Jenis-jenis Ikan Hias

By | January 22, 2020

Ikan hias merupakan jenis ikan yang hidup di air tawar atau air laut dan dipelihara dengan tujuan sebagai hiburan atau untuk memperindah dekorasi dalam ruang atau pun luar ruangan.

Ikan hias memiliki bentuk, warna, dan perilaku yang cantik sekaligus menggemaskan. Hal ini bisa menjadi salah satu alternatif hiburan di tengah rutinitas yang padat.

Selain itu, memelihara ikan hias pada akuarium atau kolam luar ruangan juga bisa menambah suasana asri hunian yang ditinggali.

Pada umumnya ikan hias yang dipelihara adalah ikan hias air tawar, meskipun sebenarnya ada juga ikan hias air laut.

Ikan hias air tawar lebih favorit di kalangan masyarakat karena relatif lebih mudah dibudidayakan daripada ikan hias air laut. Sebab, teknologinya lebih sederhana serta biayanya lebih terjangkau. Ikan hias tawar pun banyak dilakukan menjadi usaha berskala rumahan atau UMKM.

Berikut jenis-jenis ikan hias yang cukup digemari:

1. Ikan Guppy

Ukurannya yang mungil serta bentuk dan warnanya yang indah membuat ikan Guppy sangat disukai oleh orang-orang. Selain itu, budidaya ikan guppy sangat cocok untuk dilakukan dikarenakan peminat ikan guppy ini sangat tinggi.

Ikan Guppy pertama kali ditemukan di Venezuela pada tahun 1859, selain itu ikan Guppy juga ditemukan juga di Guyana dan Kepulauan Karibia. Bernama latin Poecilia reticulate ikan ini termasuk dalam keluarga atau family Poecilidae.

Ukuran ikan Guppy terbilang lebih kecil dibandingkan dengan ikan hias lainnya. Ikan Guppy jantan bisa mencapai panjang 2 – 3 cm sedangkan ikan Guppy betina bisa mencapai panjang 4 – 6 cm.

Warna sisiknya sendiri yang biasa muncul seperti kebiruan, kekuningan, merah, silver, serta kombinasi lainnya.

Setiap indukan ikan Guppy mampu menghasilkan 80-100 ekor anakan ikan dalam setiap 21 – 20 hari atau periode perkembangbiakannya serta sangat tergantung akan suhu airnya.

2. Ikan Bala Shark

Meskipun bernama ‘shark’ namun bukan berarti ikan ini ganas bagaikan ikan Hiu. Bahkan ikan ini bukan berasal dari tipe predator, sehingga tetap aman jika dipelihara di dalam akuarium bersama dengan ikan hias lainnya.

Habitat asli ikan Bala Shark adalah sungai-sungai besar yang dalam. Ikan ini mengkonsumsi krustacea kecil, fitoplankton, rotifer, seranggan, dan sebagainya.

Selain itu ikan Bala Shark juga mampu beradaptasi dengan keadaan air yang berbeda-beda. Namun, kondisi air paling ideal bagi ikan ini adalah air yang memiliki kadar pH 6 – 8 dengan suhu 22 – 28 derajat celcius.

Ciri khas ikan Bala Shark adalah warna sisiknya perak dengan garis hitam pada bagian ekor, punggung, sirip, dan beberapa bagian tubuh lainnya. Panjang dari ikan Bala Shark bisa mencapai 35 cm atau 14 inchi.

3. Ikan Belida

Ikan predator eksotis ini bernama ikan Belida atau nama latinnya Notopetrus chitala H. B. Ikan Belida mudah ditemukan di wilayah Indonesia dan juga sebagian negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Habitat aslinya biasanya adalah anak sungai yang dekat rawa seperti di pulau Sumatera, Kalimantan, dan juga Jawa Barat.

Sebab ikan ini berjenis karnivora, maka sangat disarankan apabila memelihara ikan Belida tidak digabung dalam satu akuarium bersama dengan ikan hias kecil lainnya. Bahkan meskipun termasuk ikan hias, ikan Belida juga bisa dikonsumsi.

Hal ini dikarenakan ukuran tubuhnya cukup besar. Rata-rata berat badan dari ikan Belida adalah 1,5 – 7 kilogram. Oleh sebab itu, untuk memeliharanya membutuhkan akuarium yang cukup besar serta memiliki pasokan oksigen berlimpah.

4. Ikan Black Ghost

Ikan berwarna hitam ini bernama Black Ghost atau Apterontus albifrons, ikan ini juga seringkali disebut dengan nama ikan ‘Bulu Ayam’.

Hal ini dikarenakan bentuk tubuhnya sekilas menyerupai dengan bulu ayam. Ada juga julukan lain bagi ikan ini yaitu ikan ‘Penari Balet’, karena gerakan ikan ini di dalam air lentur dan lincah.

Sedangkan nama Black Ghost sendiri atau dalam bahasa Indonesia berarti ‘Setan Hitam’ berasal dari warna tubuhnya yang hitam kusam dengan bagian tubuh ekor yang dililit warna putih. Terlebih perilaku ikan ini juga cukup unik, sebab ketika siang hari ikan ini kerap bersembunyi di daerah yang gelap.

Sedangkan ikan Black Ghost justru melakukan aktivitasnya pada malam hari. Ikan yang berasal dari sungai Amazon dan Suriname ini panjang tubuhnya bisa mencapai 47 cm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *