Month: June 2019

TRADISI LEBARAN IDUL FITRI

TRADISI LEBARAN IDUL FITRI

Tradisi Lebaran Idul Firti di brebes jawa tengah mulai dari malam Hari Raya yaitu di adakannya Takbiran keliling yang di ikutti oleh masyarakat brebes. Takbiran keliling ini biasanya dengan berjalan kaki mengelilingi rute yang sudah disiapkan oleh panitia takbir keliling dan menggunakan mobil untukmembawa anak-anak dan mengikuti dibelakang yang sedang berjakan kaki dengan membawa obor api dan membawa miniatur masjid atau mushola yang sudah di buat. Acara di mulai pada pukul 19.20 – 21.00.

Setelah mengikuti takbir keliling kami tidak langsung pulang tapi berkumpul terlebih dahulu untuk merayakan malam takbir di dekat masjid yang tidak jauh dari rumah, dan setelah itu sekitar pukul 10.30 kita mulai beristirahat untuk melakukan sholat idhul fitri pada pagi hari

Di hari Raya kami sekeluarga menunaikan Sholat di Lapangan sepak bola kecamatan larangan brebes. Saya dan orang tua berjlan kaki menuju lapangan tersebut untuk melakukan sholat idul fitri ada juga yang memakai sepeda motor dan menggunakan baju koko dan mukenah untuk menggambarkan hari yang suci. Suasana di lapangan yang digunakan untuk melakukan sholat idul fitri sangatlah ramai.

Sepulang sholat Idul Firti saya sungkem dengan Bapak dan Ibu memohon maaf dan meminta maaf kepada orang tua saya apa yang sudah saya lakukan. Setelah sungkem dengan keluaga besar. Dan setelah bertemu dengan keluarga besar kami sekeluara berkeliling sekitar kampung sampai menuju makam untuk mendoakan keluarga kami yang sudah tiada sekalian halal bihalal dengan orang yang di sekitar kami.

Setelah lebaran biasanya keluarga mengunjungi saudara yang berada di luar kota untuk ber silaturahmi dan biasanya disana kami mengadakan acara seperti sawalan dan makan makan, setelah itu biasanya kami mulai liburan dengan keluarga yang ada di luar kota karna kami akan berpisah biasanya suasana seperti ini banyak yang sedih, terharu, rindu karna mau berpisah dan bertemu lagi di lebaran tahun depan.

Inilah tradisi lebaran yang menjadi tradisi yang dilaksanakan di keluarga kami mungkin begiti saja tradisi di keluarga saya dan acara yang sudah menjadi tradisi lebaran di kampung halaman saya. Trimakasi

 

Prasyarat Menjadi Guru Di Era Revolusi Industri 4.0

Prasyarat Menjadi Guru Di Era Revolusi Industri 4.0

Mengoperasikan Android

            Guru harus bisa mengoperasikan android. Kenapa syarat pertama harus bisa mengoperasikan android? Karena di dalam sistem operasi android ada aplikasi wajib yang bernama WhatsApp. Fungsi WhatsApp ini mengalahkan fungsi mading dan papan pengumuman di ruang guru. Sehingga apabila ada guru yang tidak bisa mengoperasikan android, maka secara otomatis guru dan siswa-siswanya akan ketinggalan Informasi.

Membiasakan Test Berbasis Computer

            Test berbasis Computer (TBC) ialah salah satu cara di pendidikan Indonesia untuk menguji kemampuan siswanya. TBC menjadi tren karena untuk mengurangi dampak kertas dan efisiensi guru dalam hal pengoreksian. Apa pengaruhnya ke guru? Guru akan terbiasa membuat soal dengan jumlah di atas rata-rata. Ketika soal yang diuji berjumlah 40, maka secara otomatis guru akan membuat soal dengan jumlah dua kali lipatnya, yaitu 80 soal. Kemudian soal itu akan diacak.

Rapor Online

            Rapor online sangat mungkin terwujud. Sebagai sebuah sistem informasi akademis, rapor online merupakan sebuah sistem masa depan di dunia pendidikan. Sehingga semua data akan menjadi satu dan terintegrasi. Hanya saja rapor online ini juga menjadi dilema, karena guru harus selalu online atau terhubung dengan internet. Padahal jaringan internet di Indonesia masih belum merata. Semoga dari beberapa penjelasan di atas kawan-kawan bisa membayangkan kondisi guru di era revolusi industri 4.0 ini.

Mengoperasikan Windows

            Guru harus bisa mengoperasikan perangkat komputer dengan basis Windows, yang di dalamnya ada seperangkat office. Kita ketahui bahwa pembuatan soal dan beberapa administrasi guru dioperasikan menggunakan office sehingga software ini merupakan perangkat lunak wajib bagi para guru.

Guru harus memiliki kompetensi TIK

            Guru harus memiliki kopetensi agar dalam melakukan pembelajaran tidak terasa jenuh atau monoton dalam memiliki kopetensi ini guru juga bisa mengajarkan tentang internet yang positif dan berguna bagi kemajuan anak peserta didiknya dalam menggunakan internet di jaman sekarang ini.

Loading...
X
Skip to toolbar