KARAKTERISTIK PRIBADI KONSELOR

(Menurut Gerald Corey 2005)

  1. Memiliki identitas : memahami diri sendiri, tujuan dari yang akan mereka lakukan
  2. Menghargai dan menaruh hormat terhadap diri sendiri.
  3. Mampu mengenal dan menerima kekuatan diri sendiri
  4. Terbuka terhadapa perubahan
  5. Dapat mengalami dan mengetahui dunia orang lain, namun rasa empati yang ada bukan-lah untuk diwarnai dengan keinginan untuk memiliki
  6. Bergairah hidup dan pilihannya berorentasi pada kehidupan
  7. Orang-orang otentik, bersungguh-sungguh dan jujur
  8. Memiliki rasa humor
  9. Menghargai adanya pengaruh budaya
  10. Mampu menggali kembali sosok pribadi mereka sendiri
  11. Mampu membuat pilihan-pilihan yang bisa membentuk hidup
  12. Menaruh kesejahteraan serius kepada orang lain

Tempat Konseling :

  1. Terjamin privacy
  2. Nyaman dan tenang
  3. Tidak bising

Hubungan Konseling Sebaya :

  1. Hubungan saling percaya
  2. Komunikasi yang terbuka
  3. Pemberdayaan klien agar mampu mengambil keputusannya sendiri.

 

Persyaratan Konselor Sebaya :

  1. Berpengalaman sebagai pendidik sebaya (tidak mutlak)
  2. Memiliki minat, kemauan, dan perhatian untuk membantu klien
  3. Terbuka untuk pendapat orang lain.
  4. Menghargai dan menghormati klien.

Kiat-kiat khusus melaksanakan konseling sebaya (pada remaja) khususnya :

  1. Terbuka, membiarkannya untuk bertanya seluas-luasnya termasuk hal yang tabu
  2. Fleksibel, memberikan jawaban yang sederhana dengan kata-kata yang mudah dimengerti.
  3. Dapat dipercaya, jujur, danapabila tidak mengerti jawaban dari pertanyaan klien, katakan bahwa lain waktu akan berusaha menjawab karena sekarang belum mengerti.
  4. Menjaga kerahasiaan klien.
  5. Tunjukkan sikap tenang,jangan mudah panik dan terlalu heran pada hal baru.
  6. Menghargai klien dan jangan menadang rendah dirinya.
  7. Memahami, dan tidak memberikan penilaian, apalagi penilaian megatif tentang klien.
  8. Bersabar, biarkan klien yang mengambil keputusannya sendiri.

 

Langkah-langkah /tahapan konseling :

  1. Mengucapkan salam.
  2. Mempersilakan klien duduk.
  3. Menciptakan situasi yang membuat klien merasa nyaman.
  4. Mengajukan pertanyaan tentang maksud dan tujuan kedatangannya.
  5. Berikan informasi yang sangat dibutuhkan klien, termasuk berbagai alternatif jalan keluar.
  6. Mendorong dan membantu klien untuk menentukan jalan keluar atas persoalan yang dihadapi.
  7. Sampaikan tawaran untuk konseling berikutnya apabila masih perlu pembicaraan selanjutnya, dan ucapkan salam penutup dan terima kasih.

LIHAT LEBIH LANJUT DISINI