Manfaat Internet Bagi Guru di Era Revolusi Industri 4.0

     Internet adalah kumpulan beberapa komputer dari seluruh dunia yang terlingkup dalam suatu jaringan yang sangat luas dengan teknologi dan adanya suatu hubungan antara server dan client. Internet merupakan sebuah layanan yang merupakan sebuah layanan yang memberikan sebuah informasi mengenai pengetahuan, tentang sejarah dan tentang teknologi. Internet dapat digunakan dalam proses pendidikan terutama sebagai layanan dalam pembelajaran.Teknologi yang ada dapat dimanfaatkan guru yang mengajar dengan menggunakan akses internet dan terciptalah pendidikan yang interaktif antara seorang guru yang dapat memiliki sumber informasi up to update. Sebelum mengetahui layanan internet yang dapat digunakan dalam pembelajaran, guru dalam mendidik dapat digunakan layanan yang dapat diajarkan. Membahas mengenai manfaat layanan internet dalam pembelajaran bagi guru dan peserta didik. Manfaat internet bagi guru antara lain:

1.Pengembangan profesionalisme

a.Meningkatkan pengetahuan dan wawasan kependidikan

b.Bekerja sama dalam sesama mengajar

c.Berprestasi dalam forum pengetahuan pendidikan.

2.Sumber bahan ajar

a.Mengakses rencana belajar

b.Bahan baku dalam segala bidang pembelajaran.

c.Mengumpulkan bahan ajar dari berbagai sumber.

     Dalam pembelajaran, guru dapat menggunakan layanan internet web course. Web course adalah penggunaan internet untuk keperluan pembelajaran, dimana seluruh bahan belajar, diskusi dan penugasan dari internet sepenuhnya. Siswa dapat meminta penjelasan kepada guru tetapi sepenuhnya terpisah, namun hubungan komunikasi dapat dilakukan di setiap saat. Bentuk layanan untuk keperluan pembelajaran melalui kegiatan fasilitas internet seperti e-mail, chatt rooms, bulletin board dan online conference. Sistem layanan dalam web course dengan sumber belajar digital, baik layanan yang dikembangkan sendiri maupun dengan membuat hubungan (link) ke berbagai sumber belajar yang tersedia dalam internet.

     Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Revolusi Industri terdapat dua kata yaitu Revolusi yang dapat diartikan sebagai perubahan yang sangat cepat, dan Industri dapat diartikan sebagai usaha pelaksanaan proses produksi.Sehingga Revolusi ndustri dapat diartikan sebagai perubahan yang cepat pada proses pelaksanaan produksi yang menyebabkan perubahan cara kerja manusia dari cara kerja manual digital. Revolusi Industri 4.0 merupakan kolaborasi antara manufatur (alat) yang dikembangkan dengan terciptanya internet sebagai basis utama dan perubahan penggunaan sumber daya yang dapat digantikan dengan mesin ciptaan manusia yaitu berupa penggunaan robot,penciptaan aplikasi penunjang kehidupan sehari-hari. Pada di zaman era Revolusi Industri 4.0 ini dimana semua lebih mudah mendapatkan informasi contohnya yaitu kecanggihan teknologi pada internet ketika kita membutuhkan informasi tentang dunia pada di zaman sekarang itu merupakan hal yang sangat mudah didapatkan karena di dalam internet kita sudah mengetahui semua perkembangan dan informasi yang ada di dunia.

     Guru merupakan orang yang terpenting dalam perkembangannya pendidikan oleh karena itu guru pun harus mengikuti perkembangan zaman pada saat ini yaitu zaman Revolusi Industri 4.0 dimana pada zaman sekarang murid lebih tertarik pada teknologi tantangan guru dalam menghadapi era 4.0 ini yaitu bisa mengajarkan dengan teknologi agar lebih mudah dipahami oleh murid dan bisa mencontohkan positif nya dari teknologi tersebut. Di dalam teknologi terdapat kelebihan dan kekurangan begitu pun dalam kegiatan belajar mengajar akan ada kelebihan dan kekurangan saat mengajar menggunakan teknologi dan ada manfaat internet untuk menjadi guru di era Revolusi Industri 4.0 yaitu :

A. Metode pembelajaran yang mudah di pahami

1) membantu mengedukasi dengan cara menyenangkan

2) mengembangkan model belajar untuk siswa

3) kebebasan belajar dalam menggunakan internet

B. Inovasi pembelajaran siswa

1) mengenalkan konsep yang dapat dikembangkan oleh siswa

2) menciptakan inovasi dengan pembelajaran yang menyenangkan

C. Mengenalkan pembelajaran

1) mengakses informasi dalam pendidikan

2) kemampuan menggunakan media sosial dalam memperkenalkan materi

3) mengenalkan dunia luar menggunakan jaringan internet

C. Penanaman karakter dengan memberikan tanggung jawab

1) tanggung jawab terhadap tugas dan apa yang ia peroleh

2) siswa harus bertanggung jawab dengan apa yang ia pelajari

     Internet dapat digunakan saat kegiatan belajar mengajar salah satu contohnya yaitu bisa dengan cara searching di google ketika ada bahan ajaran yang belum pahami dan ada juga aplikasi seperti classroom e-learning dan semacamnya yang dimana kita bisa menggunakannya untuk pengganti mengirim tugas melalui internet dan pengganti pertemuan dikala waktu yang tidak memungkinkan.

Penggunaan Internet untuk Bahan Ajar di Era Revolusi Industri 4.0

artikel tantangan konselor di era digital

Latar Belakang

 

Saat ini, kecanggihan teknologi informasi telah memungkinkan terjadinya pertukaran informasi yang

 

cepat tanpa terhambat oleh batas ruang dan waktu. Kemajuan suatu bangsa dalam era informasi sangat

 

tergantung pada kemampuan masyarakatnya dalam memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan

 

produktifitas. Karakteristik masyarakat seperti ini dikenal dengan istilah masyarakat berbasis

 

pengetahuan (knowledge-based society). Siapa yang menguasai pengetahuan maka ia akan mampu

 

bersaing dalam era global. Oleh karena itu, setiap negara berlomba untuk mengintegrasikan media

 

seperti teknologi informasi dengan tujuan dapat bersaing dalam era global.

 

Selanjutnya dengan perkembangan tersebut maka menimbulkan masalah dan tantangan baru serta

 

lebih berat bagi siswa / konseli. Robert B Tucker (2001) mengidentifikasi adanya sepuluh tantangan di

 

abad 21 yaitu:

 

(1) kecepatan (speed),

 

(2) kenyamanan (convinience),

 

(3) gelombang generasi (age wave),

 

(4) pilihan (choice),

 

(5) ragam gaya hidup (life style),

 

(6) kompetisi harga (discounting),

 

(7) pertambahan nilai (value added),

 

(8) pelayananan pelanggan (costumer service),

 

(9) teknologi sebagai andalan (techno age),

 

(10) jaminan mutu (quality control).

 

Menurut Robert B Tucker kesepuluh tantangan itu menuntut inovasi dikembangkannya paradigma baru

 

dalam pendidikan seperti: accelerated learning, learning revolution, megabrain,quantum learning, value

 

clarification, learning than teaching, transformation of knowledge,quantum quotation (IQ, EQ, SQ, dll.),

 

process approach, Forfolio evaluation, school/community based management, school based quality

 

improvement, life skills, dan competency based curriculum.

 

Bimbingan dan Konseling sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu (siswa), dapat

 

dilaksanakan melalui berbagai macam layanan. Saat ini layanan tersebut semakin berkembang, tidak

 

hanya dapat dilakukan dengan tatap muka secara langsung, tapi juga bisa dengan memanfaatkan media

 

atau teknologi informasi yang ada. Tujuannya adalah menjadikan proses bimbingan dan konsling lebih

 

menarik, interaktif, dan inovatif tidak terhambat oleh ruang dan waktu, tetapi tetap memperhatikan

 

azas-azas dan kode etik dalam bimbingan dan konseling. Selanjutnya inilah beberapa inovasi dalam

 

memberikan layanan Bimbingan Konseling pada siswa SMK.

 

Pengertian inovasi layanan pada Bimbingan dan Konseling

 

Inovasi adalah suatu ide, hal-hal yang praktis,metode,cara,barang-barang buatan manusia yang diamati

 

sebagai suatu hal yang benar-benar baru bagi seseorang atau kelompok (masyarakat) yang digunakan

 

untuk mencapai tujuan tertentu atau untuk memecahkan suatu permasalahan.

 

Inovasi dalam bidang BK adalah suatu ide,metode, cara atau barang yang dibuat oleh guru bimbingan

 

dan konseling yang diamati sebagai suatu hal yang benar-benar baru yang digunakan untuk mencapai

 

tujuan tertentu atau untuk memecahkan masalah dalam bidang bimbingan dan konseling.

 

Tentang hal ini, Fullan & Stiegelbauer (1991) mengemukakan bahwa setiap inovasi seharusnya terdiri

 

dari tiga elemen intrinsik, sebagai berikut:

 

Bentuk (form), bentuk fisik yang dapat diamati secara langsung dan substansi yang terkandung dari

 

sebuah inovasi. Misalnya, bentuk dari pendekatan bimbingan dan konseling komprehensif dapat

 

dipahami sebagai layanan bimbingan dan konseling yang terintegrasi dengan proses pendidikan di

 

sekolah dengan komponen program yang dirancang secara utuh dan saling berkaitan—layanan dasar

 

bimbingan, layanan responsif, perencanaan individual, dan dukungan sistem.

 

Fungsi (function), kontribusi atau manfaat yang dihasilkan dari inovasi terhadap kehidupan anggota

 

dalam sistem sosial. Misalnya fungsi yang diperoleh dari pendekatan bimbingan dan konseling

 

komprehensif ini adalah memfasilitasi pencapaian tugas-tugas perkembangan konseli yang

 

memandirikan.

 

Makna (meaning), intensitas manfaat yang diberikan inovasi terhadap pengguna inovasi sehingga dapat

 

dipersepsi sebagai sesuatu yang penting dalam kehidupan individu dalam sistem sosial. Misalnya, bahwa

 

melalui pendekatan bimbingan dan konseling komprehensif dapat mendorong aksesibilitas semua

 

peserta didik dan pihak-pihak terkait kepala sekolah, guru, staf administrasi sekolah, orang tua siswa,

 

dan profesi lainnya untuk terlibat dalam proses bimbingan dan konseling.

 

Inovasi inovasi layanan Bimbingan & Konseling

 

Layanan Informasi Bimbingan Konseling berbasis IT

 

Bimbingan dan Konseling adalah bagian dari sekolah yang membantu siswa mengatasi segala

 

permasalahan yang dihadapi dalam proses studi untuk mencapai perkembangan yang optimal. Segala

 

upaya dapat dilakukan untuk menjalin hubungan emosi antara guru pembimbing dengan siswa. Upaya

 

ini dilakukan dengan merealisasikan program layanan yang sudah terkonsep sebagai empat komponen

 

layanan pada bimbingan dan konseling. Salah satunya dari empat komponen layanan tersebut adalah

 

Layanan Perencanaan Individual.

 

Tujuan layanan perencanaan individual ini adalah agar siswa/konseli bisa membuat, memonitor, dan

 

mengelola rencana pendidikan, karir, dan pengembangan sosial-pribadi oleh dirinya sendiri melalui

 

media online / blog BK sekolah.

 

Melalui layanan perencanaan individual, diharapkan siswa dapat :

 

Mempersiapkan diri untuk mengikuti pendidikan lanjutan, merencanakan karir, dan mengembangkan

 

kemampuan sosial-pribadi, yang didasarkan atas pengetahuan akan dirinya, informasi tentang sekolah,

 

dunia kerja, dan masyarakatnya.

 

Menganalisis kekuatan dan kelemahan dirinya dalam rangka pencapaian tujuannya.

 

Mengukur tingkat pencapaian tujuan dirinya.

 

Mengambil keputusan yang merefleksikan perencanaan dirinya.

 

Sebagian besar tujuan dari layanan tersebut diatas cenderung bersifat informatif, sehingga perlu

 

dibangun sebuah Layanan Informasi berbasis web yang dinamis dengan content yang menarik dan

 

mudah di atur, yaitu dengan menggunakan Content Management System yang mudah dioperasikan.

 

Bahkan dapat digunakan oleh pengguna yang tidak mengerti tentang bahasa pemrograman .

 

Sistem ini diciptakan untuk membangun layanan informasi sekolah. Sistem ini memiliki ukuran yang kecil

 

dan mudah untuk di konfigurasikan secara manual pada local server atau server- server gratis yang ada

 

di internet sehingga akan lebih ekonomis.Sehingga sangat membantu konselor sekolah, tanpa

 

memerlukan bantuan tenaga ahli.

 

Konseling Online / Cyber Counseling

 

Cyber Counseling atau konseling lewat dunia maya adalah Konseling online dengan Email atau lewat

 

inbox Facebook .Perkembangan alat komunikasi elektronik yang sangat pesat, makin canggih, dan

 

mudah dalam pengoperasiannya menuntut konselor untuk lebih aktif dan proaktif mengikutinya agar

 

tidak tertinggal dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling sesuai dengan era ini. Salah satu

 

tindakan pengembangan atau inovasi yang dapat dilakukan oleh konselor adalah dengan memberikan

 

layanan konseling melalui e-mail. Konseling dengan cara ini sangat efektif terutama bagi konselor di

 

sekolah yang tidak memiliki pertemuan tatap muka untuk layanan BK secara rutin terjadwal pada setiap

 

minggu.

 

Konseling melalui e-mail tidak sulit/rumit dilakukan, karena hampir semua konselor sudah mahir dalam

 

memanfaatkan teknologi informasi dan hampir semua sekolah sudah memiliki website, fasilitas

 

laboratorium komputer, dan lain-lain terkait dengan teknologi informasi. Konselor tinggal

 

mengkomunikasikan program BK yang direncanakan sehubungan dengan kegiatan layanan konseling

 

melalui e-mail kepada pihak terkait di sekolah agar dapat terlaksana dengan lancar. Hal ini penting,

 

karena juga merupakan salah satu kewajiban sekolah dalam memfasilitasi program dimaksud (dukungan

 

sistem).

 

Yang terutama harus diperhatikan dalam pelaksanaan layanan konseling melalui e-mail bagi konselor

 

dan konseli adalah:

 

memiliki alamat e-mail;

 

ada fasilitas komputer/laptop/netbook;

 

terhubung dengan internet (modem, wifi, hot spot, smartphone, android, warnet).

 

Bursa Kerja Khusus Berbasis online /lewat Facebook atau Blog

 

Perkembangan telekomunikasi dan informatika saat ini sangat cepat, berbagai infomasi dapat

 

diperoleh dengan mudah. Penggunaan komputer secara online sebagai sarana untuk memperoleh

 

informasi tersebut sudah tidak asing lagi saat ini. Pengiriman dan pengambilan informasi dapat

 

dilakukan dengan cepat melalui sistem komputer yang terhubung satu dengan yang lain dalam

 

satu jaringan. Perkembangan jaringan dari yang semula sekedar server penyedia data statis

 

menjadi server yang dapat memberikan informasi yang bersifat waktu nyata (real time).

 

Penyampaian informasi lowongan kerja sangatlah penting untuk dapat diketahui oleh berbagai

 

pihak terutama oleh para pencari kerja. Melihat kondisi yang ada saat ini Penulis mencoba merancang

 

suatu Aplikasi Bursakerja secara online untuk memenuhi kebutuhan akan penyampaian informasi

 

lowongan kerja melalui media internet / facebook (online).

 

Selama ini dalam proses Bursa Kerja (lowongan kerja) yang dilakukan oleh pihak perusahaan untuk

 

mencari karyawan kebanyakan melalui media massa yang seringkali terbatas dalam hal waktu

 

penyampaian berita.

 

Bursa Kerja secara online mengacu pada tingkat kebutuhan akan lowongan pekerjaan yang dapat

 

secara cepat diterima maupun dikirim oleh pihak perusahaan maupun pihak pencari kerja. Banyak

 

sekali mereka yang telah lulus bersaing untuk memperoleh suatu pekerjaan yang sesuai dengan

 

bidangnya dan diharapkan lewat aplikasi yang dibuat ini, para pencari kerja dapat dengan mudah dan

 

cepat untuk mengakses lowongan pekerjaan yang diinginkan.

 

Sinema Konseling

 

Sinema konseling adalah suatu konseling kreatif, di mana seorang konselor menggunakan film

 

atau video sebagai alat konseling. Menurut Solomon (2011) sinema konseling adalah suatu metode

 

dengan mengunakan film dalam sebuah konseling yang memiliki positif efek pada orang kecuali pada

 

seseorang dengan gangguan psikotik. Lebih luas lagi diungkapkan oleh Solomon dalam Anindito (2008)

 

bahwa masalah yang bisa dikonseling adalah motivasi, hubungan, depresi.

 

Dalam sinema konseling, subyek terdiri dari 5-8 konseli dan berlangsung kurang lebih 90 menit

 

dan didokumentasikan dengan menggunakan variabel yang terukur (Demir, 2007). Sinema konseling

 

merupakan perkembangan dari bibliokonseling. Bibliokonseling merupakan suatu konseling yang mana

 

menggunakan sumber bacaan untuk membantu kliennya, (Demir, 2007). Menurut Ulus dalam Demir

 

(2007), sinema konseling lebih menarik daripada bibliokonseling, selain itu sinema konseling lebih

 

mudah daripada bibliokonseling karena menonton film lebih mudah daripada membaca buku.

 

Menonton film membutuhkan waktu lebih singkat dibandingkan membaca buku.

 

Dinilai dari hasil, proses konseling menggunakan film lebih cepat dibandingkan menggunakan

 

bahan bacaan. Sejalan dengan yang diungkapkan Mc Conahey (2003), remaja akan lebih tertarik dan

 

mudah ketika mereka melihat film pada daripada membaca. Woltz (2004) mengungkapkan

 

bahwa sinema konseling juga merupakan konseling yang spesifik dimana konselor bukan hanya

 

menayangkan film, namun juga memilih kesesuaian film dengan tujuan dalam konseling. Sedangkan

 

menurut Berg-Cross, Jenning, & Baruch dalam Derme (2000) sinema konseling adalah sebuah konseling

 

spesifik untuk melihat konseli secara individual atau kelompok, yang mana menggunakan film sebagai

 

sarana mencapai keuntungan konseling

 

Dari beberapa definisi mengenai sinema konseling menurut beberapa ahli, dapat disimpulkan

 

bahwa sinema konseling adalah sebuah metode dalam konseling yang menggunakan film atau video

 

bisa dilakukan secara individual maupun kelompok yang memiliki tujuan tertentu dan menghasilkan efek

 

positif kecuali pada seseorang dengan gangguan psikotik.

 

Prosedural dalam pelaksanaan sinema konseling tidak hanya penayangan film, namun terdapat

 

serangkaian kegiatan yaitu : a) penayangan film, b) refleksi isi film, c) refleksi diri, d) pengembangan

 

komitmen, e) uji komitmen, dan f) refleksi pengalaman. Film atau video yang digunakan dalam sinema

 

konseling memiliki durasi paling lama 60 menit, melalui proses editingdimana akan dilakukan pemilihan

 

bagian mana yang layak ditonton konseli dan bagian mana yang tidak layak. Alur cerita film atau video

 

hendaknya yang disukai oleh konseli dan memilih tokoh yang mana menarik dan sesuai dengan usia

 

perkembangan konseli. Hal ini diharapkan akan lebih mempermudah penyerapan oleh konseli terhadap

 

pesan yang hendak disampaikan melalui film. Serangkaian kegiatan yang telah disampaiakan diatas

 

sangat berpengaruh terhadap kesuksesan dari konseling. Prosedural yang sistematis akan mendukung

 

kesuksesan pelaksanaan sinema konseling.

 

Manfaat Sinema Konseling

 

Sinema konseling memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:

 

Tertawa bekerja sebagai obat. Penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa tawa dapat meningkatan

 

aktivitas sistem kekebalan. Tertawa juga dapat mengurangi hormon stres, yang menyempitkan

 

pembuluh darah dan menekan aktivitas hormon (epinefrin dan dopamin). Dalam keadaan bermasalah,

 

film lucu dapat menjadi alat yang ampuh untuk mendapatkan sedikit ketenangan.

 

Menangis sebagai katarsis emosional, sebuah film yang membuat seseorang menangis dapat

 

merangsang pelepasan emosional yang terpendam, selanjutnya akan menimbulkan perasaan lega dan

 

dapat mengangkat semangat untuk membuka sebuah perspektif baru.

 

Mendapatkan harapan dan semangat, tidak ada film yang dengan sendirinya dapat membalikkan

 

pandangan dunia yang negatif. Tapi jika seseorang berada pada perasaan tidak berdaya dan putus asa,

 

film yang di mulai dengan cerita mengenai keputus asaan dan berakhir pada kemenangan dapat

 

memberikan harapan. Film akan membawa seseorang seolah-olah berada didalamnya, merasakan

 

seperti pada cerita sehingga dapat memunculkan sikap optimis dan keberanian dalam mengubah situasi

 

pada diri.

 

Mempertanyakan keyakinan negatif tentang diri dan menemukan kembali kekuatan diri. Seseorang

 

mungkin memegang keyakinan negatif tentang dirinya, dan tidak menyadari kekuatan pada diri dan cara

 

mendapatkannya. Dengan merefleksikan cerita dan karakter yang terdapat dalam film seseorang dapat

 

menemukan kekuatan yang sebenarnya ada dalam diri, integrasi kehidupan tidak nyata ke dalam

 

kehidupan nyata dapat terjadi ketika seseorang bercermin pada film.

 

Memperbaiki komunikasi, film dapat digunakan sebagai sarana dalam memperbaiki komunikasi yang

 

kurang baik antara teman atau pasangan. Dengan menonton film bersama-sama dan menjelaskan

 

kepada pasangan atau teman mengenai alasan memilih film tertentu, dapat memungkinkan masuk ke

 

percakapan yang lebih produktif. Film berfungsi sebagai metafora yang mungkin lebih akurat untuk

 

mewakili perasaan dan ide-ide dari pada kata-kata dari seseorang yang kesulitan dalam perangkaiannya.

 

Peer Counselor / Konselor Sebaya

 

Judy A. Tindall & H. Dean Gray (1985) mengemukakan: “peer counseling is defined as variety of

 

interpersonal helping behaviours assumed by nonprofessionals who undertake a helping role with

 

others”(konseling teman sebaya dapat diartikan sebagai jenis bantuan interpersonal yang dilakukan oleh

 

nonprofesional untuk membantu teman yang lainnya ). Lebih lanjut dijelaskan bahwa: “peer counseling

 

includes one-to- one helping relationships, group leadership, discussion leadership, advisement, tutoring,

 

and all activities of an interpersonal human helping or assisting nature”(konseling teman sebaya

 

meliputi hubungan bantuan individu ke individu, kepemimpinan kelompok, kepemimpinan dalam

 

diskusi, pemberian nasehat, tutorial, dan semua aktifitas hubungan interpersonal manusia yang saling

 

membantu ).

 

Dengan sederhana dapat didefinisikan bahwa konseling sebaya adalah layanan bantuan konseling yang

 

diberikan oleh teman sebayanya (biasanya seusia/tingkatan pendidikannya hampir sama) yang telah

 

terlebih dahulu diberikan pelatihan-pelatihan untuk menjadi konselor sebaya sehingga diharapkan dapat

 

memberikan bantuan baik secara individual maupun kelompok kepada teman-temannya yang

 

bermasalah ataupun mengalami berbagai hambatan dalam perkembangan kepribadiannya. Mereka

 

yang menjadi konselor sebaya bukanlah seorang yang profesional di bidang konseling tapi mereka

 

diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan konselor profesional. Erhamwilda,(2009).

 

Dengan adanya layanan peer counseling berarti sekolah menyiapkan siswa-siswa tertentu untuk

 

menjadi konselor nonprofesional dalam membantu menyelesaikan masalah teman-temannya. Para

 

siswa calon peer counselor akan mendapatkan serangkaian pelatihan yang memadai untuk jadi konselor

 

sebaya, sehingga diharapkan meningkatkan kemampuan siswa (yang dilatih sebagai peer-conselor dan

 

konseli yang dibimbingnya) dalam menghadapi masalah.

 

Layanan Bimbingan Konseling untuk Inklusif/ siswa berkebutuhan khusus

 

Layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus saat ini mengalami perubahan paradigma, dari

 

eksklusif menjadi inklusif. Perubahan ini memberikan warna baru terhadap kebijakan, dimana layanan

 

pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, tidak mesti dilaksanakan di SLB, akan tetapi dapat

 

dilaksanakan di sekolah inklusi. Pendidikan inklusif adalah sistem layanan pendidikan yang

 

mensyaratkan anak berkebutuhan khusus belajar di sekolah-sekolah terdekat di kelas biasa bersama

 

teman-teman seusianya (Sapon-Shevin dalam O’Neil, 1994).

 

Nyatanya upaya pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus melalui layanan pendidikan di

 

sekolah inklusi tidak cukup melalui instructional approach. Hal tersebut proses perkembangan anak

 

berkebutuhan khusus untuk menjadi (on becomening), relatif dihadapkan pada hambatan (barrier of

 

development), baik yang bersumber dari dalam diri individu anak berkebutuhan khusus, maupun

 

bersumber dari lingkungan perkembangannya. Kenyataan inilah yang memberikan landasan empirik

 

akan pentingnya Layanan Bimbingan dan Konseling bagi anak berkebutuhan khusus.

 

Pendekatan komprehensif pelayanan bimbingan dan konseling pada siswa inklusif memberikan

 

kerangka acuan pelayanan bimbingan dan konseling harus dilaksanakan dengan mempertimbangkan

 

aspek-aspek sebagai berikut:

 

Layanan bimbingan dan konseling didesain secara utuh dengan memandang konseli sebagai sosok

 

individu yang berdimensi biopsikososiospiritual (biologis, psikolgis, sosial, dan spiritual). Konsep ini

 

sejalan dengan visi Departemen Pendidikan Nasional dalam memandang sosok peserta didik yang

 

hendak dicapai melalui ikhtiar pendidikan, yaitu “menjadikan insan indonesia yang cerdas dan

 

kompetitif” atau dengan kata lain “menjadi insan kamil atau paripurna” (Depdiknas, 2005).

 

Ditinjau dari manajemen implementasi layanan, bahwa pendekatan bimbingan dan konseling

 

komprehensif, bercirikan integratif dengan program sekolah, berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait,

 

memperluas peran konselor, ke dalam konsep “3K” yakni: konselor, konsultan, dan koordinator. Hal ini

 

mengandung makna bahwa keberadaan program bimbingan dan konseling dan sosok konselor sekolah,

 

tidak tampil sebagai sosok yang “eksklusif”, akan tetapi hadir sebagai komponen yang terintegratif

 

dengan komponen persekolahan lainnya. Namun demikian inklusivisme layanan bimbingan dan

 

konseling dan kinerja konselor, tetap memiliki ekspektasi dan konteks tugas yang unik dan profesional.

 

Orientasi layanan bahwa pendekatan bimbingan dan konseling komprehensif mengakses semua peserta

 

didik. Hal ini merubah paradigma bimbingan dan konseling tradisional, dimana layanan bimbingan dan

 

konseling diidentikan menanganai peserta didik yang bermasalah saja.

 

Memperhatikan esensi yang terkandung dalam pendekatan bimbingan dan konseling komprehensif

 

sebagaimana dijelaskan di atas, maka dalam perspektif inovasi pendidikan, pendekatan komprehensif ini

 

dapat dimakna sebagai sebuah inovasi dalam dunia bimbingan dan konseling.

 

Penutup

 

Di era digital ini konselor harus senantiasa menciptakan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan

 

bimbingan konseling, tentunya ditunjang oleh kompetensi yang memadai mengenai teknologi informasi.

 

Teknologi informasi mampu menunjang pelayanan bimbingan konseling agar lebih efektif. Maka dari itu,

 

konselor harus selalu meningkatkan kemampuannya dalam menggunakan teknologi yang berkembang

 

saat ini. Konselor akan selalu menjadi idola klien apabila selalu up to date. Karena pada dasarnya

 

bimbingan adalah long life learning atau belajar sepanjang hayat.

 

Penyediaan infrastruktur harus ditingkatkan disetiap sekolah. Penyediaan perangkat teknologi informasi

 

adalah hal yang mutlak dalam konseling melalui teknologi informasi, sehingga pelayanan bimbingan

 

konseling akan berjalan efektif tanpa batas ruang dan waktu.

 

REFERENSI

 

Corey, Gerlald. 2003. Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi (Terj. E. Koswara), Bandung : Refika

 

Demir (2005).Practical Counselling and Helping Skills. London: Sage Publications Ltd.

 

Dirjen PMPTK, 2007. Rambu-Rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Dalam Jalur Pendidikan

 

Formal (Naskah Akdemik). Jakarta

 

Erhamwilda, (2009). Model Hipotetik Peer Counseling, Dengan Pendekatan Realitas Untuk Siswa

 

SLTA” , Bandung : Nuansa

 

Gati, I. (1994, Sep-Oct). Computer-assisted career counseling: Dilemmas, problems, and possible

 

solutions. Journal of Counseling & Development, 73(1), 51-73.

 

Gendler, Margaret E..1992. Learning & Instruction; Theory Into Practice. New York : McMillan

 

Publishing.

 

Judy A. Tindall & H. Dean Gray , Shernoff, Michael.2000. Cyber Counseling for Clien . Haworth Press

 

Rahman, A.(2009). Peran Pendidikan Inklusif Bagi anak berkelainan.Yogyakarta: Printa

 

Rose, R. dan Howley, M. (2007). The Practical Guide to Special Education Needs inn Inclusive Primary

 

Classrooms. London: Paul Chapman Publishing.

 

Rogers, Everett.1983. Diffusion of Innovation. New York: The Free Press A Division of Macmillan

 

Publishing Co. Inc

 

Santrock, J.W. (2004). Education Psychology . NewYork : McGraw-Hill Company, Inc

 

Slavin, R.E. (2006). Education Psychology . Boston. Allyn and Bacon.

 

Smith, J. D. (2009). Inklusif Sekolah ramah untuk semua. Bandung: Nuansa.

 

Sudarman,Danin. 2002. Inovasi Pendidikan Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga

 

Kependidikan, Pustaka Setia: Bandung

 

Suherman, Uman. 2009. Manajemen Bimbingan dan Konseling. Bandung : Rizqi Press

 

 

 

 

 

Bimbingan dan Konseling islami

disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Perkembangan Sistem Informatika yang diampu oleh hardi prasetyan, M.Pd

Disusun oleh:

Muhammad Isnain Hidayatu Ramadhan

1600001259

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

YOGYAKARTA

2017

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.            Latar Belakang

Manusia dilahirkan didunia dengan dibekali akal, pikiran, dan perasaan. Dengan bekal itulah manusia disebut sebagai makluk yang paling sempurna dan diamanati oleh sang pencipta sebagai pemimpin di bumi ini. Akan tetapi seiring dengan bekal akal, pikiran dan perasaan itu pula manusia diselimuti oleh berbagai macam masalah, bahkan ada yang mengatakan bahwa manusia merupakan makhluk dengan segudang masalah (human with multiproblem). Dengan berbagai masalah  itu ada yang bisa mereka atasi dengan sendirinya atau  mereka memerlukan bantuan orang lain (konselor) untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Dan pemberian bantuan dari orang yang ahli (konselor) kepada individu yang membutuhkan (klien) itulah yang dinamakan “konseling”

Dalam memecahkan masalahnya, manusia memiliki banyak pilihan cara, salah satunya adalah dengan cara islam. Mengapa islam? Karena islam mengatur seluruh aspek  kehidupan manusia tak terkecuali berkenaan dengan bimbingan dan konseling.

Dalam makalah ini nanti akan dipaparkan berbagai hal terkait dengan bimbingan konseling islam, termasuk tujuan-tujuan dari bimbingan konseling islam dan bagaimana ketika bimbingan dan konseling di implementasikan dalam pembelajaran.

1.2.   Rumusan Masalah

  1. Apa Makna dan Definisi Bimbingan dan Konseling Islam?
  2. Apa Tujuan dari Dilaksanakannya Bimbingan Konseling Islam?
  3. Bagaimana Urgensi Bimbingan dan Konseling dalam Pembelajaran?

BAB II

PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Bimbingan Konseling Islam

  1. Bimbingan dan Konseling

Berdasarkan Pasal 27 Peraturan Pemerintah Nomor 29/90, Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa dalam rangka upaya menemukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masa depannya.

Menurut Rochman Natawidjaja, bimbingan dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambungan supaya individu tersebut dapat memahami dirinya sendiri, sehingga dia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar, sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dan kehidupan pada umumnya.

Menurut Muhammad Surya, bimbingan adalah suatu proses pemberian bantuan yang terus-menerus dan sistematis dari pembimbing kepada yang dibimbing agar tercapai kemandirian dalam pemahaman diri dan perwujudan diri, dalam mencapai tingkat perkembangan yang optimal dan penyesuain diri dengan lingkungannya.[1]

Edwin C. Lewis (1970), mengemukakan bahwa konseling adalah suatu proses dimana orang yang bermasalah (klien) dibantu secara pribadi untuk merasa dan berperilaku yang lebih memuaskan melalui interaksi dengan seseorang yang tidak terlibat (konselor) yang menyediakan informasi dan reaksi-reaksi yang merangsang klien untuk mengembangkan perilaku-perilaku yang memungkinkannya berhubungan secara lebih efektif dengan dirinya dan lingkungannya.

  1. Islam

            Istilah Islam dalam wacana studi Islam berasal dari bahasa arab dalam bentuk masdar yang secara harfiyah  berarti selamat, sentosa dan damai. Dari kata kerja salima diubah menjadi bentuk aslama yang berarti berserah diri. Dengan demikian arti pokok Islam secara kebahasaan adalah ketundukan, keselamatan, dan kedamaian.[2]

Secara terminologis, Ibnu Rajab merumuskan pengertian Islam, yakni: Islam ialah penyerahan, kepatuhan dan ketundukan manusia kepada Allah swt. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk perbuatan.

Di samping itu, Syaikh Ahmad bin Muhammad Al-Maliki al-Shawi mendefinisikan Islam dengan rumusan Islam yaitu: atauran Ilahi yang dapat membawa manusia yang berakal sehat menuju kemaslahatan atau kebahagiaan hidupnya di dunia dan akhiratnya.[3]

Pendapat lain menyatakan bahwa islam adalah agama yang dibawa oleh para utusan Allah dan disempurnakan oleh rasullullah SAW yang memiliki sumber pokok al-quran dan sunnah rasullullah SAW sebagai petunjuk umat islam sepanjang masa.

  1. Bimbingan Konseling Islam

Secara sederhana, gabungan dari masing-masing isitilah dari poin A dan B tersebut dapat dikaitkan satu dengan lainnya sehingga menjadi sebutan Bimbingan Konseling Islam. Dalam hal ini, Bimbingan Konseling Islam sebagaimana dimaksudkan di atas adalah terpusat pada tiga dimensi dalam Islam, yaitu ketundukan, keselamatan dan kedamaian. Batasan lebih spesifik, Bimbingan Konseling Islam dirumuskan oleh para ahlinya secara berbeda dalam istilah dan redaksi yang digunakannya, namun sama dalam maksud dan tujuan, bahkan satu dengan yang lain saling melengkapinya. Berdasarkan beberapa rumusan tersebut dapat diambil suatu kesan bahwa yang dimaksud dengan Bimbingan Konseling Islam adalah suatu proses pemberian bantuan secara terus menerus dan sistematis terhadap individu atau sekelompok orang yang sedang mengalami kesulitan lahir dan batin untuk dapat memahami dirinya dan mampu memecahkan masalah yang dihadapinya sehingga dapat hidup secara harmonis sesuai dengan ketentuan dan petunjuk Allah dan Rasul-Nya demi tercapainya kebahagiaan duniawiah dan ukhrawiah.[4]

Pengertian tersebut antara lain didasarkan pada rumusan yang dikemukakan oleh H.M. Arifin, Ahmad Mubarok dan Hamdani Bakran Adz-Dzaki. Bahkan pengertian yang dimaksudkannya adalah mencakup beberapa unsur utama yang saling terkait antara satu dengan lainnya, yaitu: konselor, konseli dan masalah yang dihadapi. Konselor dimaksudkan sebagai orang yang membantu konseli dalam mengatasi masalahnya di saat yang amat kritis sekalipun dalam upaya menyelamatkan konseli dari keadaan yang tidak menguntungkan baik untuk jangka pendek dan utamanya jangka panjang dalam kehidupan yang terus berubah. Konseli dalam hal ini berarti orang yang sedang menghadapi masalah karena dia sendiri tidak mampu dalam menyelesaikan masalahnya. Menurut Imam Sayuti Farid, konseli atau mitra bimbingan konseling Islam adalah individu yang mempunyai masalah yang memerlukan bantuan bimbingan dan konseling. Sedangkan yang dimaksudkan dengan masalah ialah suatu keadaan yang mengakibatkan individu maupun kelompok menjadi rugi atau terganggu dalam melakukan sesuatu aktivitas.[5]

Dalam pandangan Farid Hariyanto (Anggota IKI jogjakarta) dalam makalahnya mengatakan bahwa bimbingan dan konseling dalam Islam adalah landasan berpijak yang benar tentang bagaimana proses konseling itu dapat berlangsung baik dan menghasilkan perubahan-perubahan positif pada klien mengenai cara dan paradigma berfikir, cara menggunakan potensi nurani, cara berperasaan, cara berkeyakinan dan cara bertingkah laku berdasarkan wahyu dan paradigma kenabian (Sumber Hukum Islam).[6]

Beberapa ayat al-Quran yang berhubungan dengan bimbingan konseling diantaranya adalah:

“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung”. (Ali Imran:104)

“Demi masa. Sungguh manusia dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman dan melakukan amal kebaikan, saling menasehati supaya mengikuti kebenaran dan saling menasehati supaya mengamalkan kesabaran”. (Al-Ashr :1-3)

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalann-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. (An Nahl:125)

2.2. Tujuan Bimbingan Konseling Islam

            Secara garis besar tujuan bimbingan konseling islam dapat dirumuskan untuk membantu individu mewujudkan dirinya sebagai manusia seutuhnya agar mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

Sedangkan tujuan dari bimbingan dan konseling dalam Islam yang lebih terperinci adalah sebagai berikut:
1.   Untuk menghasilkan suatu perbuatan, perbaikan, kesehatan, dan kebersihan jiwa dan mental. Jiwa menjadi tenang, jinak dan damai, bersikap lapang dada dan mendapatkan pencerahan taufik dan hidayah Tuhannya.
2.   Untuk menghasilkan suatu perubahan, perbaikan dan kesopanan tingkah laku yang dapat memberikan manfaat baik pada diri sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan kerja maupun lingkungan sosial dan alam sekitarnya.
3.   Untuk menghasilkan kecerdasan rasa (emosi) pada individu sehingga muncul dan berkembang rasa toleransi, kesetiakawanan, tolong-menolong dan rasa kasih sayang.
4.   Untuk menghasilkan kecerdasan spiritual pada diri individu sehingga muncul dan berkembang rasa keinginan untuk berbuat taat kepada Tuhannya, ketulusan mematuhi segala perintahNya serta ketabahan menerima ujianNya.
5.   Untuk menghasilkan potensi Ilahiyah, sehingga dengan potensi itu individu dapat melakukan tugasnya sebagai khalifah dengan baik dan benar; ia dapat dengan baik menanggulangi berbagai persoalan hidup; dan dapat memberikan kemanfaatan dan keselamatan bagi lingkungannya pada berbagai aspek kehidupan.

  1. Untuk mengembalikan pola pikir dan kebiasaan konseli yang sesuai dengan petunjuk ajaran islam (bersumber pada Al-Quran dan paradigma kenabian .

Sedangkan dalam bukunya bimbingan dan konseling dalam islam, Aunur Rahim Faqih membagi tujuan Bimbingan dan Konseling islam dalam tujuan umum dan tujuan khusus.[7]

Tujuan umumnya adalah membantu individu mewujudkan dirinya sebagai manusia seutuhnya agar mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akherat.

Tujuan khususnya adalah:

  1. membantu individu agar tidak menghadapi masalah
  2. membantu individu untuk mengatasi masalah yang dihadapinya
  3. membantu individu memlihara dan mengembangkan situasi dan kondisi yang baik atau yang tetap baik menjadi tetap baik atau  menjadi lebih baik, sehingga tidak akan menjadi sumber masalah bagi dirinya dan orang lain.

2.3. Urgensi BK Islam dalam Pembelajaran

            Dasar pemikiran penyelenggaraan bimbingan dan konseling disekolah/madrasah, bukan terletak pada ada atau tidak adanya landasan hukum (perundang undangan) atau ketentuan dari atas, namun yang lebih penting adalah upaya memfasilitasi peserta didik yang selanjutnya disebut konseli, agar mampu mengembangkan potensi dirinya atau mencapai tugas-tugas perkembangannya (menyangkut aspek fisik, emosi, intelektual, social, dan moral-spiritual).

Konseli sebagai seorang individu yang berada dalam proses berkembang atau menjadi (on becaming), yaitu berkembang ke arah kematangan atau kemandirian. Untuk mencapai kematangan dan kemandirian tersebut, konseli memerlukan bimbingan karena mereka masih kurang memiliki pemahaman atau wawasan tentang dirinya dan lingkungannya, juga pengalaman dalam menentukan arah kehidupannya. Disamping itu terdapat suatu keniscayaan bahwa proses perkembangan konseli tidak selalu berlangsung secara mulus, atau bebas dari masalah. Dengan kata lain proses perkembangan itu tidak selalu berjalan dalam arus linier, lurus, atau searah dengan potensi, harapan dan nilai-nilai yang dianut.

            Perkembangan konseli tidak lepas dari pengaruh lingkungan, baik fisik, psikis, maupun social. Sifat yang melekat pada lingkungan adalah perubahan. Perubahan yang terjadi dalam lingkungan dapat mempengaruhi gaya hidup (life style) warga masyarakat. Apabila perubahan ang terjadi itu sulit diprediksi, atau diluar jangkauan kemampuan, maka akan melahirkan kesenjangan perkembangan perilaku konseli,seperti terjadinya stagnasi (kemandekan) perkembangan, masalah-masalah pribadi atau penyimpangan perilaku. Iklim lingkungan kehidupan yang kurang sehat, seperti maraknya tayangan televisi dan media-media lain, penyalahgunaan alat kontraspsi, ketidakharmonisan dalam kehidupan keluarga, dan dekandensi moral orang dewasa ini mempengaruhi perilaku atau gaya hidup konseli (terutama pada usia remaja) yang cenderung menyimpang dari kaidah-kaidah moral (akhlak yang mulia), seperti pelanggaran tata tertib, pergaulan bebas, tawuran, dan kriminalitas.

            Upaya menangkal dan mencegah perilaku-perilaku yang tidak diharapkan seperti yang disebutkan, adalah mengembangkan potensi konseli dan memfasilitasi mereka secara sistematik dan terprogram untuk mencapai standar kompetensi kemandirian.

            Dengan demikian, pendidikan yang bermutu efektif dan ideal adalah pendidikan yang tidak mengesampingkan bimbingan dan konseling. Pendidikan yang hanya melaksanakan bidang administrative dan instruksional dengan mengabaikan bimbingan dan konseling, hanya akan menghasilkan konseli yang pintar dan terampil dalam aspek akademik, tetapi kurang memiliki kemampuan atau kematangan dalam aspek kepribadian.

            Dengan dasar itulah bimbingan dan konseling sangat berperan penting dalam pembentukan sosok peserta didik yang dicita-citakan seperti yang dicantumkan dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003, yaitu:

  1. beriman dan bertaqwa terhadap tuhan yang maha esa
  2. berakhlak mulia
  3. memiliki pengetahuan dan keterampilan
  4. memiliki kesehatan jasmani dan rohani
  5. memiliki kepribadian yang mantap dan kebangsaan
  6. memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

klik disinihttps://www.google.co.id/search?q=makalah+bimbingan+dan+konseling+islam&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiRlY2X97LUAhWIN48KHat6AL8Q_AUIBygC&biw=1304&bih=699#imgrc=6je5Mpry0hUa4M:

Untuk mencapai tujuan pendidikan yang dicita-citakan itu bimbingan konseling disekolah di orientasikan kepada upaya memfasilitasi perkembangan potensi konseli, yang meliputi aspek pribadi, belajar dan karir, atau terkait dengan perkembangan konseli sebagai makhluk yang berdimensi biopsikososiospiritual (biologis, psikis, sosial dan spiritual).[8]

BAB III

PENUTUP

3.1.              Kesimpulan

  1. Konseling Islam adalah suatu proses pemberian bantuan secara terus menerus dan sistematis terhadap individu atau sekelompok orang yang sedang mengalami kesulitan lahir dan batin untuk dapat memahami dirinya dan mampu memecahkan masalah yang dihadapinya sehingga dapat hidup secara harmonis sesuai dengan ketentuan dan petunjuk Allah dan Rasul-Nya demi tercapainya kebahagiaan duniawiah dan ukhrawiah.
  2. Tujuan BK islan dibagi menjadi tujuan umum dan tujuan khusus:

Tujuan umumnya adalah membantu individu mewujudkan dirinya sebagai manusia seutuhnya agar mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akherat.

Tujuan khususnya adalah:

–          membantu individu agar tidak menghadapi masalah

–          membantu individu untuk mengatasi masalah yang dihadapinya

–          membantu individu memlihara dan mengembangkan situasi dan kondisi yang baik atau yang tetap baik menjadi tetap baik atau  menjadi lebih baik, sehingga tidak akan menjadi sumber masalah bagi dirinya dan orang lain.

  1. Konseli sebagai seorang individu yang berada dalam proses berkembang yaitu berkembang ke arah kematangan atau kemandirian. Untuk mencapai kematangan dan kemandirian tersebut, konseli memerlukan bimbingan karena mereka masih kurang memiliki pemahaman atau wawasan tentang dirinya dan lingkungannya, juga pengalaman menentukan arah kehidupannya. Disamping itu terdapat suatu keniscayaan bahwa proses perkembangan konseli tidak selalu berlangsung mulus,atau bebas dari masalah. atau searah dengan potensi, harapan dan nilai-nilai yang dianut.

DAFTAR PUSTAKA

v  Mohammmad Surya, Psikologi konseling, Pustaka Bani Quraisy. Bandung: 2003

v  Asy`ari, Ahm dkk., Pengantar Studi Islam (Surabaya: IAIN Sunan Ampel, 2004),  Ahmad bin Muhammad al-Mali al-Shawi, Syarh al-Shawi `ala Auhar al-Tauhid,.

v  Ahmad Mubarok, Al-Irsyad an Nafsy, Konseling Agama Teori dan Kasus (Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2002)

v  Farid Hariyanto, Makalah dalam Seminar Bimbingan dan Konseling Agama Jakarta: 2007

v  Imam Sayuti Farid, Pokok-Pokok Bahasan Tentang Bimbingan Penyuluhan

Agama Sebagai Teknik Dakwah, bandung: Alfabetha 2002

v  Aunur Rahim Faqih, Bimbingan dan Konseling dalam Islam, UII press. Jakarta: 2001

INTERNET SEHAT

disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Perkembangan Sistem Informatika yang diampu oleh hardi prasetyan, M.Pd

 

Disusun oleh:

Gilang Ramadan

 1600001272/2E

 

 

 

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

YOGYAKARTA

2017

 

 

BAB II

LANDASAN TEORI

1.      PENGERTIAN

  1. Pengertian Siswa SMP

Sekolah menengah pertama (disingkat SMP, Bahasa Inggris: junior high school) adalah jenjang pendidikan dasar pada pendidikan formal di Indonesia setelah lulus sekolah dasar (atau sederajat). Sekolah menengah pertama ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 7 sampai kelas 9. Pada tahun ajaran 1994/1995 hingga 2003/2004, sekolah ini pernah disebut sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP).

Siswa SMP ada peserta didik yang menuntut ilmu di jenjang pendidikan SMP yaitu jenjang pendidikan setelah sekolah dasar.

 

  1. Pengertian Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

 

2.      PERKEMBANGAN INTERNET

Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.

Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bias menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah.

 

3.      MANFAAT DAN KERUGIAN INTERNET

  • Manfaat Internet
  1. Komunikasi :

Sasaran utama dari internet selalu komunikasi. Inovasi yang terjadi agar lebih cepat, lebih dapat diandalkan.

Sekarang kita dapat berkomunikasi dengan fraksi yang kedua dengan orang yang duduk di bagian lain dunia. Hari ini untuk komunikasi yang lebih baik, kita dapat memanfaatkan fasilitas e-mail, kita dapat chatting selama berjam-jam dengan orang yang kita cintai. Ada banyak messenger layanan dalam penawaran. Dengan bantuan layanan seperti itu, menjadi sangat mudah untuk mendirikan semacam persahabatan global di mana Anda dapat berbagi pemikiran Anda, dapat menjelajahi kebudayaan lain dari etnis yang berbeda.

  1. Informasi :

Informasi mungkin internet menawarkan keuntungan terbesar. Internet adalah harta karun virtual informasi.Setiap jenis informasi pada setiap topik di bawah matahari tersedia di Internet. mesin cari seperti Google, yahoo adalah pada layanan Anda di Internet. Anda hampir bisa menemukan semua jenis data pada hampir semua jenis topik yang Anda cari. Ada sejumlah besar informasi yang tersedia di internet untuk hampir semua subyek yang dikenal manusia, mulai dari pemerintah dan layanan hukum, pameran dagang dan konferensi, informasi pasar, ide-ide baru dan dukungan teknis.

Mahasiswa dan anak-anak antara pengguna atas yang surfing Internet untuk penelitian. Hari ini, hampir diperlukan bahwa siswa harus menggunakan internet untuk riset untuk tujuan mengumpulkan sumber daya.Guru telah mulai memberikan tugas yang memerlukan penelitian di Internet.Sejumlah situs web yang tersedia di internet menawarkan banyak informasi bagi masyarakat.

  1. Hiburan :

media internet telah menjadi sangat sukses dalam perangkap segi faktor hiburan. Men-download permainan, Ada banyak permainan yang dapat didownload dari internet secara gratis. Industri game online telah mencicipi dramatis dan fenomenal perhatian pecinta game.

 

  1. Layanan :

Banyak pelayanan sekarang tersedia di internet seperti perbankan online, mencari pekerjaan, pembelian tiket untuk film favorit Anda, layanan bimbingan pada array topik melanda setiap aspek kehidupan, dan pemesanan hotel. Seringkali layanan ini tidak tersedia off-line dan dapat dikenakan biaya lebih banyak.

 

  • Kekurangan Internet :
  1. Pencurian informasi pribadi :

Jika Anda menggunakan Internet, Anda mungkin akan menghadapi bahaya besar sebagai informasi pribadi Anda seperti nama, alamat, nomor kartu kredit dll dapat diakses oleh penjahat lainnya untuk membuat suatu permasalahan Anda lebih parah.

 

  1. Spamming:

Spamming mengacu pada mengirim e-mail yang tidak diinginkan dalam jumlah besar, yang memberikan ada tujuan dan sia-sia menghambat seluruh sistem. kegiatan ilegal tersebut bisa jadi sangat frustasi bagi Anda, dan bukan hanya mengabaikannya, Anda harus melakukan upaya untuk mencoba dan menghentikan kegiatan sehingga menggunakan Internet dapat menjadi yang lebih aman.

 

  1. Ancaman virus :

Virus tidak lain hanyalah sebuah program yang mengganggu fungsi normal dari sistem komputer Anda.Komputer terpasang ke internet lebih rentan terhadap serangan virus dan mereka bisa berakhir ke seluruh hard disk menabrak Anda.

 

  1. Pornografi:

Ini mungkin merupakan ancaman terbesar yang berhubungan dengan hidup sehat mental anak-anak Anda.Sebuah masalah yang sangat serius tentang Internet. Ada ribuan situs porno di Internet yang dapat dengan mudah ditemukan dan dapat menjadi faktor yang merugikan untuk membiarkan anak-anak menggunakan Internet.

 

4.      MANFAAT INTERNET UNTUK SISWA SEKOLAH

Selain beragam manfaat, internet juga bisa merusak pola pikir serta pola perilaku seseorang. Berikut dampak negatif internet bagi pelajar :

  • Pelajar bisa mengakses situs tak layak seperti situs dengan konten porno yang marak diperangi oleh orang tua. Memang akhir-akhir ini salah satu kementrian di Indonesia sedang giat-giatnya memblokir situs porno, namun tak ada jaminan semua situs tersebut bisa ditutup.
  • Gila facebook dan twitter juga merupakan salah satu hal yang negarif di dunia internet. Kecanduan jenis ini merubah pola sosial seseorang sehingga lebih nyaman bertegur sapa di situs sosial ketimbang di dunia nyata.
  • Hal negatif lainnya yang bisa merusak pelajar adalah fasilitas game online serta perjudian online. Kedua hal ini memang sedang tren. Jika masih dalam kontek wajar, mungkin tak terlalu mengkhawatirkan. Namun beberapa kasus yang ditemui, kecenderungan untuk bermain serta berjudi secara online bukan lagi sebatas hobi namun sesuatu yang dirasa penting untuk dilakukan. Game online dan perjudian online agaknya telah menjadi candu dan banyak perakibat pada menurunnya prestasi belajar seseorang. Pada hakekatnya internet merupakan alat. Layaknya sebuah alat, penggunaannya tentu bergantung pada orang sebagai subjek pelaku. Jadi dengan kata lain, positif dan negatif adalah pilihan. Manfaat internet bagi pelajar merupakan sesuatu yang harus terus-menerus diberdayakan bagi pelajar. Sedangkan nilai-nilai negarif-nya harus direduksi secara perlahan. Oleh karenanya, penggunaan internet harus selalu berada dalam pengawasan para pendidik maupun keluarga.

 

 

 

 

BAB III

HASIL PENELITIAN

 

1.      Tingkat kegemaran siswa bermain internet

Kegemaran siswa terhadap dunia internet sangat besar sekali. Ini tercemin dalam hasil penelitian yang menunjukkan bahwa :

  • Suka sekali : 60 %
  • Suka : 20 %
  • Biasa saja : 15 %
  • Tidak suka : 5 %

Dengan jumlah prosentase jumlah suka sekali sangat besar, maka dapat internet sangat digemari oleh siswa sekolah khususnya siswa SMP. Hal ini juga ditunjang dengan jumlah prosentase yang tidak menyukai internet yang kecil yakni sekitar 5 persen.

 

2.      Tujuan siswa bermaen internet

Sangat bervariasi tujuan siswa menggunakan internet. Dalam hal ini, peneliti juga mendapatkan beberapa tujuan siswa mengguanakan internet. Antara lain :

  • Cari bahan buat tugas : 35 %
  • Chatting + sosialita (cari teman) : 45 %
  • Game online : 5 %
  • Liat film dan hiburan : 15 %

Dengan hasil penelitian diatas, dapat dilihat bahwa tujuan siswa menggunakan internet adalah untuk mencari teman atau bersosialisasi dengan situs yang sedang banyak digemari. Selain itu ada juga siswa SMP yang mencari bahan mengerjakan tugas sekolah, melakukan hiburan dengan mengunjungi situs hiburan audio/video dan sebagian kecil bermain game online.

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Sekolah_menengah_pertama [tersedia]

http://lompoulu.blogspot.com/2012/07/manfaat-internet-bagi-pelajar.html [tersedia]

INTERNET SEHAT

disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Perkembangan Sistem Informatika yang diampu oleh hardi prasetyan, M.Pd

 

Disusun oleh:

Muhammad Isnain Hidayatu Ramadan

 1600001259/2E

 

 

 

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

YOGYAKARTA

2017

 

 

BAB II

LANDASAN TEORI

1.      PENGERTIAN

  1. Pengertian Siswa SMP

Sekolah menengah pertama (disingkat SMP, Bahasa Inggris: junior high school) adalah jenjang pendidikan dasar pada pendidikan formal di Indonesia setelah lulus sekolah dasar (atau sederajat). Sekolah menengah pertama ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 7 sampai kelas 9. Pada tahun ajaran 1994/1995 hingga 2003/2004, sekolah ini pernah disebut sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP).

Siswa SMP ada peserta didik yang menuntut ilmu di jenjang pendidikan SMP yaitu jenjang pendidikan setelah sekolah dasar.

 

  1. Pengertian Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

 

2.      PERKEMBANGAN INTERNET

Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.

Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bias menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah.

 

3.      MANFAAT DAN KERUGIAN INTERNET

  • Manfaat Internet
  1. Komunikasi :

Sasaran utama dari internet selalu komunikasi. Inovasi yang terjadi agar lebih cepat, lebih dapat diandalkan.

Sekarang kita dapat berkomunikasi dengan fraksi yang kedua dengan orang yang duduk di bagian lain dunia. Hari ini untuk komunikasi yang lebih baik, kita dapat memanfaatkan fasilitas e-mail, kita dapat chatting selama berjam-jam dengan orang yang kita cintai. Ada banyak messenger layanan dalam penawaran. Dengan bantuan layanan seperti itu, menjadi sangat mudah untuk mendirikan semacam persahabatan global di mana Anda dapat berbagi pemikiran Anda, dapat menjelajahi kebudayaan lain dari etnis yang berbeda.

  1. Informasi :

Informasi mungkin internet menawarkan keuntungan terbesar. Internet adalah harta karun virtual informasi.Setiap jenis informasi pada setiap topik di bawah matahari tersedia di Internet. mesin cari seperti Google, yahoo adalah pada layanan Anda di Internet. Anda hampir bisa menemukan semua jenis data pada hampir semua jenis topik yang Anda cari. Ada sejumlah besar informasi yang tersedia di internet untuk hampir semua subyek yang dikenal manusia, mulai dari pemerintah dan layanan hukum, pameran dagang dan konferensi, informasi pasar, ide-ide baru dan dukungan teknis.

Mahasiswa dan anak-anak antara pengguna atas yang surfing Internet untuk penelitian. Hari ini, hampir diperlukan bahwa siswa harus menggunakan internet untuk riset untuk tujuan mengumpulkan sumber daya.Guru telah mulai memberikan tugas yang memerlukan penelitian di Internet.Sejumlah situs web yang tersedia di internet menawarkan banyak informasi bagi masyarakat.

  1. Hiburan :

media internet telah menjadi sangat sukses dalam perangkap segi faktor hiburan. Men-download permainan, Ada banyak permainan yang dapat didownload dari internet secara gratis. Industri game online telah mencicipi dramatis dan fenomenal perhatian pecinta game.

 

  1. Layanan :

Banyak pelayanan sekarang tersedia di internet seperti perbankan online, mencari pekerjaan, pembelian tiket untuk film favorit Anda, layanan bimbingan pada array topik melanda setiap aspek kehidupan, dan pemesanan hotel. Seringkali layanan ini tidak tersedia off-line dan dapat dikenakan biaya lebih banyak.

 

  • Kekurangan Internet :
  1. Pencurian informasi pribadi :

Jika Anda menggunakan Internet, Anda mungkin akan menghadapi bahaya besar sebagai informasi pribadi Anda seperti nama, alamat, nomor kartu kredit dll dapat diakses oleh penjahat lainnya untuk membuat suatu permasalahan Anda lebih parah.

 

  1. Spamming:

Spamming mengacu pada mengirim e-mail yang tidak diinginkan dalam jumlah besar, yang memberikan ada tujuan dan sia-sia menghambat seluruh sistem. kegiatan ilegal tersebut bisa jadi sangat frustasi bagi Anda, dan bukan hanya mengabaikannya, Anda harus melakukan upaya untuk mencoba dan menghentikan kegiatan sehingga menggunakan Internet dapat menjadi yang lebih aman.

 

  1. Ancaman virus :

Virus tidak lain hanyalah sebuah program yang mengganggu fungsi normal dari sistem komputer Anda.Komputer terpasang ke internet lebih rentan terhadap serangan virus dan mereka bisa berakhir ke seluruh hard disk menabrak Anda.

 

  1. Pornografi:

Ini mungkin merupakan ancaman terbesar yang berhubungan dengan hidup sehat mental anak-anak Anda.Sebuah masalah yang sangat serius tentang Internet. Ada ribuan situs porno di Internet yang dapat dengan mudah ditemukan dan dapat menjadi faktor yang merugikan untuk membiarkan anak-anak menggunakan Internet.

 

4.      MANFAAT INTERNET UNTUK SISWA SEKOLAH

Selain beragam manfaat, internet juga bisa merusak pola pikir serta pola perilaku seseorang. Berikut dampak negatif internet bagi pelajar :

  • Pelajar bisa mengakses situs tak layak seperti situs dengan konten porno yang marak diperangi oleh orang tua. Memang akhir-akhir ini salah satu kementrian di Indonesia sedang giat-giatnya memblokir situs porno, namun tak ada jaminan semua situs tersebut bisa ditutup.
  • Gila facebook dan twitter juga merupakan salah satu hal yang negarif di dunia internet. Kecanduan jenis ini merubah pola sosial seseorang sehingga lebih nyaman bertegur sapa di situs sosial ketimbang di dunia nyata.
  • Hal negatif lainnya yang bisa merusak pelajar adalah fasilitas game online serta perjudian online. Kedua hal ini memang sedang tren. Jika masih dalam kontek wajar, mungkin tak terlalu mengkhawatirkan. Namun beberapa kasus yang ditemui, kecenderungan untuk bermain serta berjudi secara online bukan lagi sebatas hobi namun sesuatu yang dirasa penting untuk dilakukan. Game online dan perjudian online agaknya telah menjadi candu dan banyak perakibat pada menurunnya prestasi belajar seseorang. Pada hakekatnya internet merupakan alat. Layaknya sebuah alat, penggunaannya tentu bergantung pada orang sebagai subjek pelaku. Jadi dengan kata lain, positif dan negatif adalah pilihan. Manfaat internet bagi pelajar merupakan sesuatu yang harus terus-menerus diberdayakan bagi pelajar. Sedangkan nilai-nilai negarif-nya harus direduksi secara perlahan. Oleh karenanya, penggunaan internet harus selalu berada dalam pengawasan para pendidik maupun keluarga.

 

 

 

 

BAB III

HASIL PENELITIAN

 

1.      Tingkat kegemaran siswa bermain internet

Kegemaran siswa terhadap dunia internet sangat besar sekali. Ini tercemin dalam hasil penelitian yang menunjukkan bahwa :

  • Suka sekali : 60 %
  • Suka : 20 %
  • Biasa saja : 15 %
  • Tidak suka : 5 %

Dengan jumlah prosentase jumlah suka sekali sangat besar, maka dapat internet sangat digemari oleh siswa sekolah khususnya siswa SMP. Hal ini juga ditunjang dengan jumlah prosentase yang tidak menyukai internet yang kecil yakni sekitar 5 persen.

 

2.      Tujuan siswa bermaen internet

Sangat bervariasi tujuan siswa menggunakan internet. Dalam hal ini, peneliti juga mendapatkan beberapa tujuan siswa mengguanakan internet. Antara lain :

  • Cari bahan buat tugas : 35 %
  • Chatting + sosialita (cari teman) : 45 %
  • Game online : 5 %
  • Liat film dan hiburan : 15 %

Dengan hasil penelitian diatas, dapat dilihat bahwa tujuan siswa menggunakan internet adalah untuk mencari teman atau bersosialisasi dengan situs yang sedang banyak digemari. Selain itu ada juga siswa SMP yang mencari bahan mengerjakan tugas sekolah, melakukan hiburan dengan mengunjungi situs hiburan audio/video dan sebagian kecil bermain game online.

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Sekolah_menengah_pertama [tersedia]

http://lompoulu.blogspot.com/2012/07/manfaat-internet-bagi-pelajar.html [tersedia]

BabyMoVidGram

BIODATA

Nama : M Isnain Hidayatu Ramadhan

TTL    : Sleman 21 Januari 1998 Read More

Hello world!

Selamat datang di Blog.UAD. Artikel ini adalah artikel pertama sebagai contoh. Anda bisa mengubah atau menghapus artikel ini.

Jika ragu-ragu jangan segan untuk bergabung di group Blog.UAD dan bertanya di forum diskusi.

Loading...
X
Skip to toolbar