadap umat adalah salah satu alasan yang menjadikan Hukum Asuransi Dalam Islam yang dikelola secara konvensional adalah haram.

Unsur pemaksaan disini maksudnya adalah ketika seorang nasaabah menanamkan premi asuransinya kepada perusahaan asuransi konvensional, maka pada saat itulah dalam rangka promosi perusahaan asuransi konvensional akan memberikan gambaran gambaran yang seolah nyata untuk para nasabahnya tersebut. Dengan gambaran gambaran ini secara tidak langsung akan berikan doktrin kepada para nasabah untuk memaksakan dirinya mengalami musibah dimasa depan.

Perusahaan asuransi konvensional tersebut mencoba menanamkan kepada para nasabahnya mengenai masa depan dari setiap orang yang akan selalu suram. Berfikiran suram terhadap masa depan itu sendiri merupakan salah satu hal yang tidak diperbolehkan dilakukan di dalam ajaran agama islam. Karena dalam ajaran agama islam, masa depan adalah hal yang rahasia yang hanya diketahui oleh tuhan Yang Maha Esa. Dan cerah atau suramnya masa depan bukanlah urusan yang dapat diatur oleh pihak perusahaan asuransi ataupun diri seseorang itu sendiri. Melainkan hanya Tuhan Yang Maha Esa yang dapat mengaturnya.

Maka daripada itulah, sebagai umat islam Indonesia yang tawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Harus pandai memilih mana yang boleh dan mana yang dilarang. Dengan penjelasan berikut maka umat islam Indonesia seharusnya memilih investasi asuransi yang dikelola secara syariah. Karena selain amanah, perusahaan asuransi syariah tidak akan merugikan siapapun atau memaksa siapapun.

Hal inilah salah satu dari beragam alasan yang membuat Hukum Asuransi Dalam Islam yang dikelola secara syariah dengan menjalankan segala syariat islam menjadi halal untuk dikerjakan.

Carilah agen asuransi syariah yang mampu menjelaskan konsep asuransi syariah sehingga anda tidak ragu lagi untuk mengambil polis syariah untuk melindungi financial keluarga

Mengapa Harus di Mobilavanda.com untuk Membeli Mobil? Ini Dia 5 Alasannya!
Tips Membagi Waktu Bagi Ibu Rumah Tangga yang Kerja dari Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *

 

Skip to toolbar