Lebaran Sudah Lewat, Waktunya Fokus Atur Keuangan untuk 4 Hal Ini

Posted on: June 23, 2020, by :

Sudah menjadi hal yang wajar jika selama bulan puasa hingga Lebaran, kebutuhan yang harus dipenuhi meningkat jadi dua kali lipat. Bedanya kali ini, karena di tengah pandemi, mungkin pengeluaran untuk Lebaran nggak sebesar tahun lalu. Terutama bagi orang-orang yang rutin mudik setiap Lebaran, sebab tahun ini, pemerintah melarang masyarakat untuk mudik karena wabah Corona. 

Usai Lebaran, ada beberapa hal dalam hidup yang perlu ditata kembali. Mulai dari menyesuaikan aktivitas ke jam biasa, kebutuhan dan anggaran keuangan bulanan yang kembali normal, hingga mengevaluasi dan mengatur ulang keuangan agar sesuai dengan rencana jangka panjang yang ingin dicapai. Supaya nggak lupa, berikut ini ada 4 hal yang perlu dijadikan fokus keuangan setelah Lebaran: 

Tahun ajaran baru untuk para orangtua

Untuk para orangtua yang memiliki anak usia sekolah, jangan lupa kalau sebulan lagi tahun ajaran baru sudah akan tiba. Seperti yang kita ketahui bersama, ada banyak biaya yang diperlukan untuk hal tersebut mulai dari biaya daftar ulang, SPP, buku, seragam, dan biaya uang pangkal/uang masuk untuk anak yang jenjang sekolahnya naik. Biaya tahun ajaran baru umumnya tidak sedikit, namun berbeda-beda pada tiap jenjang dan sekolah. Nah, para orangtua, gimana nih dananya sudah disiapkan belum?

Idealnya, biaya pendidikan anak sudah direncanakan dan disiapkan dari jauh-jauh hari agar tidak terganggu dengan kebutuhan lainnya. Apalagi setiap tahun, biaya pendidikan juga naik. Namun, jangan berkecil hati kalau ternyata uangnya belum siap dan atau bahkan terpakai. Untuk biaya yang besar seperti uang pangkal atau uang buku, biasanya pihak sekolah memiliki program keringanan berupa cicilan. Nah, jika kondisi keuangan belum memadai untuk bayar lunas, kamu bisa memanfaatkan program yang satu ini. 

Alternatif lainnya, kamu juga bisa pinjam dana untuk menutup sebagian biaya tahun ajaran baru. Pinjamnya bisa ke lembaga konvensional seperti bank yang memiliki program pinjaman pendidikan. Biasanya, syaratnya lebih ringan dan bunganya rendah. Pilihan lain, karena berkejaran dengan waktu tahun ajaran baru yang mepet, kamu juga dapat pinjam dana ke fintech berbunga rendah. 

Kredivo adalah satu fintech yang terdaftar di OJK yang menerapkan suku bunga flat 2,95% per bulan untuk pengguna yang ingin pinjam dana tunai mulai dari 500 ribu hingga puluhan juta. Opsi tenor yang disediakan Kredivo juga variatif, yaitu 1/3/6 bulan. Tapi sebelum bisa pinjam dana di Kredivo, kamu perlu terdaftar sebagai pengguna Premium lebih dulu. Download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store untuk daftar. 

Mengisi kembali tabungan darurat

Tabungan darurat harus dipastikan terisi kembali dan aman pasca Lebaran. Sebab, tabungan darurat bisa sangat membantu untuk kondisi penting dan mendesak. Maka dari itu, kalau ada yang bisa dihemat secara ketat dari pengeluaran sebaiknya segera dilakukan. Uangnya bisa dialihkan untuk tabungan. Pangkas pengeluaran yang tidak penting terutama yang konsumtif seperti berbelanja selain kebutuhan primer. Misalnya bahan makanan. Atau kebutuhan lain yang lebih penting seperti listrik, air, internet, transportasi, dan lain sebagainya. 

Melunasi cicilan yang masih tersisa

Masih ada sisa dana yang lumayan dari THR? Kalau nggak ada kebutuhan penting seperti halnya  tahun ajaran baru pasca Lebaran, nggak ada salahnya untuk menggunakan dana tersebut untuk melunasi cicilan yang tersisa. Yuk, cek lagi daftar cicilan yang ada saat ini. Adakah yang tenor atau jumlahnya tinggal sedikit lagi? Yang ini bisa kamu segera lunasi dari sisa dana THR yang ada agar beban keuangan bisa berkurang. 

Tujuan finansial yang ingin dicapai

Sudahkah kamu menentukan tujuan finansial yang ingin dicapai? Mau nabung untuk nikah? Beli mobil? Beli tanah dan bangun rumah sendiri? Apa pun itu, dengan memiliki tujuan finansial yang ingin dicapai, dapat membantu kamu fokus dalam mengatur keuangan dengan disiplin. Alih-alih tergiur untuk menghabiskan uang untuk aktivitas konsumtif seperti belanja di mal, hangout tiap akhir pekan, atau liburan, kamu bakal lebih semangat menabung dan menyisihkan uang lebih banyak untuk mencapai tujuan finansial ini. 

Kalau belum punya, yuk coba tentukan sekarang tujuan finansialmu. Kamu dapat memulainya dari tujuan jangka pendek misalnya untuk setahun ke depan kamu mau punya bisnis sendiri atau investasi. Wujudkan dulu tujuan ini, baru kemudian kamu bisa menentukan tujuan finansial lain yang jangka menengah (2 – 3 tahun ke depan) hingga jangka panjang (> 5 tahun). 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Skip to toolbar