Cara Mengatasi Nyeri Lambung

By | March 13, 2018

Nyeri lambung terjadi karena asam lambung naik. Tubuh menggunakan asam lambung untuk mencerna makanan. Ketika jumlah asam lambung berlebihan, maka akan terjadi gangguan sistem pencernaan.

Asam lambung bisa naik ke kerongkongan karena katup antara kerongkongan dan lambung tidak berfungsi dengan baik. Kondisi inilah yang menyebabkan sakit dada atau nyeri ulu hati, mulu terasa asam, sulit menelan, dan perut tidak nyaman.

Kelebihan berat badan merupakan satu penyebab melemahnya katupantara kerongkongan bagian bawah dengan lambung.

Cara Mengatasi Nyeri Lambung Secara Alami

1. Permen karet

Permen karet bebas gula bisa bermanfaat merangsang produksi air liur. Karena sifat air liur yang basa maka dapet membantu menetralkan asam lambung. Perlu dicatat, pilih permen karet bebas gula dan kunyah selama setengah jam sehabis makan. Dan hindari permen karet rasa mint karena bisa memicu refluks asam lambung.

2. Baking soda

Satu sendok teh baking soda yang dicampur dengan segelas air bermanfaat untuk mentralkan asam lambung. Konsumsi sampai 4x sehari 1-2 jam sehabis makan. Baking soda mempunyai fungsi membantu menetralkan asam lambung serta membantu pencernaan.

3. Jahe

Rempah-rempah ini memang sangat bermanfaat, salah satunya bisa membantu proses pengosongan lambung sehingga gejala refluks asam lambung bisa dikurangi. Anda tinggal pilih saja, ingin menggunakan jahe mentah atau jahe bubuk sekitar 1-2 gram untuk dikonsumsi 1 jam sebelum makan.

4. Teh chamomile

Teh ini kerap dikonsumsi masyarakat untuk mengobati penyakit maag. Tetapi belum cukup banyak penelitian medis mengenai hal ini.

5. Cocor bebek

Ternyata manfaat cocor bebek yang masih jarang diketahui banyak orang yaitu bisa mengurangi rasa nyeri di perut.

Caranya dengan memblender beberapa daun cocor bebek lalu campur dengan air. Kemudian jadilah jus cocor bebek, saring dan minumlah hingga habis.

Selain bahan-bahan alami diatas, anda juga harus memperhatikan gaya hidup sehari-hari. Seperti waktu tidur yang cukup, serta tidur dengan posisi tubuh bagian atas kebih tinggi daripada tubuh bagian bawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *