Bimbingan dan Konseling Belajar

Pengembangan kemampuan belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri.

Pokok-pokok dalam bidang Bimbingan dan Konseling Belajar, meliputi

  • Pemantapan sikap dan kebiasaan belajar yang efektif dan efisien serta produktif, baik dalam mencari informasi dari berbagai sumber belajar, bersikap terhadap guru dan narasumber lainnya, mengembangkan keterampilan belajar ,mengerjakan tugas-tugas pelajaran dan menjalani program penilaian hasil belajar
  • Pemantapan displin belajar dan berlatih, baik secara mandiri maupun berkelompok
  • Pemantapan penguasaan materi program belajar di sekolah menengah umum sesuai dengan perkembangan ilmu,teknologi dan kesenian.
  • Pemantapan pemhaman dan pemanfaatan kondisi fisik,sosial dan budaya yang ada di sekolah,lingkungan sekitar dan masyarakat untuk pengembangan pengetahuan dan kemampuan serta pengembangan pribadi
  • Orientasi belajar di perguruan tinggi.

Sedangkan materi–materi dalam layanan-layanan bimbingan dan konseling belajar ialah, layanan orientasi, layanan informasi, layanan penempatan dan penyaluran, layanan pembelajaran, layanan konseling perorangan, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konseling kelompok.

Tujuan dari Bimbingan dan Konseling Belajar ialah membantu peserta didik agar:

  • Dapat melaksanakan keterampilan /teknik belajar secara efektif
  • Dapat menentukan tujuan dan perencanaan pendidikan
  • Mampu belajar secara efektif
  • Memiliki keterampilan dan kemampuan dalam menghadapi ujian

Adapun usaha mengatasi anak yang bermasalah dalam belajar, secara sistematis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Memanggil dan menerima anak yang bermasalah dengan penuh kasih sayang
  • Dengan wawancara yang dialogis diusahakan dapat ditemukan sebab-sebab utama yang menimbulkan masalah
  • Memahami keberadaan anak dengan sedalam-dalamnya
  • Menunjukkan cara penyelasaian masalah yang tepat untuk di renungkan oleh anak kemudian untuk dikerjakannya
  • Menemukan segi-segi kelebihan anak agar kelebihan itu diaktualisisr guru megatasi kekurangannya
  • Menanamkan nilai-nilai spritual yang benar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *