Prasyarat Menjadi Guru Di Era Revolusi Industri 4.0

Prasyarat Menjadi Guru Di Era Revolusi Industri 4.0

Mengoperasikan Android

            Guru harus bisa mengoperasikan android. Kenapa syarat pertama harus bisa mengoperasikan android? Karena di dalam sistem operasi android ada aplikasi wajib yang bernama WhatsApp. Fungsi WhatsApp ini mengalahkan fungsi mading dan papan pengumuman di ruang guru. Sehingga apabila ada guru yang tidak bisa mengoperasikan android, maka secara otomatis guru dan siswa-siswanya akan ketinggalan Informasi.

Membiasakan Test Berbasis Computer

            Test berbasis Computer (TBC) ialah salah satu cara di pendidikan Indonesia untuk menguji kemampuan siswanya. TBC menjadi tren karena untuk mengurangi dampak kertas dan efisiensi guru dalam hal pengoreksian. Apa pengaruhnya ke guru? Guru akan terbiasa membuat soal dengan jumlah di atas rata-rata. Ketika soal yang diuji berjumlah 40, maka secara otomatis guru akan membuat soal dengan jumlah dua kali lipatnya, yaitu 80 soal. Kemudian soal itu akan diacak.

Rapor Online

            Rapor online sangat mungkin terwujud. Sebagai sebuah sistem informasi akademis, rapor online merupakan sebuah sistem masa depan di dunia pendidikan. Sehingga semua data akan menjadi satu dan terintegrasi. Hanya saja rapor online ini juga menjadi dilema, karena guru harus selalu online atau terhubung dengan internet. Padahal jaringan internet di Indonesia masih belum merata. Semoga dari beberapa penjelasan di atas kawan-kawan bisa membayangkan kondisi guru di era revolusi industri 4.0 ini.

Mengoperasikan Windows

            Guru harus bisa mengoperasikan perangkat komputer dengan basis Windows, yang di dalamnya ada seperangkat office. Kita ketahui bahwa pembuatan soal dan beberapa administrasi guru dioperasikan menggunakan office sehingga software ini merupakan perangkat lunak wajib bagi para guru.

Guru harus memiliki kompetensi TIK

            Guru harus memiliki kopetensi agar dalam melakukan pembelajaran tidak terasa jenuh atau monoton dalam memiliki kopetensi ini guru juga bisa mengajarkan tentang internet yang positif dan berguna bagi kemajuan anak peserta didiknya dalam menggunakan internet di jaman sekarang ini.

internet sehat

Perkembangan teknologi internet dewasa ini begitu pesat dan telah begitu memasyarakat, tidak hanya berlaku di kalangan dewasa namun juga di kalangan anak dan remaja termasuk siswa sekolah dasar. Pesatnya perkembangan tersebut juga diiringi dengan semakin meningkatknya pengguna Internet dan Warung Internet. Bahkan saat ini mulai maraknya pelajar SD bermain Internet baik di rumah maupun di warung-warung Internet menjadi bukti bahwa teknologi internet sudah mulai merebak bagai virus.

Di sisi lain meratanya pengguna Internet hingga sampai kepada pelajar SD juga mengancam kerusakan moral para pelajar, karena Internet bagaikan pisau bermata dua. Ada manfaat positif yang yang bisa diambil di sisi lain Internet juga memiliki dampak negatif yang mengancam anak-anak. Sebagai bukti munculnya data dan fakta dikalangan pelajar, saat ini telah terjadi pergeseran orientasi penggunaan Internet yang sangat memprihatinkan. Sebagian besar pelajar menggunakan internet hanya untuk bermain game online dan membuka situs jejaring sosial. Terlebih situs jejaring sosial yang terkenal saat ini dikalangan kita seperti Facebook.com di dalamnya sudah menyertakan fasilitas chatting, dan games. Sudah barang tentu situs ini menjadi halaman favorit yang dikunjungi para pelajar tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

Banyaknya dampak negatif dalam penggunaan teknologi Internet bukan berarti kita menjadi antipasti terhadap teknologi yang satu ini, melarang dan mengharamkan kepada para anak-anak menggunakan teknologi khususnya Internet bukanlah jalan keluar yang tepat. Yang perlu dilakukan adalah memberikan arahan dan juga sebuah WARNING kepada mereka, dampingi mereka dan sampaikan hal-hal yang positif yang dapat diambil dari internet.

Banyak hal yang telah dan akan diprogramkan untuk mengarahkan, membimbing serta merangsang mereka untuk menggunakan internet secara sehat, seperti diantara beberapa hal berikut yang saya kutip dari arahan sebuah blog SIT yang diantaranya sebagai berikut diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Memanfaatkan situs jejaring sosial dalam hal ini facebook untuk berdiskusi dan membahas pelajaran dengan membuat grup.
  2. Program guru nge-Blog ‘One Teacher One Blog’. Membekali guru dengan keterampilan menulis dan mengirimkan tulisan mereka ke dalam Blog (Situs Online).
  3. Mengarahkan siswa untuk mengirimkan hasil karyanya ke berbagai media cetak dalam ini ‘Blog’, atau memajang karyanya di media online seperti kompasiana. Progam yang akan diluncurkan adalah “One Student One Blog” (Satu siswa satu Blog).
  4. Ketika siswa sudah pandai menggunakan dan memanfaatkan blog, sekolah akan mengadakan sebuah kompetisi bagi siswa yang aktif dalam berkarya semisal menulis puisi, cerpen, jurnal, serta mengupload poto yang telah dipajang di situs jejaring sosial, blog serta media online lainnya oleh siswa. Hal ini penting dilakukan sebagai reward atas karya siswa, dengan harapan siswa akan semakin gigih untuk berkreatifitas serta menggunakan internet sehat.
  5. Pihak sekolah terbuka menerima masukan-masukan dari Bapak/ Ibu wali murid dengan menyiapkan alamat e-mail para guru, dan manajemen sekolah. Email Bapak/Ibu guru dan manajemen sekolah dicantumkan di website sekolah.

Dan tentunya masih banyak cara untuk mengarahkan serta membimbing siswa supaya menjadi pengguna internet yang sehat. Setiap langkah-langkah tersebut, dalam hal ini kami pihak sekolah khususnya guru senanantiasa mempertimbangkan penanaman pendidikan akhlaq dan karakter kepada setiap siswa.

Beberapa solusi diatas mungkin dapat dijadikan acuan untuk menerapkan penggunaan Internet dikalangan pelajar dan tentunya masih banyak lagi yang bias dilakukan untuk membuat Internet di negeri ini menjadi segar dan bebas dari sesuatu yang dapat merusak moral anak bangsa.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat, semoga artikel-artikel lain dapat segera saya tulis.
Wasalamualaikum Wr.Wb.

Hello world!

Selamat datang di Blog.UAD. Artikel ini adalah artikel pertama sebagai contoh. Anda bisa mengubah atau menghapus artikel ini.

Jika ragu-ragu jangan segan untuk bergabung di group Blog.UAD dan bertanya di forum diskusi.

Loading...
X
Skip to toolbar