Tipologi Kepribadian

Menurut J. Bansen terdapat 4 tipologi kepribadian, yaitu choleris, sanguinis, phlegmatis dan melankolis.

Berikut ini adalah ciri dari masing-masing kepribadian tersebut:

CIRI-CIRI ORANG CHOLERIS ialah keras, tegas, menuntut, energinya besar untuk melakukan hal-hal sulit, memiliki daya dorong dan keyakinan kuat akan diri sendiri, pantang menyerah, dilahirkan sebagai pemimpin, berfikir cepat, cepat mengambil keputusan, tidak bisa diam selalu mencari pekerjaan, proyek atau kegiatan, baginya berdiam diri adalah hal bodoh yang menyia-nyiakan waktu, ia dinamis aktif dan selalu membutuhkan perubahan, tidak suka dengan orang yang lamban, cenderung to the point, mencari pemecahan praktis, penting baginya adalah hasil akhir, temperamen, mudah marah, tetapi mudah memafkan kesalahan orang lain.

CIRI-CIRI ORANG SANGUINIS adalah memiliki sikap ramah dan suka berbicara dengan segala topic apa saja, penuh inspirasi dan aktif, kemampuan berbicara yang prima ini membuat mereka mampu mempengaruhi orang lain; menjadi pembicara dan motivator yang menyenangkan, cenderung optimis, tetapi juga sangat mudah dipengaruhi, cenderung menjadi pengikut, sangat suka bersosialisasi, suka menjadi pusat perhatian, memliki banyak kawan, ekspresif, antusiatik, sering menjadi bintang dalam tiap pertemuan, tidak disiplin, sering menyalahi janji, rentang perhatian pendek, suka berubah-ubah dan sulit mendengar orang lain.

CIRI-CIRI ORANG PHLEGMATIS ialah paling menyenangkan untuk dijadikan kawan, suka memerintah, tidak suka menuntut, pemalu, tidak suka menonjolkan diri, tidak menyukai keramaian, tidak suka menjadi pusat perhatian, sopan dan mempunyai aturan yang baik dalam pergaulan, emosi stabil, sangat baik menerima perintah, sulit mengatakan tidak, hanya bisa mengerjakan satu hal dalam satu waktu tertentu, suka mengerjakan hal yang bersifat monoton dan berulang, cenderung penakut, peragu, plin-plan,kurang bersemangat dan kurang motivasi.

CIRI-CIRI ORANG MELANKOLIS adalah orang yang selalu serius dan tertutup, cerdas dan kritis dalam berfikir, mengerjakan suatu hal dengan jauh lebih tekun daripada tipe kepribadian yang lain, memiliki pemikiran kritis, sehingga menganalisa keadaan dengan jauh lebih baik, memiliki kemampuan luar biasa untuk melihat sesuatu di balik layar, sangat hati-hati, teliti dan curiga, tidak senang membuat kesalahan, konsisten dan detail,suka pekerjaan yang berulang-ulang, berperasaan halus, pendendam, sangat berpusat pada diri sendiri, kurang fleksibel dalam membangun hubungan interpersonal yang hangat, murung dan berubah-ubah temperamen, suka berteori, suka melindungi diri dan tidak suka mengambil resiko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *