Category Archives: OLAHRAGA

Fakta Unik Bruno Silva(6)

Setiap orang yang suka nonton bola pastinya memiliki pemain idolanya masing-masing. Nah, bagi kamu yang mengidolakan Bruno Silva. Berikut beberapa fakta unik Bruno Silva yang dilansir dari berita bola sebagai berikut :

  1. Tampil Plontos Dengan Percaya Diri Yang Terinspirasi Dari Ronaldo

Perlu diketahui bahwa pemain PSIS Semarang, Bruno Silva, ternyata sudah mengalami kebotakan sejak 10 tahun yang lalu. Pria asal Brasil ini bercerita bahwa awal mulanya ia tidak memiliki rambut karena turunan dari sang ayah. “Saya memilih untuk menjadi botak sejak 2010. Selain itu karena saya juga memiliki keturunan dari papa saya,” kata Bruno Silva seperti yang dikutip dari Bolanusantara. Walaupun botak, ia tampil percaya diri. Apalagi ia  juga mengidolakan gaya rambut idolanya, yakni mantan penyerang Brasil, Ronaldo Nazario. 

  1. Bruno Silva Suka Dengan Makanan Khas Indonesia

Setelah cukup lama tinggal di Indonesia, Bruno Silva mulai mencintai Indonesia termasuk soal makanan. Salah satu makanan khas Indonesia yang paling ia sukai adalah nasi goreng. “Saya sejak tahun 2018 sudah coba nasi goreng, soto ayam. Saya suka nasi goreng, tetapi saya tidak suka cabai karena tidak cocok dengan perut saya,” ujar Bruno Silva. Ia juga bercerita bahwa kedua anaknya yang tinggal di Semarang juga menyukai ayam goreng. Selain nasi goreng dan ayam goreng, ia juga sangat suka dengan mie goreng. “Saya suka mie goreng. Mungkin di dapur saya ada (persediaan mie instan,” ungkap Bruno Silva.

  1. Keinginan Bruno Silva Menjadi Warga Negara Indonesia

Dalam hal ini, Chief Executive Officer (CEO) klub Liga 1 PSIS Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya mengatakan bahwa Bruno Silva harus sabar jika ingin dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). “Kamu dari manajemen PSIS menyambut baik hal itu (keinginan Bruno dinaturalisasi), namun tidak semudah itu. Secara loyalitas, kami tidak ragu, kemudian saya juga yakin kalau Bruno akan jadi WNI yang baik, namun ia harus sabar kalau ingin naturalisasi,” ujar Yoyok Sukawi, Minggu (05/04/20).