konselor muslim

Karakteristik Konselor

Masalah karakteristik konselor berhubungan erat dengan profil professional dan ideal. Prayitno mengemukakan bahwa profil seorang konselor professional adalah konselor yang memilki ciri-ciri kepribadian, spesialisasi pendidikan, dan kemampuan intelektual.Diantara syarat konselor, adalah sebagai berikut:

1.Taklif dalam arti seorang konselor hendaklah seorang yang mukallaf.

2.Iman dalam arti seorang konselor hendaklah seorang mukmin yang berkualitas, bertakwa, amanah, dan memiliki keamanan jiwa.

3.Adil dalam arti seorang konselor hendaklah seorang yang adil.

4.Izin dalam arti seorang konselor hendaklah memiliki legalitas, keizinan, dan diterima oleh masyarakat kehadirannya sebagai seorang konselor.

5.Kudrah dalam arti seorang konselor hendaklah memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melakukan pekerjaan BK.

Sedangkan yang berhubungan dengan sifat, adab, dan akhlak konselor dapat pula dikemukakan sebagai berikut:

Memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang ke-BK-an dalam arti bahwa konselor muslim tidak memberikan pelayanan kecuali dalam perkara yang ia tahu dan mempunyai pengalaman tentang orang yang diberinya pelayanan.

Memiliki sifat warak dalam pengalaman ilmunya, artinya mampu menahan dan mencegah dirinya dari menyalahi apa yang ia ketahui.

Bersifat menciptakan kemaslahatan dan menjauhkan kemudharatan, karena tujuan dari pelayanan konseling adalah demikian.

Memiliki sifat amanah , dalam arti konselor harus bersifat jujur dalam perkataan dan perbuatan supaya orang percaya kepadanya. Termasuk juga dalam hal ini menepati waktu, berbaik sangka, menjaga rahasia, dan sebagainya.

Memiliki akhlak yang baik dan mulia , sehingga akhlak dan kepribadian yang mulia itu bisa menjadi rahmat dan obat bagi klien, seperti sifat simpati, empati, kasih sayang, senyum, sabar, manis, kesungguhan, dan kebaikan hati.

Memiliki niat yang ikhlas, dan motivasi yang tinggi dalam melaksanakan BK.

Memiliki sifat istiqamah dalam arti wajib mentaati Allah dalam perkataan dan perbuatan mengikuti istilah syariat Islam serta tetap berlaku taat kepada Allah atas apa yang dilarang dan diperintah dalam praktek BK. Ini berarti kerja konselor itu amar makruf – nahi mungkar dan takut kepada Allah.

Memilki sifat halus dan lemah lembut dalam arti sifat muka yang berseri-seri, dan mudah berkomunikasi dalam pelayanan BK. (Lihat Al Gazali dalam Yahya Jaya: BK Agama Islam,2000:67-69)

Sesuai dengan asas pendidikan seumur hidup dalam Islam, maka subjek konseling itu adalah semua orang yang melakukan kegiatan belajar atau pendidikan, baik di rumah, sekolah dan masyarakat. Thohari Musnamar (1992:98), merincinya kepada: peserta didik, peserta pendidikan, orang tua (wali) yang mempunyai problema sehubungan dengan kegiatannya, dan orang tua (ayah-ibu) dalam kegiatan pendidikan. Menurutnya, konselor Islam seyogyanya orang-orang yang memiliki kemampuan (kompetensi), disamping persyaratan personal atau kepribadian/akhlak mulia, sebagai barikut:

Menguasai ilmu bimbingan dan konseling

Memahami (memiliki) wawasan kependidikan, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran (termasuk ilmu psikologi pendidikan, psikologi perkembangan dan lain-lain)

Memahami syariah Islamiyah secara mendalam.

Ciri-Ciri Akhlak Konselor Dalam Ajaran Islam.

Akhlak Islam pada prinsipnya adalah makna yang terpenting dalam hidup ini. Di dalam al-Qur’anterdapat seribu lima ratus empat (1504) ayat yang berhubungan dengan akhlak, baik segi teori maupun segi praktis (Al Syaibany, 1979:313)

Selanjutnya Al-Syaibany mengemukakan bahwa ciri-ciri akhlak dalam ajaran Islam adalah sebagai berikut:

Ciri sifat menyeluruh, meliputi seluruh gejala aktifitas biologis perorangan dan masyarakat, meliputi segala hubungan manusia dan segala segi kehidupannya dan segala segi hubungannya dengan kehidupan dan benda-benda hidup dan segala sesuatu itu berlaku atas pengawasan Allah. “…Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada…” (Lihat al Hadid, 57:4 dan al An’am,6:38)

Ciri keseimbangan, di mana akhlak Islam tidak mengorbankan kepentingan jasmani untuk kepentingan nilai rohani, juga nilai-nilai kebendaan untuk nilai-nilai kerohanian. Tapi ia meletakkan pada tempatnya, tidak berlebih dan tidak berkurang. (Lihat al Qashash, 28:77, al Baqarah,2:182, al a’raf,7:32, al Maidah, 5:87)

Ciri sederhana, di mana kesederhanaan dimaksudkan tidak berlebihan pada salah satu arah dan di antara segala arah, dan tidak pula berkurang. Memastikan manusia hidup di dunia ini dipertengahan dua ujung berlebihan dan berkurangan. (Lihat al A’raf,7:31, al Israk,7:27, al Baqarah,2:143)

Ciri realisme yang menganggap akhlak Islam sesuai dengan kemampuan kemanusiaan dan sejalan dengan naluri yang sehat. Gejalanya antara lain seperti : supaya mencari rezki dan bersungguh-sungguh mencarinya selama mencari dengan cara dan jalan yang halal, juga harus kuat dalam kebenaran membalas setiap orang ceroboh dengan jalan yang setimpal. (Lihat al Baqarah,2:190 dan 194, al-Anfal,8:8)

Ciri kemudahan, di mana manusia tidak diberati kecuali dalam batas-batas kesanggupan dan kekuatannya. Hal ini dapat dilihat pada ajaran Islam, bahwa Allah menginginkan kemudahan dan tidak menginginkan kesusahan (QS.2:185 dan 286), Allah tidak menjadikan dalam agama itu paksaan bagimu (QS.Al Hajj,22:78), jangan kamu melemparkan dirimu ke dalam kebinasaan (QS,2:195), bertaqwalah kepada Allah sesanggupmu (QS.al Taghabun, 64:11), Allah ingin meringankan daripada kamu, sebab manusia itu dijadikan lemah (al Nisak, 4:28)

Ciri mengikat perkataan dengan amal, teori dan praktek, hal ini dapat dilihat antara lain dalam QS.Al Shaf, 61:2, al Baqarah, 2:44, Fushshilat, 41:33, Ali Imram,3:188, al Kahfi, 18:107.

Ciri tetap dalam dasar-dasar dan prinsip-prinsip akhlak umum, dimaksudkan di sini adalah bahwa cara dan jalan yang digariskan oleh Islam adalah jalan universal, kekal sesuai dengan zaman dan cocok untuk segala waktu, sehingga ia tidak tunduk pada perubahan dan pertukaran sesuai dengan hawa nafsu. Hal ini dapat dilihat dalam fiman Allah yang (QS.16:60)

Sebagai seorang konselor Islam, dalam melaksanakan peran dan fungsinya, ciri di atas merupakan hal yang harus dimilikinya, dan melekat sejalan dengan kompetensi serta akhlaknya, sehingga tercerminkan dalam perilaku sehari-hari, dalam berbuat, berbicara, bertindak dan sebagainya.

Akhlak Konselor Dalam Ajaran Islam

Konselor adalah orang yang melaksanakan konseling. Menurut Arifin M.Ed. (1977:24), konseling agama (Islam) adalah segala kegiatan yang dilakukan oleh konselor (seseorang) dalam rangka memberikan bantuan kepada orang lain yang mengalami kesulitan-kesulitan rohaniyah dalam lingkungan hidupnya agar supaya orang tersebut mampu mengatasinya sendiri karena timbul kesadaran diri terhadap kekuasaan Tuhan (Allah) sehingga timbul pada diri pribadinya suatu cahaya harapan kebahagiaan hidup saat sekarang dan masa depannya. Hal ini memberi pengertian bahwa seorang konselor harus memiliki pengetahuan khusus; mental healt dan psikhologi, sikap dan kepribadian yang baik dan mempunyai kepekaan yang sangat terhadap pengaruh kejiwaan dari konselor. Sehingga apa yang menjadi tujuan (perubahan pada diri konseli) akan dapat terwujud, dan dapat menemukan dirinya kembali atau “kehidupan kembali”

Sikap dan kepribadian adalah sifat yang telah melekat pada diri seseorang (konselor) yang lahir dari pembinaan/pembiasaan dari akhlak terpuji. Setiap muslim kata Mahmud Yunus (1975:4), wajib mendidik dirinya supaya berakhlak dengan akhlak yang baik, sebagaimana termaktub dalam al-Qur’an dan hadis Nabi Saw..

Akhlak konselor dalam ajaran Islam haruslah akhlak al-Qur’an dan sunnah RasulNya. Apapun syarat yang harus dimiliki oleh konselor, sikap dan prilaku, atau ilmu yang diamalkannya, cara yang dilaluinya, tujuan melaksanakannya, dan seterusnya, harus merujuk kepada ajaran Islam yaitu al-Qur’an dan Sunnah, karena semua itu bermuara pada akhlak seseorang (konselor). Oleh sebab itu akhlak Rasul yang tercermin dalam sifat kepribadinanya (shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah), harus dijadikan sebagai panutan dan contoh tauladan bagi konselor.

https://docs.google.com/a/webmail.uad.ac.id/file/d/0BwPmhDrKcKxja1BURXBMM2gwR0U/edit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *