Tips-Optimasi-WordPress

Tips Optimasi WordPress

Hadir sebagai platform penghubung antara website dengan pemilik menjadikan WordPress sangat sering digunakan ketika melakukan proses instalasi ataupun sebagainya.

Alasan kenapa platform ini dipilih dikarenakan memiliki kode yang sangat baik. Namun, paltform ini bisa memberikan performa yang lebih maksimal jika Anda menggunakan tips optimasi WordPress.

Terdapat banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk proses optimasi WordPress. Mulai dari penggunaan hosting cepat, pemasangan plugin terbaru, hingga melakukan pengontrolan pada jumlah revisi yang Anda simpan.

Di bawah ini ulasan mengenai tips untuk optimasi WordPress agar bisa menghasilkan proses muat yang cepat dan optimal.

Tips Optimasi WordPress Dengan Mudah

1. Pilih Hosting yang Bagus

Tips pertama yang perlu Anda perhatikan adalah penggunaan hosting yang bagus. Adanya hosting yang bagus dan berkualitas membuat performa website menjadi lebih optimal. Hal ini mencakup kecepatan, keamanan, support, dan skalabilitas.

Tidak hanya itu, hosting yang bagus juga menawarkan banyak fitur, seperti cPanel, Time Machine Backup, Grade A SSL, PostgreSQL, MySQL, Phyton, dan lain sebagainya.

2. Optimasi Tema Website

Penggunaan tema menjadi hal penting agar website Anda tampil lebih menarik. Namun, perlu diingat tema yang berlebihan akan membuat performa website menjadi lambat.

Pasalnya, tema yang berlebihan memiliki tampilan dan layout yang banyak. Tentunya ini membuat Anda harus menggunakan tema yang responsif. Selain itu, tema yang responsif juga disukai oleh Google karena sudah optimasi SEO.

3. Monitor Plugin

Plugin merupakan kode software yang berguna untuk menjalan fitur tambahan yang ada di dalam website. Anda bisa mendapatkan plugin ini melalui panel dashboard WordPress.

Terdapat banyak plugin yang bisa digunakan untuk website. Namun, penggunaan plugin yang tidak tepat memberikan dampak buruk untuk proses muat website Anda.

Anda dapat melakukan research terlebih dahulu agar plugin yang dipasang sudah teroptimasi oleh WordPress. Hindari juga penggunaan plugin yang memiliki rating rendah.

Hal ini dikarenakan plugin belum dikembangkan dengan sempurna. Jika sudah mendapatkan plugin terbaik, pastikan untuk melakukan update atau pembaruan secara berkala agar plugin dijalankan secara maksimal.

4. Optimasi Widget

Tips optimasi WordPress berikutnya yang bisa dilakukan terdapat di bagian widget. Anda bisa menghindari penggunaan widget yang memerlukan loading dari JavaScript ataupun CSS.

Pasalnya, widget ini melakukan proses render dalam waktu yang cukup lama. Namun, jika widget yang digunakan jarang melakukan pembaruan, maka Anda bisa mengunggahnya secara langsung ke server yang dimiliki.

5. Optimasi Konten

Penggunaan konten dengan ukuran file yang besar tentunya sangat mempengaruhi performa website. Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah mengompres konten statis tersebut menggunakan gZip.

Adanya file yang kecil ini tentunya akan membuat loading website Anda menjadi lebih cepat. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan CDN atau Content Delivery Network yang sudah di optimasi sesuai dengan server.

6. Optimasi Gambar

Selain widget dan konten, gambar juga menjadi elemen yang sangat mempengaruhi kecepatan website.

Anda bisa menggunakan dimensi gambar yang berukuran medium atau large agar website dapat berjalan secara optimal.

Selain itu, Anda bisa melakukan lazy loading agar gambar yang ditampilkan bisa terlihat ketika pengunjung melakukan scroll ke bawah konten.

7. Lakukan Caching

Tips berikutnya yang bisa Anda terapkan untuk mengoptimalkan WordPress adalah melakukan Caching. Proses chacing sangat efektif untuk website yang memiliki jumlah traffic tinggi.

Hal ini dikarenakan WordPress akan mengambil kembali file database dan CSS dari website, lalu digabungkan bersama file HTML untuk dimuat pada browser pengunjung.

Cara ini bisa Anda lakukan dengan memasang plugin caching berupa W3 Total Cache, WP Fastest Cache, ataupun WP Super Cache untuk WordPress.

Selain itu, plugin-plugin ini juga memiliki rating dan unduhan yang cukup banyak oleh pengguna lain. Tentunya ini sangat aman untuk Anda gunakan agar website memiliki performa yang optimal.

8. Keamanan

Jika Anda merasa bahwa keamanan yang ditawarkan oleh WordPress belum bisa melindungi website, maka cara terbaik adalah menggunakan plugin berbasis proteksi dan keamanan. Terdapat banyak plugin yang sudah disediakan oleh WordPress.

Mulai dari Wordfence, Acunetix WP Security, Brute Force Login Protection, dan sebagainya. Tentunya penggunaan plugin perlu Anda sesuaikan berdasarkan kebutuhan. 

9. Maintenance

Tindakan selanjutnya untuk optimasi WordPress adalah melakukan maintenance ataupun perawatan pada website.

Proses ini bisa dilakukan secara rutin agar website terjaga dalam kondisi maksimal. Seperti, melakukan pembaruan pada plugin yang disematkan, menghapus semua revisi konten, dan lain sebagainya. Tentunya cara ini akan mempercepat waktu loading website yang Anda miliki.

10. Kontrol Jumlah Revisi Postingan  

Tips terakhir yang bisa dilakukan adalah mengontrol jumlah revisi yang di postingan. Pasalnya, WordPress akan menyimpan semua revisi yang dilakukan oleh pemilih website.

Agar masalah ini tidak mempengaruhi performa website, maka Anda bisa menggunakan plugin Revision Control agar lebih mudah dalam mengatur jumlah revisi yang ingin disimpan.

Tips optimasi WordPress ini bisa Anda gunakan jika website yang dibangun memiliki masalah pada proses muat yang lama. Hal ini tentunya memberikan kesan yang buruk bagi pengunjung ketika melakukan penjelajahan di situs Anda. Selain itu, proses muat yang lama juga akan mempengaruhi SEO yang di tanamkan pada website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *